Ingin Langsing, Makanlah di Sore Hari

Penulis: Darmansyah

Kamis, 10 November 2016 | 10:47 WIB

Dibaca: 0 kali

Biasakanlah makan di sore hari bila Anda menginginkan badan lebih krus.

Itulah saran konkret yang dikemukakan peneliti di  Pennington Biomedical Research Center di Louisiana’

Makan sebelum malam dapat membantu menurunkan berat badan Anda.

Dengan melewatkan makan di malam hari, kita telah memudahkan tubuh untuk membakar lemak dan karbohidrat yang menumpuk selama satu hari penuh.

Makan malam lebih awal atau pada waktu-waktu tertentu yang jarang dipilih orang pada umumnya, dapat membantu kita menurunkan berat badan,” kata sang pemipin penelitian  Courtney

Menurut Peterson, metabolisme tubuh kita berfungsi paling optimal di pagi hari. Dengan memperbanyak asupan makanan di saat tubuh sedang aktifnya beraktivitas karena harus bekerja, energi dari makanan pun tersalurkan sekaligus dikeluarkan dengan baik tanpa menyisakan lemak atau pun karbohidrat dalam tubuh.

Pengertian lainnya adalah, perbanyak makan di pagi hari justru bantu seseorang kurangi berat badannya karena kandungannya berubah menjadi energi yang dikeluarkan dalam skala besar saat beraktivitas.

Selain itu, lanjut Peterson, ketika tubuh tidak menerima asupan makanan apa pun di malam hari, metabolisme menjadi lebih fleksibel, sehingga mampu membakar karbohidrat dan lemak.

“Temuan ini menunjukkan, waktu makan siang tidak berdampak pada metabolisme,” tutur Profesor Dale Schoeller di University of Wisconsin di Madison

Dalam rekomendasi yang sama dianjurkan kepada para mereka yang ingin langsing untuk jangan makan  satu kali sehari.

Memang tak sedikit wanita yang menjalani metode ini demi mendapatkan tubuh yang ideal.

Seperti puasa, makan satu kali sehari berarti Anda hanya makan di siang atau malam hari saja. Ini mungkin terdengar mudah bagi Anda yang akan menjalaninya.

Namun, saat waktu makan tiba Anda akan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak kalori dalam satu kali makan.

Tentu saja ada keburukan dari kebiasaan ini. Perut yang kosong dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, emosi, dan rasa lapar. Saat puasa, Anda justru bisa mengonsumsi makanan yang salah.

“Ketika Anda lapar dan mudah marah, Anda cenderung makan secara berlebih makanan yang tinggi karbohidrat, lemak dan kalori,” kata Serena Marie, seorang ahli diet.

Namun, jenis puasa seperti ini tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Ada beberapa kelompok yang harus menghindari diet seperti ini.

Misalnya, anak-anak, wanita hamil atau yang sedang berusaha untuk hamil. Sementara bagi pelari, diet seperti ini sangat efisien untuk menggunakan lemaknya sebagai bahan bakar sebelum berlari.

Dikutip laman Prevention,  makan satu kali tidak direkomendasikan untuk dilakukan jangka panjang. Karena, Anda kemungkinan tidak cukup banyak makan buah dan sayuran atau 25 gram serat sehari dalam satu kali makan yang dipercaya bisa optimal memerangi penyakit kronis.

Menurut ahli, akan lebih baik jika Anda melakukan puasa selama enam belas jam atau hanya melewatkan waktu sarapan.

Hal tersebut dapat meningkatkan hormon pertumbuhan dan membantu sensitivitas insulin serta pembakaran lemak

Ada lagi pertanyaan yang  membuat kita jadi penasaran, apa hubungan antara makan malam  dengan penambahan berat badan?

Patricia Lopez-Legarrea dari Autonomous University of Chile mengatakan, para pakar berpikir, karena manusia telah menggunakan energi di siang hari sehingga mekanisme tubuh melambat di malam hari, terlebih manusia siap-siap untuk tidur.

“Ini berarti kemampuan tubuh kita untuk mengolah makanan jadi berkurang. Ini yang menyebabkan makan besar di malam hari dapat memicu penambahan berat badan,” kata Patricia dikutip dari Daily Mail.

Setelah menganalisis data hampir lima ribuan warga Chile dengan BMI yang tergolong ideal, Patricia menemukan, individu yang makan malam terlambat mengalami kenaikan berat badan setengah pon.

Jika itu terjadi terus-menerus, berat badan secara otomatis naik yang drastis. Dengan demikian, sulit bagi kita untuk mendapatkan tubuh ideal.

“Itu saya sarankan, sarapan dengan porsi yang banyak dan makan siang seadanya, dengan tambahan camilan di sore hari,” kata Patricia.

Komentar