Anda Mengabaikan Gejala Kolesterol?

Penulis: Darmansyah

Selasa, 20 Juni 2017 | 09:46 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda mungkin termasuk salah seorang yang mengabaikan gejala kolesterol.

Dan Anda, mungkin juga tak menyadari adanya kaitan kolesterol dan stroke

Kolesterol ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar terkait serangan stroke yang terjadi secara mendadak.

Kolesterol sebenarnya dibutuhkan untuk tubuh dalam membentuk beberapa hormon penting. Namun, kebutuhan kolesterol tersebut, seringkali dalam angka yang cenderung berlebihan.

Kebutuhan kolesterol itu sebesar tiga ratus, untuk membentuk beberapa hormon di tubuh. Tapi, jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, tentu bisa menyebabkan penyakit, salah satunya stroke

Stroke seringkali menjadi ancaman banyak orang, karena menimbulkan dampak yang fatal. Hal ini dikaitkan dengan penumpukan kolesterol yang terjadi dalam waktu lama.

Kolesterol yang menumpuk di pembuluh darah, memicu tekstur pembuluh darah menjadi kaku. Kondisi ini memicu sel darah putih untuk memberikan penanganannya, tapi malah jadi bahaya karena sebabkan tersumbatnya aliran darah

Untuk itu  setiap orang rutin melakukan cek pada kadar kolesterol mencakup LDL dan Trigliserida, karena keduanya merupakan jenis lemak jahat.

Selain itu, masyarakat diharapkan lebih mengenali beberapa gejala khas pada kolesterol tinggi.

Biasanya akan terjadi rasa begah karena lemak di organ perut menumpuk dan sebabkan nyeri di perut.

Selain itu, akan terjadi pusing, sakit kepala serta gangguan keseimbangan karena aliran darah ke otak sudah mulai terhambat

Gaya hidup  tidak sehat dan konsumsi makanan cepat saji adalah salah satu pemicu munculnya penyakit jantung dan stroke.

Hal tersebut umumnya disebabkan karena tingginya kandungan kolesterol LDL.

Maka penting mencatat kadar kolesterol setiap tiga hingga enam bulan sekali.

Mencatat dan menyimpan hasil pemeriksaan kadar kolesterol yang kita miliki itu penting sekali

Pencatatan ini berfungsi sebagai deteksi dini.

Sementara itu, hasil catatan ini juga digunakan sebagai acuan merencanakan melakukan pola hidup sehat dengan gizi seimbang.

Jika kolesterol masih dalam batas normal, atau pada angka seratus delapan puluh, mungkin sedikit aman.

Yang harus diwaspadai jika LDL-nya pada nilai seratus enam puluh, angka itu merupakan batas risiko terkena stroke atau serangan jantung.

Karenanya saya tegaskan, catat hasil pemeriksaan kadar kolesterol agar kita bisa merancang pola gizi seimbang. Saat ini melalui gaya hidup tidak teratur, generasi muda lebih dominan terkena stroke atau penyakit jantung.

Selain cek kadar kolesterol yang juga harus diperhatikan adalah penerapan pola gizi seimbang guna menghindari stroke dan penyakit jantung.

Pentingnya asupan serat, konsumsi buah dan mengatur pola konsumsi makanan.

Kolesterol itu diproduksi dan diperlukan oleh tubuh kita. Yang membedakan adalah kadarnya.

Untuk mencegah naiknya kadar kolesterol LDL, maka patut diperhatikan dalam konsumsi makanan.

Mmemang tak terbantah kolesterol merupakan komponen penting dari tubuh kita.

Tetapi di lain sisi juga bisa menjadi hal yang buruk bagi tubuh. Kolesterol memainkan peran penting dalam fungsi normal sistem kesehatan tubuh.

Yang perlu diingat adalah bahwa semuanya harus dalam batas wajar. Ketika Anda terus memproduksi kolesterol, maka ia akan terus beredar dalam aliran tubuh.

Tingginya kadar kolesterol dalam aliran darah dapat memblokir pembuluh darah dan meningkatkan kemungkinan penyakit jantung dan stroke.

Tetapi tidak perlu begitu khawatir karena ada beberapa cara alami untuk mengurangi kolesterol.

Anda hanya perlu membuat beberapa perubahan dalam gaya hidup Anda untuk menurunkan kolesterol ‘jahat’ dan meningkatkan kolesterol ‘baik’ untuk hidup sehat. Itu bisa dilakukan mulai dari asupan makanan dan aktivitas fisik.

Seperti dilansir dari Indian Express, Kanchan Naikawadi, spesialis kesehatan preventif, Indus Health Plus, Delhi, ada tip untuk menjaga kolesterol.

 

Komentar