Ini Dia Profesi Paling Buruk untuk Jantung

Penulis: Darmansyah

Selasa, 16 Agustus 2016 | 09:02 WIB

Dibaca: 0 kali

Sebuah penelitian mengejutkan datang dari  The Center for Disease Control and Prevention yang mengingatkan bahwa  sopir dan mereka yang bekerja di bidang pelayanan sosial merupakan profesi paling buruk untuk kesehatan jantung.

Penelitian itu tidak main-main,  karena melibatkan enam puluh enam ribu karyawan untuk dua puluh dua bidang pekerjaan dan menyebar di dua puluh satu negara bagian di Amerika Serikat.

Hebatnya lagi,  peneliti menggunakan tujuh kriteria jantung sehat berdasarkan barometer the American Heart Association.

Tujuh parameter tersebut adalah menahan diri dari rokok, aktif secara fisik, tekanan darah normal, gula darah normal, berat badan ideal, kadar kolesterol normal dan konsumsi makanan sehat.

Seperti ditulis laman situs terkenal  Live Science,  Selasa, 16 Agustus 2016, berdasarkan hasil  dipublikasikannya, hanya tiga setengah  persen pekerja yang berhasil memenuhi seluruh kriteria tersebut.

Menurut para peneliti, setidaknya enam dari tujuh kategori yang terpenuhi dapat menurunkan risiko kematian akibat jantung, dibandingkan yang tidak terpenuhi sama sekali.

Sebanyaksembilan koma enam  persen dari keseluruhan karyawan hanya mampu memenuhi atau kurang dari dua parameter tersebut.

Sedangkan sebanyak empat belas koma enam persen dari karyawan pelayanan sosial dan masyarakat hanya mencapai atau kurang dari dua parameter kesehatan jantung itu.

Seperti pekerja sosial, para sopir profesional termasuk paling tinggi sebagai yang sanggup memenuhi lebih dari dua parameter.

Sebanyak empat belas koma tiga persen sopir profesional yang berada di bawah dua parameter kesehatan jantung.

Di sisi lain, para pekerja yang berkecimpung di bidang pertanian, kehutanan, perikanan, seni, desain, hiburan, olahraga dan media, memiliki kondisi lebih baik dengan memenuhi lebih dari dua parameter jantung sehat.

CDC juga menemukan bahwa sopir jarak jauh memiliki sedikit aktivitas gerak, tekanan darah dan indeks massa tubuh di luar normal.

Penemuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang mengemukakan bahwa enam puluh satu persen dari sopir jarak jauh punya dua kali atau lebih terkena penyakit jantung.

Di luar pekerjaan tersebut, para peneliti menemukan bahwa mereka yang bekerja di bidang komputer dan matematika memliki nilai kolesteron tidak normal. Sedangkan yang bekerja di perawatan dan pelayanan memiliki kadar gula darah tidak normal.

Di tempat lain, meski mampu memenuhi lebih dari dua parameter jantung sehat, orang yang bekerja di pertanian, kehutanan, dan perikanan memiliki perilaku diet yang buruk dengan delapan puluh tiga koma empat persen memiliki konsumsi yang tidak ideal.

Para peneliti menekankan para karyawan harus mengubah gaya hidup mereka untuk terhindar dari penyakit jantung. Namun, mereka menyadari bahwa kondisi tersebut akan sulit pada jenis pekerjaan tertentu.

Sehingga, para peneliti berharap bahwa para pemilik perusahaan juga dapat meningkatkan kualitas hidup terutama kesehatan jantung karyawannya di tempat kerja.

Studi itu juga menolak anggapan  selama ini yang menyatakan penyakit  jantung hanya akan menyerang orang berusia lanjut

Kasus serangan jantung pada kaum muda sudah banyak jumlahnya.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

Kenali kesehatan jantungmu sejak dini.

Beberapa kondisi berikut ini mungkin bisa membuatmu lebih peka pada kesehatan jantungmu.

Misalnya muncul rasa nyeri di dada  dan itu bisa jadi penyakit arteri koroner.

Gejalanya mirip dengan heartburn  atau gejala dari penyakit Gastroesophageal Reflux Disease atau  juga GERD,  yang terjadi ketika isi lambung kembali naik ke kerongkongan.

Gejala nyeri ini bisa menjalar ke lengan, bahu, atau juga tenggorokan, rahang, punggung, dan leher.

Selain itu muncul keluhan susah bernafas Ini juga  menjadi salah satu indikasi jantungmu tak berjalan normal.

Gejala lain yang mungkin muncul adalah palpitasi atau jantung berdebar, letih, pusing, berkeringat, mual, dan detak yang tak teratur.

Hal lain, dada serasa tertekan Kalau kamu merasa nyeri setelah berolahraga atau ketika stres berat, bisa jadi ada masalah dengan aliran darah di jantungmu.

Dan ketika kamu mudah merasa terengah-engah meskipun hanya melakukan aktivitas ringan, atau tiba-tiba saat berbaring ini bisa jadi indikasi kamu memiliki permasalahan katup jantung.

Saat merasa lelah atau pusing, penyebabnya dpat berkaitan dengan penyumbatan atau masalah katup jantung.

Beberapa orang dapat mengalami masalah pencernaan atau sakit perut ketika mengalami gangguan jantung.

Ketika tiba-tiba merasa lelah luar biasa atau mengalami gangguan tidur, itu juga bisa jadi indikasi kamu mengalami masalah jantung.

Merasa pusing, meriang, mual, atau berkeringat tiba-tiba juga bisa menjadi indikasi aliran darah yang tidak cukup.

Komentar