Plus Minus untuk Perawatan Kamar Mandi

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 14 September 2017 | 08:02 WIB

Dibaca: 0 kali

Perlu kiat khusus untuk merawat kamar mandi di dalam rumah.

Sebagai alasannya adalah kelembaban

Dan butuh pelapis dinding khusus agar lapisan dinding kuat meski terkena uap atau bahkan air. Umumnya, dinding kamar mandi ditutup ubin keramik.

Agar kelembapan tidak merembes ke dinding.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan jika dinding kamar mandi ditutup cat, dikutip dari houzz.com.

Ventilasi mengatur suhu ruangan, termasuk mengantisipasi kelembaban tinggi. Anda bisa membuat jendela atau menggunakan exhaust fan. Dengan begitu, cat tembok bisa terjaga dan tidak mengembang.

Gipsum sebagai pelapis kamar mandi juga bisa digunakan, terutama jika konsepnya kamar mandi kering.

Namun ada dua hal yang sebaiknya diperhatikan; Pertama, gunakan papan gipsum tahan lembab yang relatif lebih kuat dari papan gipsum biasa.

Kedua, pastikan pemasangannya benar. Jangan sampai proses pengamplasan meninggalkan tekstur berbeda-beda. Mintalah finishing level lima untuk mendapatkan hasil terbaik.

Cat yang berkualitas baik dan tahan lama bisa ditempatkan di lokasi-lokasi khusus, seperti sekitar jendela atau permukaan lain yang sering dijadikan rak penyimpanan.

Pastikan Anda memberikan pencahayaan alami dan buatan yang cukup di kamar mandi. Jika sinar matahari mendominasi pencahayaan, sebaiknya Anda mengecek bagaimana “jatuhnya” sinar sepanjang hari.

Meski baik memiliki banyak sinar alami yang masuk ke dalam kamar mandi, namun hal ini juga dapat menegaskan kesalahan pengecatan di dalamnya.

Perhatikan, ketika mengecat langit-langit berukuran besar, pastikan pengecatan dalam satu arah yang sama.

Kamar mandi sering menjadi ruangan yang paling lembap di rumah Anda. Apalagi di beberapa rumah mungil, kamar mandi kerap tidak memiliki jendela, sehingga mengandalkan lampu sebagai penerangan.

Jika tak sering dibersihkan, area kamar mandi seperti ini akan cepat lembap dan berjamur. Berikut cara membersihkan jamur di beberap area di kamar mandi.

Rendam tirai kain atau plastik dalam seember air yang sudah ditambahkan detergen. Sebelumnya, gosok bagian yang berjamur dengan sikat gigi bekas hingga sebagian jamur terlepas.

Jika Anda masih merasa kurang bersih, masukkan tirai ke dalam mesin cuci yang ditambah dua buah handuk yang tak lagi dipakai lalu tambahkan detergen dan putarlah mesin cucinya. Serat handuk akan membantu menghilangkan noda.

Tambahkan satu sendok makan cuka untuk mematikan jamur sekaligus menghilangkan aroma jamur yang lembap di tirai Anda.

Bila tirai Anda tak bisa dicuci dengan mesin—misalnya karena permukaannya tipis, sebaiknya sikat kembali tirai dengan sikat yang halus hingga seluruh jamurnya hilang.

Siram area yang berjamur dengan karbol atau cuka. Tambahkan beberapa tetes air yang sudah dicampur dengan cairan pencuci piring, lalu sikatlah area yang berjamur tersebut.

Bilas kembali area yang berjamur dengan karbol dan air. Bila masih terdapat sisa noda jamur, bersihkan kembali dengan cairan pembersih porselen.

Jamur pada cermin sebenarnya dapat diatasi dengan cairan pembersih kaca. Dengan disemprot, lalu dilap dengan kain, jamur akan berkurang. Bila tak ada cairan pembersih kaca, Anda dapat menggunakan karbol atau cairan pel.

Setiap kali selesai digunakan, biarkan pintu kamar mandi terbuka agar udara udara dari luar mengalir masuk ke dalam kamar mandi dan mencegah timbulnya jamur.

Ada beberapa cara membersihkan kamar mandi tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Salah satunya dengan menggunakan bahan-bahan yang umumnya sudah tersedia di dapur.

Dikutip dari Bright Nest,  noda membandel di sekitar kloset bisa diatasi dengan menggunakan satu kaleng soda rasa kola.

Biarkan air soda tersebut melapisi “mangkuk” kloset selama satu jam. Asam yang ada dalam soda kola mampu menguraikan noda tersebut selama satu jam.

Setelah itu, gosok kloset dengan sikat khusus dan guyur .

Noda juga bisa terjadi akibat penumpukan mineral pada kloset Anda. Gunakan cuka putih untuk membersihkannya. Rendam kertas tisu pada cuka putih dan letakkan kertas tisu basah tersebut pada permukaan tumpukan mineral.

Biarkan kertas tisu tersebut diam di sana sepanjang malam dan guyur keesokan paginya.

Jika ingin membuat porselen Anda lebih mengilap, gunakan saja baby oil. Tuangkan beberapa tetes baby oil pada kain bersih, kemudian seka kloset porselen hingga kering dan mengilap.

Komentar