“Tukangi” Pencahayaan, Rumah Anda Akan Eksotik

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 30 Januari 2014 | 14:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Terus bergerak mencari eksotika di rumah Anda sehingga secara estetika akan menjadi menarik. Sebab, bagi mereka yang memiliki citarasa tinggi, mendekor rumah hanya masalah kecil.

Memang takk semua orang punya banyak waktu untuk menimbang-nimbang warna, material, dan susunan yang tepat di dalam rumah.

Sebetulnya, ada beberapa solusi sederhana agar Anda dapat mendekorasi rumah dengan cepat dan tepat. Anda bisa membuat segala ruang dengan satu solusinya.

Pertama-tama, Anda tak perlu bingung mengatur panjang gorden di rumah. Untuk memberikan kesan anggun dan membuat plafon tampak sedikit lebih tinggi, gunakan gorden yang hampir menyentuh lantai.

Kedua, gunakan warna netral untuk memoles dinding interior rumah. Warna-warna ini lebih mudah tampil serasi dengan furnitur. Namun, jika enggan menggunakan warna putih, cobalah menggunakan warna hasil perpaduan antara abu-abu dan krem.

“Huffington Post” sebuah surat kabar yang mengkhususkan diri dalam penataan rumah, menyebut warna ini dengan istilah “Griege” yang artinya perpaduan antara “gray” dan “beige”.

Ketiga, pastikan Anda menyediakan lampu-lampu di ketinggian yang setara dengan mata. Lampu-lampu dinding yang diletakkan di sisi-sisi cermin pun mampu memudahkan Anda berhias diri. Jadi, tunggu apa lagi, segera sediakan beberapa sumber pencahayaan di rumah Anda!

Hal serupa juga bisa Anda aplikasikan pada penempatan cermin. Cermin tidak hanya dipajang untuk menghias ruangan, membuatnya tampak lebih luas, atau mendistribusikan cahaya dengan baik.

Cermin tentunya juga digunakan untuk berkaca, membantu Anda memperbaiki riasan, maupun penampilan. Karena itu, Anda harus memastikan cermin bisa digunakan. Jadikan lampu dinding sebagai patokan.

Kelima, gunakan karpet berukuran sedikit lebih besar dari pengaturan furnitur di rumah Anda. Setidaknya, pastikan dua kaki terdepan kursi dan sofa dapat diletakkan di atas karpet tersebut.

Ingat, tidak semua kursi dan sofa perlu didorong hingga menempel pada dinding. Jika Anda memiliki ruang berukuran cukup besar, bagi ruang tersebut menjadi beberapa area dengan mengelompokkan furnitur.

Desainer interior SuzAnn Kletzien memberikan ide yang menarik mengenai dekorasi kamar bayi. Alih-alih mendekor dengan warna-warni pastel yang terkesan “manis”, Kletzien justru menggunakan warna biru tua, nuansa kayu, dan aksen emas untuk sebuah kamar.

Kletzien mendekor sebuah kamar yang sebelumnya digunakan sebagai pusat kebugaran pribadi atau ruang berolah raga. Ruangan tersebut memiliki lantai kayu dan dinding berwarna keabu-abuan.

Untuk membuatnya menjadi kamar spesial, Kletzien mengubah warna dindingnya. Sebelum memasukkan berbagai furnitur, pertama-tama Kletzien memilih dua warna dinding, biru tua dan putih.

Warna biru tua yang hampir tampak seperti warna hitam hanya digunakan untuk satu dinding aksen. Sementara itu, dinding lainnya berwarna puth.

Uniknya, dinding aksen berwarna biru tua tidak dibiarkan kosong begitu saja. Kletzien menggunakan lingkaran-lingkaran berwarna putih dan kuning keemasan untuk menghiasnya. Sekilas, lingkaran-lingkaran tersebut tampak seperti bokeh atau bintang-bintang.

Kemudian, sang desainer menggunakan furnitur yang umumnya berwarna putih, bercorak kayu, dan sebuah rak berwara hitam. Kursi goyang berwarna putih di salah satu sudut ruangan sekilas tampak seperti sofa. Tentu, kursi tersebut tetap bisa digunakan hingga yang tinggal di kamar ini lebih besar.

Kletzien juga membuat dan meletakkan beberapa ornamen yang tidak hanya identik dengan bayi. Contohnya, lampu dan meja mungil dari kuningan, meja konsol, gambar-gambar untuk menghias dinding, lampu meja, bantal besar anyaman untuk duduk di atas karpet, tempat duduk yang tertanam di depan jendela, serta bantal-bantal beraneka corak di permukaannya.

Menurut Kletzien, yang terpenting bukan “manisnya” kamar special itu, namun kenyamanannya.

Komentar