Pencahayaan Ruang di Rumah Anda

Penulis:: Darmansyah

Minggu, 6 April 2014 | 08:16 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda mengabaikan pencahayaan di rumah? Jangan! Cobalah Lengkapi rumah Anda dengan pencahayaan yang tepat Entah itu di ruang-ruang “transisi”, lorong, ruang keluarga maupun ruang makan.

Desainer Estee Stanley mengingatkan kepada Anda tentang kesadaran untuk pemilihan pencahayaan yang tepat merupakan hal penting.

Tidak hanya penampilan sebuah ruangan, nuansa dan mood di ruangan tersebut akan sangat dipengaruhi oleh pencahayaan.

Dengan pengetahuannya yang luas tentang pechayaan desainer itu memberi panduan mudah bagi Anda yang ingin memilih pencahayaan, entah itu di ruang makan atau di mana saja di rumah Anda.

“Ketika memilih lampu untuk ruang-ruang makan,” misalnya, Stanley mengungkapkan,” tentang penciptaan mood bagi pengalaman menyantap makanan adalah hal penting,”

“Secara pribadi, saya menggunakan ukuran dan gaya meja makan sebagai titik mula bagi jenis pencahayaan pilihan saya.”

Stanley juga mengatakan perlunya menyeimbangkan skala dan proporsi antara lampu di ruang makan dengan ukuran ruang tersebut. Hal ini memberikan banyak keuntungan, misalnya seluruh ruangan bisa mendapat cahaya seimbang, dan tidak ada sudut gelap di ruangan.

Lantas, bagaimana dengan gaya lampu tersebut?

Di restoran-restoran, Anda tentu menyadari penggunaan lampu gantung dramatis yang mempercantik ruangan dan membuat kegiatan menyantap makanan jadi lebih istimewa. Menurut Stanley, Anda juga bisa membawa hal ini ke ruang makan di rumah.

“Menggunakan chandelier (lampu gantung) dramatis di pusat meja merupakan cara elegan dan chic untuk menyatukan seuruh ruangan bersama sekaligus menyediakan cahaya yang cukup di atas meja,” ujarnya.

Namun, jika enggan menggunakan lampu gantung klasik dan dramatis, Stanley mengajak Anda mencoba mengelompokkan beberapa lampu gantung dengan ketinggian berbeda untuk menarik perhatian ke pusat meja. Cara ini bisa membuat meja makan dan lampu tersebut menjadi titik fokal ruang makan.

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan lampu-lampu dinding untuk menonjolkan hiasan dinding, cermin, maupun sekadar untuk membuat ruang makan tampak lebih gaya.

Cermin bisa memantulkan cahaya temaram dari pencahayaan yang memang dikhususkan untuk membangun mood di ruang makan.

Biasanya ruang makan sering menggunakan warna putih. Tidak hanya ruang makan, bahkan di rumah, mulai dari ruang tamu hingga kamar tidur dan kamar bayi merupakan pilihan paling bijak. Dikatakan demikian, terutama, jika sang pemilik rumah mudah bosan atau enggan mengikuti tren yang sedang digandrungi publik.

Sayangnya, penggunaan warna putih butuh komitmen. Tanpa perawatan yang memadai, seprai, penutup kursi, dan barang-barang lain berwarna putih akan berubah jadi kekuningan.

Country Living memberikan berbagai cara membuat barang-barang berwarna putih di rumah Anda tetap cemerlang dan tidak berubah jadi kekuningan. Berikut ini cara-caranya.

Pertama-tama, pastikan kain pelapis sofa atau jok di rumah Anda kuat menghadapi noda. Caranya, gunakan pelapis sofa komersial yang dijual di pasar-pasar swalayan. Jika terlanjur terkena noda sebelum diberikan pelapis, gunakan tepung maizena, garam, atau penghilang noda komersial untuk membersihkan noda. Menghubungi pembersih profesional juga bukan ide yang buruk.

Kedua, jaga dinding putih Anda tetap bebas noda dengan air. Country Living menganjurkan Anda menggunakan campuran air sambun lembut bagi noda membandel.

Sayangnya, hal ini juga berpotensi merusak dinding. Gunakan produk-produk serbaguna, seperti Magic Eraser untuk mempertahankan kebersihan dinding tanpa merusaknya.

Terakhir, jaga seprai Anda tetap cemerlang. Para ahli menganjurkan Anda menghindari penggunaan pemutih untuk membersihkan seprai. Selain bisa memicu alergi, serat pun bisa mudah rusak. Cobalah menggunakan pembersih dengan dasar oksigen.

Kemudian, hindari mengeringkan seprai dengan temperatur tinggi. Berulang kali mengeringkan seprai dengan panas rupanya bisa membuat seprai jadi kekuningan. Biasakan mengeringkan seprai dengan alami atau diangin-anginkan saja.

sumber: domaine, Elle.com dan houzz.com

Komentar