Bisikan Bantu Anda Rileks dan Tertidur?

Penulis: Darmansyah

Jumat, 8 Juni 2018 | 10:04 WIB

Dibaca: 1 kali

Ketika Anda mendengarkan seseorang berbisik atau mendengar suara ketukan, apakah Anda merasa sangat rileks?

Hal ini mungkin Anda mengalami respon meridien sensorik otonom  atau dikenal dengan ASMR.

“ASMR mirip dengan perasaan relaksasi yang Anda dapatkan dari pijatan, tetapi tidak ada yang harus menyentuh Anda,” kata profesor ilmu biofarmasi di Shenandoah University School of Pharmacy di Winchester, VA dan pendiri Universitas ASMR, Craig Richard, Ph.D., seperti dilansir laman NBC.

“Ini adalah sensasi yang sangat santai, biasanya berhubungan dengan sakit kepala yang tidak menyenangkan,” jelas Richard.

Peneliti ASMR, Beverley K. Fredborg membandingkan ASMR dengan frisson, rasa tenang yang mungkin Anda dapatkan ketika mendengarkan musik.

“Itu terkait, tetapi tidak persis sama. Dengan ASMR, sensasi tingle cenderung terletak di kepala dan leher dan bisa berlangsung selama beberapa menit. Frisson terjadi dengan cepat dan di seluruh tubuh,” tutur Richard.

Tidak banyak penelitian tersedia di ASMR, tetapi Dr. Richard memperkirakan bahwa 20 persen orang mengalaminya dengan kuat dan 40 persen lainnya memiliki respons yang lebih ringan.

“Jika Anda membayar seseorang untuk bermain dengan rambut Anda, Anda mungkin mengalami ASMR. Jika itu tampaknya gila, Anda mungkin tidak mengalami ASMR,” kata Richard.

Banyak orang yang mengalami AMSR tidak menyadari bahwa orang lain juga merasakannya.

Banyak orang beralih ke video ASMR atau podcast untuk manfaat kesehatan membantu mereka rileks, mengurangi kecemasan dan tidur lebih nyenyak.

“Kemampuan untuk bersantai dan untuk mempromosikan tidur yang baik adalah manfaat besar, dan tampaknya tidak ada efek samping yang jelas,” kata peneliti ASMR, Nick Davis.

Jika Anda belum pernah mengalami ASMR, sepertinya Anda tidak bisa belajar memilikinya. Tetapi jika Anda telah mengalaminya tanpa sadar dan ingin memicu sensasi, ada berbagai genre video dan podcast YouTube yang bisa Anda tonton atau dengarkan.

Sementara itu faktor kesepian juga bisa menjadikan Anda mengalami kesulitan tidur.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris, melaporkan bahwa tingkat kesepian seseorang memiliki pengaruh terhadap pola tidurnya.

Penelitian ini dilakukan terhadap dua ribuan anak remaja di Inggris dan Wales. Ada sekitar dua puluh lima hingga tiga puluh persen peserta yang terkadang merasa kesepian, dan lima persen lainnya sering merasa kesepian.

Menurut para peneliti tersebut, orang yang kesepian dua puluh empat  persen lebih mungkin merasa lelah dan sulit berkonsentrasi di siang hari, serta mengalami gangguan tidur di malam hari.

Gangguan tidur ini meliputi sulit tidur nyenyak di malam hari.

Hubungan antara kesepian dengan gangguan tidur memiliki pola seperti lingkaran setan. Rasa kesepian pada malam hari menyebabkan kesulitan untuk berelaksasi dan bisa membuat Anda terbangun di tengah-tengah waktu tidur.

Selanjutnya, hal tersebut menyebabkan kurangnya waktu tidur yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan efek stres akibat kesepian.

Hubungan antara kesepian dan sulit tidur semakin berisiko karena adanya depresi dan gangguan kecemasan.

Berdasarkan penelitian tersebut, sekitar tujuh puluh  persen peserta yang merasa kesepian dan sulit tidur nyenyak ternyata pernah menjadi korban kekerasan. Ini termasuk kejahatan, pelecehan seksual, dan penganiayaan.

Peneliti mengatakan bahwa sulit tidur atau rasa gelisah yang muncul menjelang tidur bisa terjadi karena merasa kurang aman atau akibat respons stres biologis yang meningkat.

Hampir seluruh peserta dari penelitian ini merupakan mahasiswa perantau yang tinggal jauh dari rumah. Karena itu penting bagi mereka untuk selalu mendapat dukungan agar terhindar dari masalah kejiwaan yang lebih parah akibat dari kesepian.

Kesepian tidak hanya jadi penyebab sulit tidur, melainkan bisa juga berdampak pada penurunan kualitas kesehatan fisik seseorang.

Pada dasarnya, kesepian itu sendiri adalah suatu persepsi atau keadaan emosi terhadap hubungan sosial seseorang, dan hal ini bukan disebabkan oleh kesendirian.

Oleh karena itu, cara paling mudah dalam mengatasi kesepian adalah dengan mengalihkan perhatian sejenak dan berinteraksi dengan orang terdekat.

Anda bisa bergabung dengan forum online ataupun komunitas lokal di sekitar tempat tinggal Anda untuk membantu Anda mengetahui bahwa banyak orang dari seluruh penjuru dunia yang sedang mengalami apa yang Anda alami saat ini, dan ini akan membantu Anda menghilangkan rasa kesepian.

Anda juga bisa membaca atau menonton tayangan yang menjelaskan segala detail mengenai proses berpikir, emosi, dan situasi yang sedang Anda alami bisa sangat menghibur dan menenangkan.

Curhat dengan orang terdekat juga bisa membantu mengatasi rasa kesepian Anda. Anda bisa cerita dengan orangtua atau teman dekat Anda. Anda harus menyadari bahwa orang-orang yang Anda cintai akan selalu mendukung Anda.

Bila Anda merasa orang-orang di sekitar Anda tidak begitu memedulikan atau memahami Anda, berarti ini saatnya Anda “melebarkan sayap” yaitu dengan bergaul dengan orang-orang baru.

Komentar