close
Nuga Life

Sering Lupa? Nah, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jika Anda termasuk dalam orang yang pelupa, misanya dalam hal meletakkan benda-benda tertentu seperti kunci kendaraan atau ponsel  Anda  harus bersyukur

Apa alasannya?

Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa melupakan hal-hal kecil ternyata tidak menunjukkan adanya sesuatu yang salah pada otak kita.

Sebaliknya, hal ini justru menandakan bahwa otak kita sebenarnya berada dalam kondisi yang sehat dan berfungsi dengan normal.

Menurut pakar kesehatan, kemampuan mengingat kita ternyata sama sekali tidak terkait dengan kondisi kecerdasan.

Bahkan, kerap lupa justru menunjukkan bahwa otak memiliki kemampuan untuk menampung cukup banyak informasi.

Selain itu, hal ini juga menandakan bahwa otak sebenarnya sedang memilah-milah hal apa yang dianggap sebagai penting dan dianggap berguna dalam pengambilan keputusan dan melupakan hal-hal yang dianggap kurang penting.

Sebagai informasi, memori kita sebenarnya didesain bukan untuk menampung informasi dalam kurun waktu tertentu, namun untuk mengoptimalkan keputusan yang akan kita ambil di masa depan berdasarkan pengalaman yang sudah kita lalui.

Bagian otak yang bertindak dalam mengendalikan informasi jangka pendek dan jangka panjang, serta menghapus berbagai hal yang dianggap tidak penting adalah hippocampus.

Yang menarik adalah, kerap melupakan hal yang dianggap sepele atau tidak penting menandakan bahwa otak sudah melakukan tindakan yang tepat karena memilih untuk menyimpan hal-hal yang jauh lebih berguna.

Kondisi ini mirip dengan kecenderungan kita untuk mengingat zebra sebagai hewan dengan rupa garis-garis hitam putih.

Namun tidak mampu mengingat dengan detail bagaimana pola garis-garis tersebut. Sayangnya, hal ini juga bisa membuat kita cenderung lebih mudah mengingat wajah alih-alih mengingat nama.

Anda mungkin sering mengalami lupa mendadak.

Entah tiba-tiba lupa di mana meletakkan HP, lupa nama orang yang baru dikenalkan kemarin, atau, berjalan ke dapur tapi tiba-tiba bingung apa yang harus dilakukan di sana.

Terlalu sering lupa memang bisa menandakan gangguan memori.

Tapi, lupa dalam batas yang wajar sebenarnya malah bisa bikin otak lebih pintar.

Kok bisa?

Otak Anda bekerja sebagai rangkaian jaringan yang saling berkomunikasi satu sama lain setiap saat.

Lupa” bisa terjadi karena ada jeda komunikasi antar jaringan, yang mengganggu kemampuan Anda untuk fokus.

Ketika seseorang mengalami gangguan, entah berupa dering posel atau distraksi lainnya, kemampuan seseorang dalam mengingat akan menurun.

Dan ketika Anda mencoba mengingat sesuatu, otak Anda akan membentuk jaringan baru untuk membantu Anda mengingat hal yang Anda lupakan tersebut.

Korteks prefrontal yang terletak di belakang dahi, adalah bagian otak yang berperan dalam mengatur kognisi dan mengendalikan memori sesuai dengan tujuan Anda.

Di daerah ini, memori yang Anda miliki akan diubah ke dua arah, yaitu menjadi lebih kuat atau lebih lemah.

Memori yang semakin lemah inilah penyebab Anda akan mengalami hal yang dinamakan dengan lupa. Dan fakta uniknya adalah, menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Neuron, melupakan sesuatu adalah hal yang normal dan dapat membuat Anda lebih pintar.

Studi tersebut menyebutkan bahwa, tujuan memori Anda melupakan detil yang tidak penting adalah supaya otak Anda bisa membuat keputusan dengan lebih optimal, dengan cara mempertahankan informasi yang penting dan melepaskan yang dianggap kurang penting.

Proses lupa biasanya terjadi karena memori lama tergantikan oleh memori baru. Ini karena sel-sel otak baru ini terbentuk di wilayah hippocampus otak yang terkait dengan belajar hal-hal baru.

Sel-sel baru tersebut akan menimpa memori lama dan membuatnya sulit diakses.

Pertukaran memori lama dan baru inilah yang ternyata bisa membantu Anda menyesuaikan diri dengan situasi baru, serta membuat keputusan yang tepat.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena meskipun otak melupakan memori lama, otak tetap dapat mengingat gambaran besar di masa lalu yang dapat memberikan Anda kemampuan untuk belajar dari pengalaman sebelumnya dan menerapkannya dengan lebih baik pada situasi saat ini.

Jadi, jika Anda sesekali lupa meletakkan barang, hal yang baru Anda baca, atau orang yang baru Anda temui, jangan paksa otak Anda bekerja terlalu keras untuk mengingat.

Karena itu mungkin pertanda bahwa sistem memori Anda sedang melakukan apa yang seharusnya dilakukan, dan itu adalah hal yang normal.

Namun, jika Anda mengalami lupa terlalu sering dan berlebihan, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter karena ini mungkin berarti ada gangguan pada memori otak Anda.