Sail Sabang Pertaruhan Wisata Aceh

Penulis: Darmansyah

Selasa, 21 Maret 2017 | 14:30 WIB

Dibaca: 4 kali

Sail Sabang dipastikan  akan berlangsung Pekan pertama Desember tahun ini

Berbagai persiapan  mulai dilakukan.

Sebut saja pembenahan akses, atraksi sampai amenitas.

Selain itu, yang tak kalah menariknya berbagai kegiatan promosi mulai ditonjolkan.

Ini untuk memberi kemudahan bagi  kapal pesiar yang sudah datang ke Aceh untuk bisa menyebarkan informasi seluas-luasnya.

Hingga saat ini, kapal pesiar asing sudah banyak yang berdatangan dan membawa ribuan wisatawan mancanegara

Dan ini akan jadi promosi agar mereka bisa kembali datang

Pemilik kapal pesiar asing mengaku sangat terkesan dengan Pulau Weh, kawasan yang akan dijadikan pusat penyelenggaraan acara Sail Sabang.

Kedalaman dermaga dan teluk di Pulau Weh sangat cocok disinggahi kapal pesiar yang berkapasitas besar.

Bahkan, Pelabuhan Sabang juga mampu menampung kapal pesiar yang kapasitasnya hingga dua ribu orang penumpang

Pemilik kapal pesiar dari beberapa negara tetangga juga akan diundang secara khusus untuk memeriahkan Sail Sabang, di antaranya Singapura, Malaysia, Thailand dan Australia.

“Selain pemilik kapal pesiar, kami juga mengundang 40 komunitas penyelam dunia dalam acara mendatang,” kata Ratna.

Sail Sabang merupakan bagian dari Sail Indonesia, yang sebelumnya telah diselenggarakan di Morotai, Maluku Utara lima tahun silam

Kemudian dilanjutkan di Komodo, Nusa Tenggara Timur, Raja Ampat, Papua Barat, dan Tomini, Sulawesi Tengah dua tahun lalu.

Acara tahunan ini selalu meriah, karena diselenggarakan di kawasan perairan Indonesia, yang sudah sangat terkenal dengan kecantikan pemandangan bawah lautnya.

Diperkirakan, ribuan wisatawan mancanegara dan nusantara akan hadir dalam promosi wisata bahari ini.

Beberapa kementerian terkait mengutamakan persiapan dalam hal akses dan akomodasi bagi wisatawan.

Diadakan akhir tahun karena acara ini juga merupakan rangkaian dari Sail Sedunia yang diadakan di bulan yang sama.

Sekitar seribuans wisatawan yang akan datang diperkirakan pemilik kapal yacht dan pesiar yang berasal dari kawasan Asia, seperti Malaysia, Singapura dan China. Tak menutup kemungkinan dari Eropa juga.

Akses jalur laut dan udara di Sabang, Pelabuhan Balohan dan Bandara Maimun Saleh, sudah dalam rencana penataan.

Begitu juga dengan jalur daratnya.

Yang masih terus dikejar ialah ketersediaan seribu tujuh ratus kamar untuk tempat menginap wisatawan yang masih belum tersedia.

Sabang masih kekurangan seribu tujuh ratus kamar untuk wisatawan, walau saat ini sudah ada tiga hotel baru yang akan segera dibangun.

Kemungkinan menyiasatinya dengan mendorong pelaku usaha setempat untuk membuka homestay.

Acara Sail Sabang bakal digelar secara meriah.

Namun faktanya, masih banyak wisatawan yang sungkan untuk datang ke Aceh, karena kawasan itu sangat identik dengan wisata yang religius.

Reza mengatakan wisatawan tak perlu sungkan untuk datang, asal tetap menaati norma yang berlaku.

Berwisata di mana saja memang harus menghormati budaya setempat, begitu juga ketika berkunjung ke Aceh.

Ada banyak atraksi wisata yang akan diselenggarakan

Atraksi wisata di kawasannya tak hanya menghibur wisatawan yang datang, namun juga membuat sejahtera masyarakat sekitarnya.

Jangan sampai berubah waktu, karena nanti wisatawan menjadi bingung. Kemenpar akan terus mempromosikannya, begitu juga dengan agen perjalanan wisata yang harus segera membuat paket perjalanan yang menarik

Komentar