Tidur Telanjang Itu Jauh Lebih Sehat

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 27 April 2016 | 10:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda salah seorang pria atau wanita yang  tidur telanjang?

Kalau iya, menurut Dr Alyssa Dweck, yang bekerja di bidang ginekologi di sejumlah rumah sakit dan pusat kesehatan di negara bagian New York, berarti Anda sudah menjalankan ritual tidur yang sehat.

Dweek sendiri  selalu menganjurkan pasiennya supaya tidur telanjang.

Menurutnya, jika tubuh terus ditutup–terutama bagian intim–oleh kain yang tidak dapat menyerap keringat dengan baik, hal ini hanya akan menjadi tempat berkembang biak yang sempurna untuk bakteri atau jamur.

Akibatnya terjadi infeksi radang, iritasi kulit yang parah, dan pada wanita yang sudah menopause bisa mengalami hot flushes atau gejolak panas di malam hari.

Jika memang harus memakai celana dalam pilihlah yang berasal dari katun.

Sementara itu Dr Brian Steixner, Direktur Institut untuk Kesehatan Pria di Jersey Urologi Griup di AS memperingatkan agar pria memerhatikan apa yang mereka pakai selama tidur.

Sebab akan memengaruhi kualitas sperma mereka.

“Daerah bawah Anda perlu suhu yang tepat untuk mengoptimalkan produksi sperma,” kata Brian seperti ditulis Daily Mail, Selasa, 27 April 2016

Dan  tahukah Anda, dengan tidur telanjang tanpa mengenakan apa pun dapat membuat  bahagia seperti yang Anda idam-idamkan?

Dalam sebuah jejak pendapat yang dilakukan di London, Inggris, ditemukan bahwa pasangan yang mengenakan pakaian di tempat tidur lebih banyak mengalami pertikaian di tempat tidur, ketimbang mereka yang memilih tidur dalam keadaan bugil.

Dari seribuan warga di Inggris, lima puluh tujuh persen dari mereka yang tidur dengan keadaan telanjang mengatakan, mereka senantiasa

“Saya tidur dalam keadaan telanjang selama enam tahun terakhir. Sekarang, saya merasa lebih nyaman daripada memakai piyama atau celana boxer,” kata salah seorang responden, Stephen McKensie

Lebih lanjut Stephen mengatakan, sang istri yang turut melakukan itu, merasakan jauh lebih bahagia daripada sebelumnya.

Selain itu, keduanya pun jauh lebih rileks dalam menjalani hari-hari sebagai suami istri.

Menurut Stephanie Thier-Ratchliffe, dari Cotton USA, ada banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan suatu hubungan.

Namun, salah satu faktor yang kerap dilupakan adalah suasana lingkungan di kamar tidur.

“Penelitian juga mengungkapkan, sikap pasangan di kamar tidur akan memengaruhi kebahagian dalam menjalin sebuah hubungan,” kata dia

Memang masih ada orang yang p[unya anggapan memalukan kala tidur tanpa mengenakan sehelai benang pun

Tapi, mereka,  tidak tahu tidur telanjang  dapat memperbaiki sirkulasi darah pada testis.

Urolog berbasis di Atlantic City, New York, Brian Steixner, MD mengatakan, tidur dengan berpakaian lengkap plus celana dalam dapat meningkatkan risiko infeksi karena peningkatan suhu selama tidur.

Selain itu, bakteri dapat mudah berkembang.

“Penggunaan celana dalam selama tidur dapat membuat testis terinfeksi bakteri atau iritasi. Untuk menjaganya tetap sehat, penis harus dibiarkan dalam keadaan bersih dan kering,” katanya, seperti dikutip Menshealth.

Steixner juga mengatakan, tidur bugil akan mengoptimalkan produksi sperma.

“Ketika testis terlalu hangat, kualitas sperma bisa menurun. Studi di Finlandia membuktikan pakaian dalam dapat menaikkan suhu diatas suhu normal.”

Manusia membutuhkan tidur yang cukup.

Tidur nyenyak dengan durasi cukup membuat tubuh kembali segar dan membuat sel-sel meremajakan dirinya kembali.

Agar tubuh nyenyak kenakan baju tidur yang nyaman dan posisi tidur yang baik. Baju tidur ketat membuat kulit mengencang dan menekan anggota tubuh.

Disarankan untuk mengenakan baju tidur dan celana dalam berbahan halus dan berserat lebar agar tidak menyebabkan lembab pada kulit.

Dari laporan sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky.com, disebutkan bahwa tidur tanpa menggunakan celana dalam bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat. Ini disebabkan karena alat kelamin pria maupun wanita juga butuh untuk bernapas agar kadar keasaman pH seimbang.

Selain itu sirkulasi udara di area selangkangan juga harus benar-benar kering sehingga dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri yang berkembang biak disekitar alat kelamin.

Tulisan berikut mengulas dampak positif lainnya jika tidur dengan tanpa menggunakan celana dalam.

Tidur adalah salah satu kegiatan penting yang pasti Anda lakukan setiap harinya.

Menemukan cara yang tepat untuk tidur akan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Salah satunya adalah tidur tanpa mengenakan busana. Untuk budaya barat, kebiasaan ini mungkin biasa mereka lakukan saat tidur, tapi bagaimana untuk Anda yang di timur?

Seperti yang dilansir Lifehack.org, tidur tanpa busana ternyata memiliki beberapa keuntungan yakni kualitas tidur yang lebih baik. Hal tersebut jelas akan berpengaruh pada kesehatan selepas istirahat.

Tidur tanpa busana jelas tak harus memikirkan akan menggunakan pakaian atau piyama apa.

Tak menambah beban pikiran disaat tubuh sudah lelah beraktivitas akan meningkatkan kualitas tidur Anda.

Dari sisi ekonomi, Anda dapat lebih berhemat baik waktu, tenaga, dan juga uang karena tidak perlu mencuci atau gunakan jasa tukang cuci untuk membersihkan pakaian tidur.

Saat memilih untuk tidur tanpa busana, artinya Anda punya waktu lebih banyak untuk tidur karena tidak harus melepas baju untuk mandi atau menaruhnya ke tempat cucian.

Anda akan mendapatkan kualitas tidur jauh lebih lama dari saat menggunakan pakaian saat tidur.

Perasaan ini memang akan Anda dapatkan saat memilih untuk tidur tanpa busana, seperti tak ada yang menghalangi dan menghambat gerak saat tidur.

Perasaan yang bahagia dan bebas akan membuat Anda terbangun dengan bebas untuk awali hari.

Tidur tanpa busana artinya tubuh Anda dapat bernafas dengan bebas tanpa adanya halangan dari pakaian tidur.

Hal tersebut ternyata bermanfaat untuk menyehatkan dan melembabkan kulit Anda.

Untuk para pria, tidur tanpa busana akan memberikan kondisi dingin pada testis yang membuat sperma Anda jauh lebih sehat dan normal.

Untuk wanita, kondisi tidur tanpa busana akan mencegah timbulnya jamur pada vaginanya. Itu dikarenakan jamur akan mudah dicegah pada kondisi dingin.

Komentar