Nanas, Buah Pengusir Banyak Penyakit

Penulis: Darmansyah

Rabu, 21 Januari 2015 | 11:20 WIB

Dibaca: 3 kali

Nanas?

Siapa yang tak kenal buah tropis ini!

Di negeri ini ia mudah ditemukan di mana-mana.

Dan sudah menjadi kebiasaan nanas disajikan untuk camilan segar di kala panas. Rasa asam bercampur manis daging buahnya, juga cocok sebagai pencuci mulut setelah makan.

Namun, selain bagian daging buahnya,bagian batang nanas juga memiliki khasiat, yang belum diketahui banyak orang.

Jadi Anda yang biasa membuang bagian batang dari nanas, mungkin harus berpikir ulang setelah membaca artikel ini. Bagian batang, dari atas hingga bagian tengah buah nanas, ternyata memiliki khasiat luar biasa yang dapat menyehatkan tubuh.

Hal tersebut karena dalam bagian batang nanas, terkandung senyawa bernama bromelain, enzim protease yang termasuk dalam keluarga tanaman “bromeliaceae.”

Kandungan dari bromelain, dipercaya bisa menjadi zat anti kanker. Bromelain memang merupakan kandungan yang memiliki banyak kebaikan bagi kesehatan.

Sebab dalam bromelain, terdapat dua molekul yaitu CCS dan CCZ yang dapat menahan protein rasatau protein di dalam sel kanker, yang terdapat pada tiga puluh persen sel kanker.

Selain bermanfaat untuk kanker, bromelain juga berkasiat untuk menyembuhkan beberapa gejala penyakit, seperti jantung, rematik, gangguan pernapasan, hingga menyembuhkan bekas luka.

Karena kemampuannya memecah protein, bromelain berguna memecah protein dalam jaringan yang bengkak, sehingga mengurangi kejang otot.

Buah nanas atau “ananas comosus, merupakan tanaman buah yang berasal dari Brasil.

Nanas sejak lama dikenal sebagai obat tradisional. Selain itu, kandungan vitamin seperti vitamin c dan mineralnya sangat baik untuk kesehatan.

Khasiat buah nanas antara lain mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan, membantu mencernakan makanan di lambung, antiradang, peluruh kencing, membersihkan jaringan kulit yang mati, mengganggu pertumbuhan sel kanker, menghambat penggumpalan trombosit, dan mempunyai aktifitas fibrinolitik.

Buah muda yang rasanya asam, berkhasiat memacu enzim pencernaan, antelmintik, diuretik, peluruh haid , abortivum, peluruh dahak, dan pencahar.

Nanas kaya akan kandungan bromelain yang diyakini berfungsi sebagai zat anti kanker. Hasil penelitian yang dilakukan Queensland Institute of Medical Research menunjukkan ada dua molekul penting yang terdapat pada bromelain, mampu menahan protein ras yang ditemukan pada penyakit kanker.

Sedangkan zat lainnya, berfungsi meningkatkan sistem imun tubuh untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker.

Nanas juga diyakini dapat mencegah perkembangan sel-sel tumor pada payudara, paru-paru, usus besar, ovarium, dan melanoma.

Bromelain juga dipercaya dapat mengurangi rasa sakit dan efek buruk usai menjalani kemoterapi.

Nanas juga merupakan sumber mangan yang sangat baik. Mangan termasuk co-factor enzim superoksida dismutase, yang merupakan penghambat radikal bebas yang sangat kuat. Nanas pun kaya akan vitamin C, salah satu anti oksidan alami yang dapat membantu mencegah kanker.

Makanlah nanas segar untuk mendapatkan hasil maksimal. Karena sebagian besar bromelain dan vitamin C pada nanas kalengan diperkirakan sudah menghilang.

Nanas baik dikonsumsi untuk diet penurunan berat badan karena kandungan kalorinya yang rendah. Dalam seratus gram nanas, hanya terkandung lima puluh kalori yang setara dengan apel.

Salah satu penelitian di Belanda menunjukkan bahwa bromelain ampuh menghilangkan lemak.

Nanas juga bebas lemak jenuh dan kolesterol. Namun kaya akan serat pangan larut maupun tak larut seperti pektin yang membantu melancarkan pencernaan.

Tingginya kandungan vitamin c dalam nanas membuat buah ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin c diperlukan untuk proses sintesis kolagen dalam tubuh yang berfungsi mempertahankan fungsi pembuluh darah, kulit, organ, dan tulang.

Konsumsi nanas dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan kuman penyebab penyakit dan melawan radikal bebas.

Vitamin c juga dapat mencegah penumpukan plak pada arteri atherosclerosis yang dapat menimbulkan penyakit jantung.

Nanas pun mengandung vitamin A dalam jumlah kecil dan beta karoten. Senyawa ini juga dikenal sebagai salah satu anti oksidan yangdiperlukan untuk menjaga membran mukosa, kulit, dan menyehatkan mata.

Bromelain mengandung zat anti peradangan, anti pengentalan darah, dan anti kanker. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi nanas secara teratur dapat membantu melawan arthritis dan masalah pencernaan.

Bromelain sering digunakan untuk mengatasi peradangan pada kulit. Misalnya saja untuk mengobati memar, kesleo, mengurangi bengkak, dan mengurangi rasa sakit.

German Commission E mengakui bahwa bromelain dapat digunakan dalam penyembuhan sinusitis.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang didiagnosis menderita sinusitis akut dapat sembuh lebih cepat jika diberikan bromelain saat perawatan dibandingkan zat-zat lainnya.

Komentar