Minum Kopi Bisa Jadi Sumber Susah Tidur

Penulis: Darmansyah

Selasa, 19 Desember 2017 | 14:52 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Anda termasuk orang yang  susah tidur sering muncul sehabis minum kopi.

Kalau iya, hal itu bukanlah sesuatu yang  mengejutkan

Untuk diketahui  kandungan kafein  memang punya efek stimulansia.

Artinya, kandungan kafein dalam kopi bisa membuat seseorang terjaga lebih lama.

Efek ini bermanfaat pada pagi dan siang hari, ketika seseorang dituntut untuk fokus dan konsentrasi penuh dalam bekerja.

Masalah timbul ketika kopi dikonsumsi tidak pada waktu yang tepat. Salah satunya, terlalu dekat dengan waktu tidur.

Inilah yang menyebabkan keluhan susah tidur atau bahkan insomnia.

Dikutip dari sleepfoundation.org, kafein dalam takaran sedang tidak berhubungan dengan risiko kesehatan.

Tiga cangkir kopi ukuran delapan  oz yang setara dengan dua ratus milligram kafein, masih dianggap normal untuk asupan sehari.

Jika keluhan susah tidur tetap muncul ketika konsumsi kopi tidak berlebihan dan tidak terlalu dekat dengan waktu tidur, maka perlu dicurigai penyebab insomnia yang lain.

Salah satu kemungkinannya bisa jadi ada masalah tertentu pada kondisi kejiwaan. Depresi dan kegelisahan termasuk dua sebab utama insomnia.

Sebaliknya, insomnia juga bisa memperburuk gejala depresi maupun kegelisahan.

Aktivitas fisik berlebihan juga bisa mengganggu siklus tidur.

Olahraga berat yang berdekatan dengan waktu tidur punya efek serupa dengan kafein, akibat pelepasan hormon-hormon selama tubuh berkeringat.

Kemungkinan lain yang tidak bisa diabaikan adalah asupan kafein dari sumber selain kopi.

Minuman berenergi, soft drink, obat-obatan, dan bahkan teh maupun cokelat, adalah sumber kafein yang kerap tidak diperhitungkan.

Sebuah pnelitian yang diterbitkan oleh Journal of Clinical Sleep Medicine ini menunjukkan bahwa konsumsi kopi enam  jam sebelum tidur dapat mengurangi total durasi tidur sebanyak satu jam.

Kadar kafein dalam kopi berbeda-beda di setiap produk kopi.

Kandungan kafein dalam kopi ini tergantung dari banyak faktor, seperti jenis biji kopi yang digunakan dan bagaimana kopi disajikan.

Konsumsi kopi dalam batas sedang, yaitu sebanyak tiga cangkir kopi per hari mungkin tidak dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Namun, konsumsi kopi sebanyak enam cangkir per hari atau lebih dapat membuat kadar kafein dalam tubuh berlebihan dan dapat membahayakan kesehatan.

Kadar kafein yang berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan detak jantung dan tingkat pernapasan.

Berbeda untuk anak-anak, konsumsi kopi dalam batas sedang saja sudah dapat menimbulkan dampak negatif terhadap gizinya karena ditakutkan kopi dapat menggantikan minuman yang bergizi bagi anak, seperti susu.

Kopi juga dapat membuat anak makan sedikit karena kafein dalam kopi dapat bekerja sebagai penekan nafsu makan. Sebaiknya hindari anak dari konsumsi kopi.

Dilansir dari Medical News Today, Prof. Drake, seorang investigator di Henry Ford Sleep Disorders and Research Center, mengatakan bahwa Anda juga sebaiknya menghindari kafein setelah jam lima sore jika Anda ingin mendapatkan tidur malam yang baik.

Sebuah studi lainnya  di British Medical Journal  menyebut bahwa minum kopi tiga cangkir sehari memiliki beberapa manfaat kesehatan.

Periset dari University of Southampton menemukan bahwa konsumsi kopi dapat mengurangi risiko terkena masalah jantung. Risiko kematian karena masalah jantung pun menurun.

Periset tersebut mengumpulkan data tentang efek kopi terhadap tubuh manusia.

Mereka mengkaji lebih dari dua ratus penelitian, yang sebagian besar berdasarkan pengamatan.

Dilansir dari Indian Express, dibandingkan orang yang tidak minum kopi.

Orang yang minum tiga cangkir kopi sehari ternyata lebih jarang mengalami gangguan jantung atau rendahnya kasus kematian dini.

Manfaat paling manjur dari konsumsi kopi terlihat pada penurunan risiko penyakit liver, termasuk kanker.

Menanggapi hasil temuan itu, Paul Roderick, salah satu peneliti studi mengatakan bahwa analisis soal kopi tersebut tidak secara jelas apakah asupan kopi telah membuat perbedaan.

“Faktor-faktor seperti usia, apakah orang merokok atau tidak dan berapa banyak latihan yang mereka lakukan bisa memberi efek,” kata Roderick.

“Ada keseimbangan risiko dalam hidup, dan manfaat konsumsi kopi moderat tampaknya lebih besar daripada risikonya,” katanya.

Namun, Layanan Kesehatan Nasional Inggris menegaskan bahwa wanita hamil tidak boleh mengonsumsi lebih dari dua ratus milligram kafein sehari atau setara dengan dua cangkir kopi instan, karena jika terlalu banyak mengonsumsi kopi bisa meningkatkan risiko keguguran.

Terakhir, para periset menganjurkan kepada peminum kopi bahwa harus tetap berpegang pada ‘kopi sehat’ yaitu menghindari tambahan gula, susu, krim, disertai makanan ringan berlemak di sampingnya

Komentar