Awas!! Hindari Jalan Nibung, Hancur

Penulis: Darmansyah

Rabu, 21 Januari 2015 | 15:51 WIB

Dibaca: 0 kali

Laporan Wartawan ‘Nuga” di Medan Arminsyah

===========

“Jangan lewat Jalan Nibung. Ada bahaya dan macet,” begitu diingat wartawan “nuga” di Medan Arminsyah yang mendatangi jalan utama itu Rabu pagi, 21 Januari 2015.

Jalan Nibung Raya, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Timur, selain tergenang, kacau dan macet juga telah menibulkan banyak kecelakaan.Drainase-nya tersumbat dengan tanah dan lumpur.
Akibat tersumbat terjadinya genangan air di kawasan tersebut. Selain itu permukaan drainase yang umumnya dibeton tidak rata.

Menurut laporan Arminsyah, perbaikan memang sedang dimulai. Permukaan drainase sedang dijebol dengan menggunakan bor mesin sehingga air yang menggenangi badan jalan bisa mengalir masuk ke drainase.

Pengorekan lumpur dan penjebolan beton yang menutupi permukaan drainase menjadi tontonan warga sekitar yang umumnya berdarah Tionghoa tersebut.

Sebelum dilakukan pengorekan lumpur, permukaan drainase yang ditutupi beton pun dijebol. Setelah terbentuk lubang berukuran lebih kurang setengah meter, lumpur yang ada dalam drainase langsung dikorek dengan menggunakan cangkul dan sekop.

Setelah itu dua unit mobil penyedot lumpur milik Dinas Bina Marga diturunkan untuk menyedot lumpur dari dalam drainase.

Lumpur hasil dari penyedotan langung diangkut menggunakan truk, sehingga sekitar lokasi pengorekan tampak bersih.

Sedangkan untuk mengalirkan air, gumpalan tanah dalam draiase disemprot dengan menggunakan selang mobil pemadam kebakaran. Hanya hitungan menit, air dalam drainase pun kembali normal mengalir.

Amien , salah seorang pemilik showroom mobil yang mewakili warga sekitar merasa lega dengan tindakan Pemko ini

Sebab, selama ini mereka sudah bosan dengan air yang selalu menggenangi badan jalan setiap hujan deras turun dengan ketinggian air lebih kurang tiga puluh centimeter Kondisi itu sangat mengganggu usaha warga sekitar yang umumnya membuka usaha showroom mobil tersebut.

“Terima kasih, atas pengorekan drainase di sepanjang Jalan Nibung Raya ini. Kami sudah jenuh dengan genangan air yang terjadi setiap kali hujan deras turun.”

“ Semoga dengan pengorekan yang dilakukan ini, kawasan kami ini tidak lagi digenangi air. Untuk itulah kami berharap agar pengorekan seperti ini rutin dilakukan,” kata Amien dan sejumlah warga lainnya.

Pihak Kadis Bina Marga Kota Medan, mengungkapkan, pengorekan drainase yang dilakukan guna mengatasi genangan air yang terjadi di sepanjang Jalan Nibung Raya, termasuk genangan air di sekitar Kantor Polsek Medan dan Jalan Dazam Raya.

Jika tidak tersumbat, drainase dipastikannya mampu menampung seluruh debit air.

Selama ini setiap kali hujan deras turun, ketinggian air mencapai 30 cm. Insya Allah dengan pengorekan ini, genangan air tidak akan terjadi lagi.

Sudah lama drainase ini tidak dikorek sehingga tersumbat. Untuk itulah guna mengatasi tersumbatnya drainase, selain menurunkan dua unit mobil penyedot lumpur, kita juga dibantu mobil pemadam kebakaran untuk menghancurkan endapan tanah yang menyumbat drainase.

Seluruh pengorekan drainase di sepanjang Jalan Nibung Raya akan dituntaskan dalam beberapa hari inii.
Dengan demikian masyarakat tidak akan merasa terganggu dengan genangan air lagi pada saat hujan deras turun.

Diminta masyarakat untuk selalu menjaga dan membersihkan drainase yang ada tersebut.

Komentar