Diet Mayo? Hati-hati Jangan Salah Kaprah

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 23 Januari 2016 | 12:27 WIB

Dibaca: 5 kali

Anda pernah tahu tentang diet mayo”

Hanya sekadar pernah mendengarnya?

Wah, jangan dulu terjebak dengan “iklan” kehebatannya.

Anda perlu mendapat informasi akurat tentang diet ini agar bisa menjalaninya dengan lurus.

Sebagaimana diketahui diet mayo dikenali sebagai sebuah tren diet di mana pelakunya hanya mengonsumsi makanan non-garam.

Sama seperti kebanyakan diet, orang berbondong-bondong mencoba pola diet yang satu ini.

Tapi, apakah benar diet mayo hanya sekadar makan tanpa garam?

Diet bukanlah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menjadi kurus

Diet yang benar dilakukan untuk memperoleh tubuh sehat dengan berat badan ideal.

Tujuannya adalah kesehatan, bukan untuk menjadi kurus semata.

Lantas bagaimana dengan diet mayo?

Diet ini berasal dari sebuah penenelitian yang dikembangkan oleh The Mayo Clinic di Amerika Serikat.

Klinik ini memang fokus dalam penelitian diet rendah kolesterol.

Pola diet mayo yang beredar di masyarakat Indonesia saat ini tampaknya harus diluruskan.

Diet mayo diartikan sebagai diet jangka pendek dua belas hingga empat belas hari) untuk menurunkan berat badan.

Caranya adalah dengan makan makanan tanpa garam serta program mengonsumsi jeruk lemon sehabis makan.

Selain itu peraturan diet juga menyarankan pelaku diet untuk minum teh atau kopi setiap hari, makan daging untuk sarapan, dan salad sebagai menu makan siang dan makan malam.

Justru diet mayo bukanlah pola diet jangka pendek seperti yang dipahami oleh kebanyakan kita.

Konsep diet mayo yang benar adalah menolong pelakunya untuk mengubah gaya hidup, menurunkan berat badan secara sehat, dan prosesnya berlangsung seumur hidup.

Diet mayo merekomendasikan untuk memakan berbagai jenis makanan yang bernutrisi.

Porsinya lah yang harus diatur dengan menyesuaikannya dengan kebutuhan kalori per hari. Makanan yang paling utama adalah sayur dan buah.

Lose it!
Dengan tahap ini, pelaku diet direncanakan untuk menurunkan berat badan cukup drastis dengan cara aman dalam jangka waktu dua minggu.
Hal ini dilakukan dengan sarapan pagi, makan banyak buah dan sayur.

Mengurangi konsumsi gula dan garam, serta berolahraga. Tahap ini akan menghasilkan rasa senang karena berat badan yang turun.

Dengan instruksi yang disarankan Mayo Clinic, pada fase ini proses Lose It! harus tetap dijalankan.

Pola makan yang diikuti adalah panduan Mayo Healthy Weight Pyramid. diet dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat dengan porsi yang disesuaikan.

Hal yang harus diingat adalah diet adalah sebuah program kesehatan, bukan program pengurusan badan.

Bagi orang yang divonis mengalami obesitas, diet adalah bentuk siksaan. Mereka pun rela melupakan garam demi turun berat seperti yang dilakukan dalam diet mayo. Apakah itu sehat?

diet mayo adalah sebuah metode diet baru yang sedang “booming” lewat blog dan media sosial.

Diet tersebut populer karena banyak selebriti yang mengklaim bahwa mereka berhasil menurunkan berat badan hanya dalam waktu 12-14 hari saja.

Sayangnya pemahaman diet mayo yang berkembang saat ini justru berbeda dengan diet mayo asli yang diperkenalkan oleh Mayo Clinic di Amerika Serikat.

tersebut memperkenalkan diet mayo yang mengurangi asupan kalori tapi tidak secara drastis dan tetap dengan gizi seimbang.

Metode diet mayo versi populer, bisa disebut dengan fad diet yaitu diet musiman yang biasanya memiliki pola makan tidak berimbang dengan larangan salah satu atau lebih jenis sumber nutrisi

Menurut pakar penurunan berat badan, dr. Grace Judio-Kahl, Msc, MH, CHt., diet mayo terlihat manjur karena asupannya rendah kalori dan garam.

Selain itu, orang yang melakukan diet mayo tanpa garam dapat cepat turun berat badannya karena jumlah air yang diikat oleh garam dalam tubuhnya lebih sedikit sehingga lebih cepat keluar melalui keringat dan urin.

Jadi, logikanya diet mayo akan menghilangkan air dalam tubuh bukan lemak yang selama ini jadi target utama penurunan berat badan.

Jika Anda memang ingin menurunkan berat badan, lakukanlah dengan diet yang tepat. Bagi orang yang sangat gemuk diet mayo mungkin efektif, namun apakah perlu bagi

Pada prakteknya pun, pengaturan pola makannya pun cenderung kaku dan tidak edukatif. Tak heran kalau diet mayo ini juga memiliki efek samping untuk tubuh.

Komentar