Ini Dia Fungsi “Hebat” Keringat Bagi Tubuh

Penulis: Darmansyah

Rabu, 19 September 2018 | 08:43 WIB

Dibaca: 1 kali

Tak banyak orang tahu tentang fungsi keringat bagi tubuh.

Keringat ya, keringat.

Begitu ocehan setiap orang tentang masalah keringat.

Berkeringat merupakan bagian dari sistem pendinginan suhu tubuh.

Jika suhu tubuh meningkat, jutaan kelenjar keringat yang ada di kulit akan menjadi aktif dan keringat akan dikeluarkan melalui pori-pori kulit.

Saat keringat menguap, suhu tubuh akan menurun. Namun, sisa keringat dapat membuat kulit menjadi lembab, apalagi pada saat udara di sekitar lembab dimana keringat akan menguap lebih lama.

Yang bisa dilakukan: Berkeringat tidak bisa dicegah. Tubuh memerlukan mekanisme berkeringat ini untuk menjaga keseimbangan suhu tubuh.

Namun, jika keringat mengganggu aktivitas di luar ruangan, boleh menggunakan deodoran yang dapat mengurangi pengeluaran keringat (dengan menutup pori-pori kulit) dan mencegah bau badan tidak enak.

Bisa juga dengan mengenakan pakaian yang berbahan ringan dan longgar agar sirkulasi udara di permukaan kulit terjaga sehingga keringat cepat hilang.

Padahal, untuk Anda tahu, keringat pada tubuh manusia diproduksi oleh kelenjar keringat sebagai usaha tubuh dalam menyesuaikan diri dengan suhu lingkungan sekitar.

Normalnya, keringat keluar ketika tubuh melakukan kegiatan yang cukup menguras tenaga, makan makanan yang pedas atau sedang dilanda kegugupan.

Meski hal terlihat sepele, apakah Anda tahu fungsi keringat bagi kesehatan tubuh?

Berikut ini adalah manfaat berkeringat yang bisa Anda dapatkan, di antaranya keringat membuat suhu tubuh tetap dingin.

Fungsi keringat yang utama adalah berguna untuk mengatur suhu tubuh yakni mendinginkan suhu tubuh anda naik ketika sedang melakukan aktivitas tidak seperti biasanya.

Berkeringat sangat penting untuk proses pendinginan tubuh secara alami.

Manfaat lainnya dari keringat membersihkan racun dari tubuh

Fungsi keringat lain yang sering dilupakan adalah keringat membantu tubuh secara alami membuang racun.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa keringat mengandung berbagai jenis senyawa, termasuk sejumlah kecil logam yang berpotensi beracun, seperti kadmium, aluminium, dan mangan.

Ini adalah alasan utama mengapa berkeringat dianggap sebagai detoxicant (penetralisir zat beracun).

Perlu diketahui, dua hingga tiga juta kelenjar keringat di kulit manusia dapat memainkan peran penting dalam menghilangkan banyak zat beracun yang ada di tubuh.

Keringat mengandung sejumlah kecil antibiotik yang dapat melawan bakteri yang ditemukan secara alami pada kulit.

Manfaat berkeringat juga dapat membersihkan pori-pori sehingga membuat kulit terlihat cerah dan halus.

Banyak berkeringat juga dapat memperlambat tanda-tanda penuaan dini dan mengurangi efek kerusakan kulit.

Fungsi keringat lain yang juga tidak kalah penting adalah membantu meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Ketika tubuh memanas dan mengeluarkan keringat, jantung bekerja lebih keras untuk meningkatkan sirkulasi darah. Mekanisme ini bermanfaat bagi kesehatan jangka panjang.

Beberapa pakar kesehatan mengatakan, bahwa berkeringat dapat menangkis methicillin-resistant Staphylococcus aureu), bakteri jahat yang bertanggung jawab untuk beberapa infeksi yang sulit diobati.

Keringat telah terbukti memainkan peran penting dalam memerangi bakteri berbahaya dan jamur pada kulit

Itu karena keringat mengandung nitrit, di mana setelah mencapai permukaan kulit akan dikonversi menjadi oksida nitrat, gas kuat dengan sifat spektrum anti-bakteri dan anti-jamur.

Keringat juga mengandung antibiotik atau peptida antimikroba alami yang disebut Dermicidin, yang dapat membunuh MRSA dan bakteri buruk lainnya yang ada di permukaan kulit.

Meski tidak terkait secara langsung, fungsi keringat adalah dapat menurunkan stres atau memperbaiki suasana hati.

Namun, meningkatkan panas tubuh dengan berolahraga atau sauna memiliki efek positif.

Endorfin dan bahan kimia lainnya yang dilepaskan saat berolahraga secara alamiah memperbaiki mood dan menurunkan stres.

Jika Anda banyak berkeringat setelah berolahraga, maka hal itu memungkinkan Anda untuk meminimalisir terjadinya asma.

Penelitian dari Universitas Michigan mengatakan, bahwa berkeringat dapat membantu menurunkan risiko terjadinya asma.

Manfaat keringat yang banyak dipercaya oleh orang-orang yang sedang menjalankan diet adalah bisa membantu menurunkan berat badan.

Ketika tubuh dipanaskan saat berolahraga, lemak dalam tubuh larut dalam air dan keluar dari tubuh lewat keringat. Berkeringat dapat membakar 300 kalori per jam.

Fungsi keringat yang sering kali tidak disadari adalah mampu mengatasi beberapa penyakit ringan.

Pernah Anda bertanya mengapa tubuh berkeringat ketika sedang demam? Mengeluarkan keringat adalah cara tubuh dalam memberitahu sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

“Peningkatan aktivitas metabolik merangsang sistem kekebalan tubuh. Jadi, ketika Anda demam, berkeringat adalah cara tubuh anda untuk berusaha menyembuhkan dirinya sendiri,” kata Christian Nix, MA, L.Ac, seorang dokter pengobatan Tiongkok dan ahli akupuntur berlisensi.

Komentar