Dampak Menahan Kencing Bagi Tubuh Anda

Penulis: Darmansyah

Kamis, 15 Maret 2018 | 09:52 WIB

Dibaca: 0 kali

Mennahan kencing?

Ya, banyak orang yang melakukannya. Bahkan diantaranya sangat sering melakukannya.

Apakah menahan kencing itu berbahaya bagi kesehatan?

Dan apakah Anda tahu apa yang terjadi pada tubuh ketika sedang menahan kencing?

Kandung kemih adalah tempat penampungan urine yang sudah siap dibuang oleh tubuh.

Kandung kemih bersifat elastis sehingga bisa meregang lebih besar jika isinya semakin banyak, dan akan kembali pada ukuran normalnya ketika kosong.

Orang dewasa yang sehat dapat menahan sekitar empat ratus lima puluh mililiter urine di dalam kandung kemih.

Sedangkan pada anak-anak di bawah usia dua tahun dapat menyimpan hingga seratus dua belas mililiter. Semakin dewasa akan semakin tinggi kemampuan menampung air kencing.

Ketika kita merasa ingin kencing, itu berarti kandung kemih sudah mulai penuh dengan cairan.

Respon ini adalah proses yang melibatkan banyak otot, organ, dan sistem saraf yang bekerja untuk memberi tahu inilah saatnya untuk pipis.

Dilansir dari laman Healthline, saat kandung kemih sudah hampir setengah penuh, ia akan mengaktifkan saraf di sekitarnya untuk memberi tahu otak.

Otak akan mendapatkan sinyal dan memberi perintah untuk segera buang air kecil.

Ketika mendapatkan sinyal tersebut, sistem saraf pusat akan refleks mengirimkan sinyal lagi ke saraf di sekitar kantung kemih untuk menahan pergerakannya, seolah berkata: jangan dikeluarkan dahulu hingga tiba di toilet.

Saat menahan pipis, secara sadar kita sedang melawan sinyal yang diberikan kandung kemih untuk segera pipis.

Semakin meregang kandung kemih, maka rasa tidak nyaman pun akan semakin terasa

Kebiasaan seseorang untuk menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius.

Retensi urin dapat menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. Hal itu terjadi karena kuman hadir dalam urin yang telah berada terlalu lama di kandung kemih.

Seiring berjalannya waktu, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kondisi yang lebih serius.

Mau tahu apa saja akibat menahan buang air kecil?

Infeksi saluran kecing adalah efek samping yang umum dari menahan kencing terlalu lama. Hal ini disebabkan oleh koleksi bakteri di sekitar pembukaan uretra Anda cenderung masuk ke dalamnya ketika Anda tidak buang air kecil cukup sering.

Menurut Dr. Anthony Komaroff dari Harvard Medical School, ISK merupakan hal yang umum akibat menahan kencing terlalu lama, karena buang air kecil membantu Anda untuk membuang bakteri, jika Anda menahannya, maka bakteri berkesempatan untuk berkembang biak.

Sensitivitas kandung kemih seseorang berbeda-beda, dipengaruhi juga oleh apa yang kita makan atau minum, tetapi menahan kencing dapat membuat kandung kemih Anda jauh lebih sensitif.

Ini karena kandung kemih Anda membentang menyesuaikan peningkatan jumlah urin di dalamnya.

Oleh karena itu, sensor menjadi terlalu aktif dan membuat Anda merasa kencing lebih sering dari biasanya. Kebetulan, ini juga merupakan tanda umum dari infeksi saluran kencing. Jika Anda mengalami gejala ini, hubungilah dokter.

Rata-rata kendung kemih dapat menyimpan hingga lima belas ons cairan. Jika Anda meminum delapan gelas air sehari, jumlah cairan yang Anda konsumsi sekitar enam puluh empat ons, atau rata-rata kandung kemih dapat menyimpan hingga sekitar seperempat air yang Anda minum setiap hari.

Sehingga, meskipun Anda minum banyak air untuk menjaga jumlah cairan tubuh dan ginjal Anda dalam kondisi yang baik, namun hal itu tidak akan berdampak baik bagi kesehatan jika Anda juga tidak membuangnya secara teratur.

Salah satu alasan utama mengapa Anda disarankan untuk minum cukup cairan adalah bahwa itu penting untuk membantu membersihkan ginjal Anda, dan itu dapat terjadi jika Anda memasukkan dan mengeluarkan cairan dari tubuh dengan seimbang.

Orang-orang yang rentan terhadap pengembangan batu ginjal dan yang menahan kencing mereka untuk alasan apapun, harus membayarnya dengan konsekuensi batu ginjal dan bahkan lebih buruk.

Batu ginjal merupakan “batu” kecil yang terbentuk dalam ginjal dari kelebihan natrium dan kalsium, dan jika endapan mineral ini tidak dikeluarkan secara teratur melalui urin, maka mereka akan membentuk batu. Ketika Anda ingin mengeluarkannya melalui saluran kemih, Anda akan merasakan sakit yang luar biasa.

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan kandung kemih. Gejala dari IC termasuk rasa sakit di panggul dan beser (dengan melibatkan buang air kecil lebih dari enam puluh kali dalam satu hari.

Meskipun tidak ada obat untuk IC, namun ada sejumlah perawatan untuk membantu Anda meringankan rasa sakitnya.

Kondisi medis ini disebabkan ketika ginjal gagal untuk menyaring racun dan limbah dari darah dan mungkin merupakan hasil dari infeksi yang disebabkan oleh menahan kencing Anda.

Gejala gagal ginjal termasuk memar, feses berdarah, dan perubahan suasana hati.

Gagal ginjal memerlukan perhatian medis, sehingga dokter dapat mengeluarkan racun untuk mengembalikan fungsi ginjal. Dialisis atau bahkan transplantasi akan diperlukan jika infeksi parah.

Karena saraf mengirim sinyal ke otak saat kandung kemih penuh, penting bagi Anda untuk memperhatikan tanda-tanda peringatan bahwa kandung kemih siap untuk mengeluarkan urin.

Sebuah perasaan kembung atau penuh pada kandung kemih akan menunjukkan saat-saat yang tepat untuk buang air kecil.

Untuk memastikan kandung kemih tetap sehat, Anda harus membuang air kecil sesering yang diperlukan untuk menghindari penumpukan urin.

Komentar