Tahu Kenapa Area Intim Anda “Gelap”

Penulis: Darmansyah

Rabu, 13 Januari 2016 | 14:05 WIB

Dibaca: 0 kali

Rubrik “female” dari media raksasa Inggris terbitan London, “daily mail,” hari ini Rabu, 13 Januari 2016, menulis dengan sangat menarik tentang area intim lelaki dan wanita.

Dengan nada sedikit kocak, tulisan itu mempertanyakan sekaligus menjawab kenapa area organ intim, seperti penis dan labia, atau bibir vagina, berwarna lebih gelap dari warna kulit asli Anda.

“Ada beberapa hal yang menyebabkan alat vital berwarna lebih gelap,” tulis “mail,” mengutip hasil penelitian para ahli itu.

Penyebab utamanya adalah karena pengaruh pigmentasi pada masa pubertas.

Saat pubertas, terjadi kelebihan hormon testoteron yang dapat menyebabkan penis laki-laki berwarna lebih gelap, sedangkan meningkatnya estrogen membuat labia, termasuk puting payudara, berwarna lebih gelap.

Ahli dermatologi dari Mt. Sinai Medical Center di New York, dokter Cameron Rokhsar menjelaskan, hormon seks tersebut mengatur melanosit, sel kulit yang memproduksi melanin.

Melanin adalah asam amino yang berfungsi memberikan warna pada rambut dan kulit.

Terlepas dari suku maupun ras, area organ intim seseorang sebelum masa pubertas akan lebih cerah karena pigmentasi masih rendah.

Misalnya, sejumlah orang dilahirkan dengan rambut pirang, tapi saat beranjak dewasa menjadi warna cokelat.

Rokhsar menambahkan, hormon juga bisa mempengaruhi pigmentasi saat dewasa, terutama pada wanita.

Sebagai contoh, ketika seorang wanita yang telah melahirkan melanjutkan program dengan minum pil KB, tingkat estrogennya bisa mengalami peningkatan.

Peningkatan hormon itu bisa menyebabkan pigmentasi di daerah wajah wanita, seperti bintik-bintik hitam.
“Saat hamil, biasanya juga muncul garis gelap di perut mereka,” lanjut Rokhsar.

Hal yang menyebabkan area organ intim berwarna gelap juga dipengaruhi faktor eksternal.

Sering terjadi gesekan di daerah vital itu mempengaruhi pigmentasi setelah pubertas. Rokhsar menjelaskan, ketika kulit mengalami gesekan, secara alami kulit akan berusaha melindungi diri dengan cara menebal.

Pada pria, bisa juga terjadi karena sering menggunakan celana ketat, terjadi infeksi, merasa gatal sehingga sering menggaruk alat vital.

Akan tetapi, menurut para ilmuwan, warna lebih gelap pada area organ intim juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan, yaitu diabetes.

Seorang dermatolog dari pusat layanan kesehatan Universitas Columbia di New York, Lindsey Bordone fkrmengungkapkan, jika kulit berwarna jauh lebih gelap dari kulit lainnya, bisa jadi karena kadar gula dalam darah tinggi.

Hal itu merupakan tanda Anda mengidap diabetes.

Selain itu, pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, bisa mengalami acanthosis nigricans, yaitu perubahan warna kulit di area selangkangan menjadi lebih gelap.

Seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi, juga mengatakan, “Bisa karena jamur. Area vaginanya tidak bersih. Jadi, warnanya tidak cerah.

Faktor lain bisa juga karena sering menggunakan celana terlalu ketat

Daerah organ intim menjadi lembab dan tidak mendapat udara.

Faktor lainnya, bisa oleh perubahan hormonal pada wanita.

Para ahli juga mengatakan, bibir vagina yang menghitam bisa dibuat cerah kembali atau berwarna lebih pink.

Salah satunya dengan teknologi radiofrequency.

Pengerjaan bibir vagina bisa dibarengi dengan mengencangkan otot vagina yang longgar.

Selain persoalan gelap, kondisi vagina yang kering merupakan salah satu problem seks yang banyak dikeluhkan wanita.

Walau kekeringan di organ intim ini biasanya merupakan gejala menopause, tapi nyatanya banyak juga wanita muda yang mengalaminya.

Vagina yang terlalu kering bisa membuat acara bercinta menjadi tidak nyaman bahkan menyebabkan nyeri seperti terbakar. Lagi pula, pelumasan di area ini bisa menjaga kesehatan jaringan dan mencegah infeksi.

Untuk supaya vagina basah, ia memerlukan lebih banyak rangsangan

Di adegan film romantis kita akan menyaksikan pasangan yang berciuman mesra lalu beralih ke hubungan seksual dalam waktu tiga puluh detik.

Di dunia nyata, kebanyakan wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk sesi pemanasan sebelum mereka cukup lubrikasi untuk penetrasi.

Komentar