Bolehkah Pasien Sakit Ginjal Minum Kopi

Penulis: Darmansyah

Senin, 16 Oktober 2017 | 09:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Kopi dan ginjal. Apakah mereka yang sakit ginjal boleh minum kopi?

Itulah pertanyaan yang muncul seputar mereka yang minum kopi karena sakit ginjal

“Laman “hello sehat,” hari ini, Senin, 16 Oktober menulis, agar  Anda berhati-hati dalam memilih makanan atau minuman.

Anda disarankan untuk mengetahui dan mencatat menu makanan dan minuman yang boleh dan tidak boleh Anda makan.

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit ginjal Anda semakin memburuk.

Lalu, bagaimana dengan kopi?

Bagi Anda penyuka kopi, pasti bertanya-tanya, apakah saya masih boleh minum kopi meskipun saya memiliki penyakit ginjal?

Kita cari tahu apakah boleh penyakit ginjal minum kopi di artikel ini.

Kopi sering dijadikan “teman” ketika Anda sudah mulai terlalu lelah dan mengantuk untuk menyelesaikan pekerjaan.

Namun, pada kenyataannya, kafein yang ada di dalam kopi bisa mempengaruhi seluruh kinerja tubuh, termasuk ginjal Anda.

Pada sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Urology pada bulan Agustus tiga belas tahun lalu, para ahli menemukan bahwa konsumsi kafein meningkatkan risiko batu ginjal pada pasien batu ginjal, terutama batu kalsium.

Batu kalsium terbentuk dari gabungan kristal kalsium dan oksalat sehingga menyebabkan tingginya kadar kalsium di dalam urine. Jenis batu ginjal ini merupakan yang paling umum terjadi.

Di dalam penelitian tersebut, para peserta penelitian yang  memiliki riwayat medis batu ginjal kalsium diberikan 6 miligram kafein per kilogram berat badan setelah berpuasa selama 14 jam. Hasilnya, ada peningkatan risiko batu ginjal kalsium setelah mengonsumsi kafein.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal, minum kopi sangat tidak disarankan, terutama jika Anda memiliki riwayat batu ginjal.

Anda juga bisa menanyakan hal ini dengan dokter atau tenaga medis profesional lainnya untuk mengetahui menu makanan dan minuman yang sesuai dengan kondisi Anda.

Kafein sendiri masuk ke dalam zat yang disebut dengan methylxanthines. Zat ini termasuk ke dalam golongan diuretik ringan. Methylxanthines mencegah kerja ginjal untuk menyerap air.

Penelitian yang dilakukan oleh R.J. Maughan dan J. Griffin yang telah dipublikasikan di Journal of Human Nutrition and Dietetics menemukan bahwa seseorang yang tidak menerima asupan kafein selama beberapa hari, lalu menerima sejumlah dosis kafein yang setara dengan dua sampai tiga cangkir kopi terjadi peningkatan pada hasil urine mereka.

Kafein bisa membuat gagal ginjal Anda semakin memburuk.

Penelitian menunjukkan bahwa kafein memperparah gagal ginjal Anda terutama jika Anda juga memiliki sindrom metabolik.

Sindrom metabolik adalah istilah kedokteran untuk menggambarkan kombinasi dari sejumlah kondisi, yaitu hipertensi, hiperglikemia, hiperkolesterolemia, dan obesitas, yang dialami secara bersamaan.

Karena itu, seseorang tidak dianggap mengalami sindrom ini apabila hanya menderita salah satu kondisi tersebut.

Pada penelitian yang menggunakan tikus diabetes, para peneliti memberikan dosis kafein tertentu selama dua minggu.

Hasilnya, terjadi peningkatan protein dalam urine dan denyut jantung pada tikus tersebut.

Selain itu, terlihat arteri di ginjal menjadi kurang berfungsi dan hal ini bisa meningkatkan tekanan darah.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal minum kopi sangat tidak disarankan untuk Anda.

Sederhananya, kafein yang ada di dalam kopi bisa memperparah kondisi ginjal Anda yang memang sudah tidak bisa berfungsi seratus persen

Bagi Anda penikmat kopi, tidak perlu khawatir akan mengalami batu ginjal atau gagal ginjal.

Jika Anda ingin kopi yang Anda seruput aman dan bebas penyakit, University of Illinois menyarankan Anda untuk tidak mengonsumsi kafein lebih dari dua ratus miligram per hari.

Ini setara dengan satu atau dua cangkir kopi, tergantung pada komposisi, cara mengolah, dan jenis kopi yang Anda pilih.

Komentar