Twitter Bohong Kabarkan Iwan Fals Meninggal

Penulis: Darmansyah

Rabu, 8 Mei 2013 | 09:46 WIB

Dibaca: 0 kali

Kicauan yang menjalar dengan cepat di Twitter mengabarkan penyanyi balada legendaris Iwan Fals  meninggal. Kabar ini merebak dengan saling siul di antara follower untuk memastikan berita heboh itu. Hingga tadi malam, pengguna Twitter juga banyak yang bertanya-tanya apakah benar pelantun “Bongkar” itu meninggal dunia.

Simaklah kebingungan salah satu follower ini. “Denger kabar dari manaa ? @RezaEchaAditya Ini serius ngga siy berita om Iwan Fals meninggal? tulis akun @arrozaqozaq salah satu yang mempertanyakan benar tidaknya kabar Iwan meninggal,

“Iwan Fals meninggal cuma hoaxxx… Duh, ganggu lagi santai aja..” tulis akun @Heri_Batubara yang langsung tak percaya kabar Iwan Fals meninggal dunia.

Pemilik nama asli  Virgiawan Listanto kelahiran Jakarta, 3 September 1961 itu tentu saja selalu bikin sok kala dikabarkan yang tidak baik.

Wartawan lokal Depok, Jawa Barat, langsung mencari kebenarannya kepada pihak keluarga Iwan Fals. Cikal, putri kedua dari pasangan Iwan dan Rosana yang akrab disapa Ros memberi kabar kepada wartawan via SMS jika ayahnya dalam keadaan sehat walafiat.

“Malam Mbak, alhamdulillah semuanya sehat-sehat walafiat. Iwan Fals sehat,” begitu kutipan SMS dari Cikal. Berita meninggalnya Iwan Fals, pelantun lagu menggugat penguasa, “Bento,” itu sudah beberapa kali menjalar di ranah maya.  Pada 2 April 2012, Iwan pernah dikabarkan meninggal akibat serangan jantung.  Saat itu, istri Iwan yang langsung mengabarkan bahwa suaminya sehat-sehat saja.

Kontributor “nuga.co,” di Jakarta, Afrida, juga menerima pertanyaan dari beberapa rekannya tentang kepastian kabar meninggal Iwan Fals. Afrida juga sempat mengontak produser Iwan dan mengatakan, kondisi penyanyi balada yang sangat legendaris baru saja menyelesaikan pembicaraan lanjutan tournya ke 15 kota.

Sejak April lalu, Bang Iwan, katanya, sudah menjalani tour dan masih menyisakan beberapa kota lagi. Ia akan menyelesaikan tor dalam bulan ini. “Tak ada masalah. Ia sehat-sehat saja seperti biasa,” katanya.

Sebagai pemusik Iwan Fals merupakan sosok pendobrak. Ia selalu menyuarakan lirik tentang keadilan. Dalam kariernya ia pernah dicekal manggung ketika zaman orde baru. Bahkan pagelarannya selalu ditunggangi dengan kegaduhan oleh para intel penguasa.

Walau pun penguasa otoriter telah tumbang Iwan tetap tak beranjak menyindir para penguasa. Muali dari politisi hingga anggota DPR. Ia tak pernah surut dari keyakinannya untuk menyuarakan tuntutan lapisan masyarakat terbawah. Ia misalnya, menyuarakan nasib guru lewat lagunya “Umar Bakrie.” Lagu ini sudah menjadi klasik dan merupakan “monument” dari perjuangan nasib tenaga pendidik itu.

Iwan Fals pernah mundur dari panggung hiburan tanah air ketika anak sulungnya meninggal dunia. Ia nyaris terpuruk dan terpukul. Dengan sabar istrinya Rosana membimbingnya kembali untuk bangkit dan memberikan satu anak lelaki yang menjadikannya bergairah lagi.

Terakhir Iwan Fals muncul dalam iklan salah satu produk kopi. Kemunculan Iwan ini juga mengejutkan banyak orang karena, biasanya, ia sulit untuk menerima kontrak tayangan iklan.

Iwan Fals baru saja menyelesaikan satu sesi dari tournya menghibur pencintanya di 15 kota di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Tur Pelantun “Umar Bakrie” ini dimulai pada awal April 2013 lalu..

“Konser di 15 kota, tepatnya gak terlalu paham, yang tahu  manajemen saya,” katanya saat jumpa pers di Rolling Stone Cafe, Selasa (26/3/2013)

Tak hanya menggelar konser, di konsernya itu ia ingin menyampaikan beberapa agenda isu yang menurutnya patut disuarakan melalui lagu.

“Dalam perjalanan ini saya ingin menyampaikan betapa pentingnya pendidikan, mengenai kebersihan, dan kuliner di Indonesia karena banyak orang ‘eling’ sekarang, kalau hanya dibalik selimut itu gak menyelesaikan masalah. Harus terus diingatkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam konsernya nanti tak menutup kemungkinan akan membawakan lagu-lagu terbarunya. “Kadang-kadang ada lagu daerah yang menarik bisa kita selipkan,” kata

Komentar