“Cold Pressed Juice” Bisa Bikin Langsing?

Penulis: Darmansyah

Jumat, 13 Juli 2018 | 09:03 WIB

Dibaca: 1 kali

Anda mengenal minuman cold pressed juice.

 Ya minuman ini diikenal sebagai alternatif jus biasa yang lebih sehat, lebih segar, dan lebih berkhasiat.

Dan tak heran jika banyak orang langsung berbondong-bondong berburu cold pressed juice, terutama mereka yang getol menjalani gaya hidup sehat.

 Padahal, harga cold pressed juice yang dijual di pasaran saat ini relatif jauh lebih mahal dari jus biasa.

Selain itu, ada juga yang rutin mengonsumsi jus dengan teknik pengolahan modern ini sebagai upaya diet atau menurunkan berat badan.

Namun, rupanya masih banyak orang yang tidak sepenuhnya memahami apa itu cold pressed juice dan berbagai manfaatnya bagi tubuh.

Akibatnya, terjadi banyak kesalahpahaman soal khasiat cold pressed juice. Jadi sebaiknya Anda berkenalan dulu dengan si pendatang baru ini.

Perbedaan cold pressed juice dengan jus biasa terletak pada cara memprosesnya. Untuk membuat jus biasa, Anda akan memasukkan bahan-bahan jus seperti buah dan sayur yang dicampur dengan air atau es batu ke dalam blender.

Untuk mendapatkan sari buah atau sayur yang dijus, blender akan kemudian menghancurkan bahan-bahan jus dengan pisau-pisau logam yang berputar cepat dengan gaya sentrifugal (gerakan melingkar).

Sementara itu dalam teknik memproses cold pressed juice, buah dan sayur diambil sarinya dengan mesin khusus.

Buah dan sayur dan dihancurkan dengan cara ditekan sampai lumat sehingga sarinya terpisah.

Dalam proses pembuatannya, buah dan sayur yang dijus tidak akan ditambah dengan air atau es batu sehingga kandungannya murni berasal dari buah dan sayuran segar.

Karena proses pembuatannya berbeda, hasil jusnya pun memiliki kualitas yang berbeda pula.

Teknik menghancurkan buah dalam jus biasa akan menghasilkan panas dari perputaran logam pisau blender. Panas ini akan mengurangi nutrisi dan enzim buah dan sayuran yang dihancurkan dalam blender.

Selain itu, mengiris-iris buah dan sayur dalam blender akan mengakibatkan proses oksidasi lebih cepat sehingga khasiat dan nutrisinya tidak tahan lama.

Jika dibandingkan dengan jus biasa, cold pressed juice juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih maksimal karena tidak dicampur dengan air atau es batu.

Cold pressed juice juga diolah dan disimpan dengan tekanan yang sangat tinggi untuk membunuh patogen atau bakteri berbahaya yang bisa menyebabkan penyakit.

Maka cold pressed juice bisa tahan lebih lama dari jus biasa, namun tetap segar dan kualitas serta rasanya tidak terpengaruhi.

Biasanya cold pressed juice dikonsumsi sebagai ritual detoksifikasi atau pembuangan toksin dan zat-zat yang bersifat racun dalam tubuh.

Dalam satu hari, Anda akan berpuasa dan tidak mengonsumsi makanan-makanan padat seperti nasi, kentang, atau lauk-pauk. Anda juga harus menghindari rokok dan minuman yang mengandung kafein, alkohol, atau pemanis.

Anda hanya akan mengonsumsi beberapa botol cold pressed juice selama satu hingga tiga hari.

Tujuan dari detoksifikasi dengan cold pressed juice adalah mengistirahatkan sistem pencernaan, karena nutrisi dari cold pressed juice lebih cepat diserap dan dicerna oleh tubuh dibandingkan makanan padat.

Selain itu, nutrisi yang didapatkan oleh tubuh jadi lebih maksimal karena murni berasal dari sayur dan buah-buahan yang tidak dicampur dengan pemanis, pewarna, pengawet, atau perasa tambahan.

Karena nutrisi diserap dengan baik tanpa ada zat-zat toksin yang biasanya datang dari konsumsi makanan tidak sehat atau rokok, tubuh pun jadi lebih mudah dan cepat membuang racun-racun dan bakteri yang tidak dibutuhkan.

Proses detoksifikasi ini dipercaya bisa menurunkan berat badan secara drastis karena Anda juga dianjurkan untuk berpuasa dari makanan padat. Pada kenyataannya, cold pressed juice bukanlah metode yang dianjurkan bagi Anda

yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Ketika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda akan disarankan untuk mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi.

Sementara itu, jumlah kalori pada satu botol cold pressed juice berkisar antara seratus  sampai tiga ratus lima puluh.

Jadi, jika Anda mengganti menu makan siang Anda dengan cold pressed juice yang mengandung tiga ratus kalori, sebenarnya Anda tidak memotong jumlah kalori.

Pada beberapa orang, mengonsumsi cold pressed juice awalnya memang bisa membantu metabolisme tubuh sehingga badan jadi terasa lebih ringan. Namun, tubuh tidak mendapatkan asupan lemak, protein, vitamin B12, dan karbohidrat yang cukup untuk membakar dan membuang kalori.

Akibatnya, Anda pun merasa lemas dan tidak bertenaga. Ketika Anda mulai makan lagi seperti biasa setelah satu hingga tiga hari menjalani detoks, berat badan akan kembali atau bahkan bertambah.

Ini karena selama proses detoks, tubuh Anda bukan mengeluarkan lemak dan kalori, melainkan masa otot.

Kesimpulannya, cold pressed juice adalah pilihan yang baik jika Anda ingin menjaga kesehatan dan membuang zat-zat beracun yang telah mengendap dalam tubuh, misalnya nikotin dan senyawa kimia berbahaya lainnya.

Namun, jangan berharap bahwa mengonsumsi cold pressed juice saja akan menurunkan berat badan dan membuat tubuh Anda langsing dalam sekejap.

Anda tetap harus rajin berolahraga, memerhatikan kalori yang Anda konsumsi, serta memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari untuk mencapai berat badan yang ideal.

Komentar