Ingin Makan Sehat? Ingat Rempah Ini

Penulis: Darmansyah

Minggu, 31 Agustus 2014 | 17:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Pola makan sehat dengan mengurangi kadar garam dari masakan tidak harus menjadikan makanan hambar. Siasatilah makanan sehat itu dengan mengaduk rempah-rempah sebagai daya nikmatnya sehingga membuat rasa masakan lebih kuat dan mampu memanjakan lidah.

Dan pilihlah bumbu alami untuk dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Memilih masakan yang kaya rempah-rempah bisa juga menjadi cara untuk menikmati hobi jajan makanan tanpa pernah merasa khawatir berat badan meningkat. Beberapa jenis rempah diketahui memiliki efek thermogenic, yang bisa meningkatkan metabolisme sehingga pembakaran kalori lebih cepat.

Tersedia daftar rempah-rempah yang dapat ditambahkan ke dalam makanan, yang selain dapat memperkaya rasa masakan juga menyehatkan tubuh.

Majalah “Reader Digest” dan situs “Foxnews.com” menawarkan kepada Anda urutan daftar makanan “obat” yang secara nikmat bermanfaat bagi kesehatan.

Kedua media itu menyebut ketumbar sebagai pilihan paling jitu. Sejak zaman “baheula” peneliti asal Portugis telah menemukan, minyak ketumbar memiliki kemampuan untuk memusnahkan bakteri penyebab infeksi, seperti E. coli atau Salmonella.

Mereka mengungkapkan, kandungan dalam minyak ketumbar dapat membunuh bakteri dengan cara merusak membran selnya.

Selain itu masih ada rempah lain, jinta. Banyak rempah-rempah yang tercatat kaya akan antioksidan, namun beberapa dipercayai dapat membantu menetralkan radikal bebas yang menjadi penyebab berbagai penyakit, termasuk kanker.

Nilai ORAC atau nilai yang menjadi pengukuran antioksidan pada biji jintan mencapai 50.372 untuk 100 gram biji.

Ini dia rempah obat paling hebat. Kunyit. Kunyit mengandung kadar antioksidan yang tinggi. Untuk 100 gram kunyit, nilai ORAC-nya mencapai 127.068. Penelitian dari University of Michigan Comprehensive Cancer Center juga mengungkapkan, kunyit mengandung pigmen yang memberinya warna kuning yang disebut kurkumin. Pigmen itu bermanfaat untuk mencegah kanker payudara.

Jangan pernah melupakan lada hitam.Lada hitam banyak difavoritkan untuk menjadi bumbu tambahan masakan. Tak hanya rasanya yang sedap, lada hitam juga memberikan manfaat kesehatan. Studi membuktikan, lada hitam dapat mencegah kanker payudara, menghambat pembentukan sel lemak sehingga membantu melawan obesitas.

Memilih masakan yang kaya rempah-rempah bisa menjadi cara untuk menikmati hobi jajan makanan tanpa khawatir berat badan meningkat. Beberapa jenis rempah diketahui memiliki efek thermogenic, yang bisa meningkatkan metabolisme sehingga pembakaran kalori lebih cepat.

Berikut adalah beberapa jenis rempah yang bisa mengunggah selera makan sekaligus mempercepat metabolisme

Ingat kayu manis? Menggunakan kayu manis dalam masakan adalah cara alami untuk mendapatkan rasa manis tanpa memakai gula. Beberapa penelitian menunjukkan kayu manis membantu proses penurunan berat badan.

Manfaat mencegah kegemukan dari kayu manis berasal dari kemampuan bumbu ini menjaga kadar gula darah tetap terkontrol dan menurunkan level insulin yang diproduksi setelah makan. Seperti diketahui, kadar insulin yang tinggi juga bisa memicu kelebihan lemak. Kayu manis juga akan melambatkan kerja usus dalam mengosongkan, sehingga rasa kenyang bisa awet lebih lama.

Masih ada lagi, cabe rawit Kandungan capcaisin dalam cabai dikenal sebagai pembakar lemak yang baik. Cabai rawit juga memiliki efek thermogenic yang meningkatkan pembakaran kalori. Lagipula, makanan pedas juga bisa membuat Anda menahan diri untuk mengambil porsi terlalu besar. Selain itu, cabai juga akan meningkatkan oksidasi lemak.

Nah, biji sawi. Seperti cabai rawit, biji sesawi juga punya efek thermogenic. Menurut penelitian di Kanada, mengonsumsi makanan pedas, termasuk yang mengandung biji sesawi, bisa membakar 1000 kalori dalam sehari. Menambahkan bumbu ini sebanyak satu sendok teh akan meningkatkan metabolisme sampai 25 persen.

Yang tak pernah bisa diabaikan adalah jahe. Rempah yang satu ini bukan hanya dipakai sebagai bumbu tapi juga digolongkan ke dalam tanaman obat berkhasiat.

Menurut riset dari New York Obesity Research Center, memasukkan jahe kering satu sendok teh dalam masakan atau minum segelas teh jahe saat sarapan bisa membakar kalori lebih banyak setelah makan.

sumber : foxnews dan readers digest

Komentar