Obesitas Bukan Berarti Mati di Usia Muda

Penulis: Darmansyah

Selasa, 5 April 2016 | 15:10 WIB

Dibaca: 0 kali

Mitos obesitas yang meninggal di usia muda tidak seluruhnya benar menurut Albert Goday yang menuliskan laporan panjangnya di “daily mail,” Selasa, 05 April 2016.

Menurut peneliti utama di Inggris itu, kelebihan berat badan atau obesitas akan sehat-sehat saja bila memiliki metabolisme yang baik.

Metabolisme yang baik itu, menurutnya bisa diperoleh dari kegiatan rutin olahraga.

“Kecil kemungkinan Anda untuk meninggal dunia di usia muda,” tulis Albert Goday seperti dikutip “nuga” di halaman healthy dan live style “daily mail.”.

Dulu tubuh gemuk dan sehat dianggap mitos tentang kematian muda

Kini para peneliti dari Spanyol telah menemukan bahwa gemuk dan menjadi sehat bisa terwujud.

Para peneliti melihat sekelompok pekerja yang mengalami obesitas dan jarang sakit karena metabolismenya senantiasa baik.

Saat diuji mereka tidak memiliki peradangan atau apa pun hal-hal yang menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Orang gemuk tapi rajin olahraga, memerhatikan asupan makanan, tidak merokok, tidak minum minuman alkohol, dan tidak begadang rata-rata tidak menunjukkan perubahan sinyal insulin mereka.

Hal ini memungkinan insulin menarik gula dalam darah ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi.

Sebab, memiliki BMI tinggi, menjadi lebih tua, kolesterol tinggi, merokok, minum minuman alkohol, dan tidak pernah latihan sama sekali adalah faktor yang paling sering dikaitkan dengan hidup menjadi tidak sehat.

Penulis utama penelitian tersebut Albert Goday mengatakan orang gemuk tapi sehat bisa berada pada risiko yang lebih rendah mengidap diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung dibanding orang dengan bentuk tubuh yang kerap dianggap sehat.

Maka itu, gemuk pun bisa tetap sehat asal memerhatikan pola latihan, pola makan, dan pola hidup sehari-hari.

Mungkin Anda memiliki teman yang gemuk tapi dia terlihat selalu lincah pada setiap aktivitasnya.

Dia aktif bermain bola dan melakukan kegiatan lain. Tapi ukuran celananya besar, napasnya panjang dan terlihat tidak mudah lelah.

Jika Anda melihat orang-orang seperti itu, pasti akan dianggap orang sehat. Padahal hal ini belum tentu.

Seperti dikatakan oleh para ahli di bidang teknologi pangan dan nutrisi, Nutrifood dalam buku berjudul “101 Mitos Kesehatan” yang dikutip “nuga” bagaimana kegemukan tidak bisa dikatakan sehat.

“Penelitian gabungan oleh peneliti di Amerika Serikat dan Rumania menemukan bahwa orang kegemukan yang dianggap sehat memiliki kadar kolesterol jahat, kadar resistensi insulin dan tekanan darah lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan normal,” tulis penelti.

Berita baiknya adalah risiko penyakit pada orang gemuk nan lincah itu bisa dikurangi dengan cara menurunkan berat badan hingga batas normal atau BMI

“Lakukan gaya hidup sehat, hindari asupan makanan berlebih dan perbanyak olahraga untuk menjadi lebih ramping dan lebih sehat,” ujarnya.

Komentar