Pisang “Buah” untuk Mendorong Seks

Penulis:: Darmansyah

Senin, 13 Maret 2017 | 10:17 WIB

Dibaca: 1 kali

Makanlah pisang sebelum Anda naik ranjang untuk memulai hubungan suami istri.

Pisang?

Ya, sebuah survei yang digelar oleh aplikasi bernama Lifesum menemukan bahwa pisang dapat membantu “kesehatan” dan kelanggengan seks Anda.

Banyak  pasangan suami istri di Jerman, Perancis, Swedia, Italia, dan Amerika Serikat, memiliki kebiasaan mengonsumsi pisang sebelum berhubungan seksual.

Kandungan bromelain  yaitu kandungan enzim protease pada pisang efektif untuk meningkatkan kerja testosteron, baik pada pria dan wanita.

Selain itu, vitamin B yang tinggi pada pisang juga melepaskan hormon bahagia pada tubuh Anda.

Menurut seorang pakar nutrisi dunia,Frida Harju,  jenis makanan yang biasa dinikmati sebelum bercinta disebut dengan istilah afrodisiak.

Harju mengatakan selain pisang, cokelat dan stroberi juga ampuh sebagai makanan  pendorong hasrat bercinta atau afrodisiak.

Namun, ada beberapa jenis makanan dan buah lainnya yang juga ditemukan mujarab dalam meningkatkan gairah seksual.

Selain pisang ada madu

Madu membantu terjadinya keseimbangan hormon estrogen dan testosteron. Lalu, kandungan Boron dalam madu memberikan energi yang baik untuk performa seks.

Juga jangan lupa melon

Buah yang memiliki rasa manis dan basah ini mengandung citrulline yang mendorong pelepasan nitrogen monoksida yang melancarkan sirkulasi darah.

Alhasil, tubuh pun terasa lebih rileks dan meningkatkan gairah bercinta.

Selain itu, berhubungan seksual dengan suami atau istri merupakan cara terbaik dalam mengatasi stres.

Sebab, hubungan seks yang menyenangkan dan dilakukan secara teratur melepaskan hormon endorfin.

Hormon tersebut merupakan hormon cinta yang membuat Anda bahagia sehingga membuat Anda melupakan masalah.

Menurut Simon Rego, PSYD, seorang superviser psikolog di Adult Outpatient Clinic, AS, hubungan seksual tidak melulu menjadi jalan keluar untuk meredakan pikiran tiap kali Anda stres.

“Stres harian seperti jalanan macet, konflik pekerjaan, dan target kerja tidak bisa diselesaikan dengan stres,” ujar Rego.

Anda harus bisa memisahkan antara penyebab stres dan reaksi stres.

“Namun, stres bisa lebih reda dengan hubungan seksual,” imbuhnya.

Stres bukan sesuatu yang ajaib, kata Rego, stres tidak bisa menyelesaikan segala masalah yang dipicu oleh faktor eksternal dan lingkungan sekitar.

Menurut Rego, orang yang melampiaskan stres dengan hubungan seksual merupakan orang yang tidak bisa menyelesaikan masalah secara tuntas.

Sebab, seks bukan jalan keluar, seks hanya bisa meringankan beban pikiran tetapi bukan sihir yang membuat masalah Anda begitu saja selesai.

Kandungan bromelain  pada pisang efektif untuk meningkatkan kerja testosteron, baik pada pria dan wanita.

Selain itu, vitamin B yang tinggi pada pisang juga melepaskan hormon bahagia pada tubuh Anda.

Berdasarkan survei yang dirilis oleh majalah Self dan situs gaya hidup, Pop Sugar Network, berhubungan seksual tidak selalu membutuhkan cinta.

Namun, siapakah yang lebih mampu melakukannya? Pria atau wanita?

Hasil survei memperlihatkan bahwa delapan puluh dua persen responden wanita menikmati seks meski tidak didasari oleh cinta.

Lalu, sebanyak enam puluh tiga persen responden mengungkapkan, mereka puas dengan hubungan seks tanpa perasaan tersebut.

Pepper Schwartz, PhD, seorang profesor sosiologi di Washington University, Seattle, mengatakan bahwa tren wanita berhubungan seks tanpa perlu menjalani hubungan sudah menjadi hal yang normal.

Schwartz menambahkan bahwa seks tanpa perasaan ini tak selalu membuat wanita bahagia.

Komentar