Bayam dan Sensasi Oksalat Kala di Mulut

Penulis: Darmansyah

Minggu, 25 Januari 2015 | 15:06 WIB

Dibaca: 2 kali

Anda tentu pernah makan sayur atau tumis bayam. Ya. Ada sesuatu yang terasa aneh kal mengasupnya. Gigi seperti bersentuhan dengan rasa pasir dan berkapur saat menyantap sayuran bayam segar.
Kalau Anda merasakan itu penyebabnya adalah tingginya jumlah asam oksalat yang ditemukan dalam bayam.

Kandungan asam oksalat dalam bayam relatif tinggi, namun pH keseluruhan bayam tidak terlalu tinggi . Bayam juga memiliki kalsium dan kandungan besi yang tingi.

Dilansir dari laman Pop Sugar, kristal oksalat akan keluar saat Anda mengunyah bayam, kristal tersebut lalu melapisi gigi yang menghasilkan rasa seperti berpasir.

Hal tersebut tidak hanya berasal dari bayam. Kelembak, bit, kale, dan cokelat adalah tanaman-tanaman yang juga tinggi asam oksalat. Selain sensasi aneh pada gigi tersebut, asam juga meningkatkan risiko batu oksalat di ginjal.

Orang-orang dengan yang memiliki masalah penyakit ginjal sebaiknya menghindari makan bayam dalam jumlah banyak.

Asam oksalat yang terkandung dalam bayam juga mencegah tubuh menyerap zat besi. Untuk meningkatkan penyerapan zat besi, bayam harus disantap dengan makanan yang mengandung vitamin C. Jadi, jika lain waktu Anda menyantap bayam rebus, pastikan untuk memeras lemon segar di atasnya.

Penting untuk diingat bahwa kandungan asam oksalat juga tergantung pada bagaimana bayam dipersiapkan. Bayam yang direbus dengan air mendidih akan mengurangi kandungan asam oksalat.

Ternyata, kalau bayam dipanasi, maka bayam akan teroksidasi sehingga bayam, cah atau sayur bayam bening yang tidak habis jangan dipanasi. Oleh karena itu masak bayam secukupnya saja.

Zat besi dalam kandungan bayam pun dapat bereaksi dengan bahan aluminium dan menghasilkan racun, oleh karena itu hindari memasak bayam dengan panci aluminium.

Tetapi, bayam sebagai makanan pilihan Popeye, juga sangat menyehatkan. Daun bayam kaya akan nutrisi, seperti yang disebutkan diatas, yaitu zat besi yang diperlukan tubuh untuk merangsang pembentukan sel-sel darah merah.

Menyantap sayur bayam sama artinya dengan melindungi diri dari gejala-gejala penyakit kurang darah yang membuat tubuh menjadi lemas/loyo. Daun bayam baik untuk ginjal dan organ pencernaan oleh karena kandungan seratnya yang cukup tinggi sehingga dapat mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar.

Kandungan nutrisi yang ada di bayam dapat menurunkan kolesterol, gula darah, melancarkan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah yang berlebihan.

Bayam bisa menjadi sayuran pencegah kanker usus, diabetes, gagal ginjal, rambut rontok, katarak dan rabun senja.

Tapi bayam bukan untuk penderita Asam Urat dan Rhematik karena bayam mengandung zat purin dengan kadar yang cukup tinggi dan diubah oleh tubuh menjadi asam urat.

Kondisi ini dapat memicu kekambuhan penyakit dengan gejala nyeri di persendian tangan dan kaki.

Saya rasa semua kebaikan bayam melebihi kekurangannya sehingga informasi ini pun bisa menyemangati anda yang gemar makan bayam untuk menanam sendiri di rumah sehingga bisa selalu memlih bayam yang baru dipetik dan masih segar yang langsung diolah. Selain itu jangan terlalu lama menyimpan bayam dalam lemari es.

Komentar