Mudah Kok, Menghadirkan Rumah Idaman

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 21 Juni 2016 | 10:05 WIB

Dibaca: 0 kali

Rumah idaman?

Ya, kenapa tidak!

Dan Jolie Kerr, seorang penulis buku terkenal, yang juga seorang pemerhati perumahan,  punya ide menarik untuk mewujudkannya.

“Ubah kebiasaa Anda dan rumah idamanb akan datang,” tulis majalah “idea,” edisi terbarunya.

Dengan mengubah kebiasaan  rumah yang lebih bersih, nyaman, dan sesuai impian bisa diwujudkan.

Jolie sadar, mengubah kebiasaan memang tidak semudah membalik telapak tangan.

Namun, setidaknya hal tersebut menjadi langkah awal yang lebih baik bagi rumah dan pemiliknya.

Ia merunut  kebiasaan baik yang bisa di mulaiuntuk mendapatkan  rumah yang lebih asri.

“Tidak perlu melakukan semuanya sekaligus,” katanya.

Selangkah demi selangkah lebih berarti ketimbang tidak melakukan apapun.

Pertama adalah membenahi tempat tidur, melipat selimut, dan menata kembali bantal-bantal segera setelah bangun pagi.

Menurut Jolie, membenahi tempat tidur membuat kamar terlihat lebih rapi dan Anda pun lebih nyaman.

Jika tidak mau repot, Jolie memberi saran agar Anda hanya menggunakan seprai, comforter, sejenis selimut empuk, dan bantal.

Setiap pagi, Anda hanya perlu mengembalikan comforter dan bantal ke posisi semula. Kedua, letakkan cucian kotor dalam keranjang cucian, bukan ke lantai kamar.

Meski terdengar sederhana, namun coba perhatikan kebiasaan Anda setiap pulang kantor atau bepergian. Begitu lelahnya, Anda bisa melempar pakaian begitu saja sebelum mandi atau berganti baju.

Anda akan menghemat banyak waktu dan tenaga jika sejak awal meletakkan, atau bahkan melempar, pakaian Anda ke keranjang cucian.

Ketiga, perhatikan ruang tamu. Rapikan meja kopi yang biasanya berisi tumpukan buku atau majalah. Tumpukan buku tersebut bukan masalah, tetapi Anda hanya perlu membuatnya tampak rapi.

Kemudian Anda juga bisa hilangkan debu di permukaannya. Ini merupakan cara cepat membuat perubahan besar dalam rumah.

Jangan lupa, segera gunakan penyedot debu untuk menghilangkan debu yang sudah terkumpul.

Keempat, segera lap permukaan bak cuci piring setelah Anda menggunakannya. Lakukan hal ini terutama setelah memasak masakan penuh lemak dan berminyak.

Hal yang sama juga berlaku bagi permukaan bak wastafel di kamar mandi. Gunakan spons mikro untuk menghilangkan bekas-bekas pasta gigi. Spons jenis ini akan menghilangkan sisa pasta gigi tanpa merusak lapisan porselen.

Kelima, biasakan juga membersihkan rontokkan rambut di dalam kamar tidur, kamar mandi, dan ruang-ruang lain dalam rumah dengan menggunakan pembersih vakum.

Hal yang sama juga berlaku bagi permukaan bak wastafel di kamar mandi. Gunakan spons mikro untuk menghilangkan bekas-bekas pasta gigi. Spons jenis ini akan menghilangkan sisa pasta gigi tanpa merusak lapisan porselen.

John McLaughlin, seorang arsitek,  sepertinya paham betul tentang bagaimana rumah idaman itu.

Ia memiliki tempat tinggalnya dan menjadikannya  proyek untuk mengembangkan ide menariknya itu.

Misalnya,saat  ia memiliki rumah di pinggiran kota Dublin, Irlandia, rumah tersebut kental dengan nuansa kayu yang teduh dan sekitar rumahnya juga dikelilingi taman yang membuat udara di sana sejuk.

McLaughlin kemudian menyatukan hubungan antara interior rumahnya dan taman di sekitar rumah.

Maka dari itu, dia kemudian menambahkan pintu geser ke kerangka kayu rumahnya agar tujuan tersebut tercapai.

Oleh karena itu rumah ini kemudian dinamakan ‘Open House’.

Tujuannya untuk menciptakan sebuah rumah yang terang, memiliki nuansa hangat, dan langsung terhubung dengan taman sehingga anak-anaknya bisa bermain dengan mudah baik di dalam maupun di luar rumah.

“Saya ingin menikmati sensasi kombinasi ruangan dan cahaya, serta menghilangkan batasan antara dalam dan luar rumah,” ujar McLaughlin.

‘Open House’ terletak di sebidang tanah yang dikelilingi taman. Lantai dasar rumah dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi ruang terbuka dengan jendela berbingkai tinggi memenuhi sudut-sudut ruangan.

Seluruh bagian fasad rumah dibuat mengkilap dengan tambahan pintu geser membuat keluarga McLaughlin dengan mudahnya bercengkrama di teras atau belakang rumah.

Jendela besar dan tinggi juga berguna untuk membuat banyak cahaya matahari masuk ke dalam rumah.

Layanan dan penyimpanan dalam rumah ini dibangun ke dalam dinding yang membentang keluar dari satu sisi rumah ke rumah sebelah dengan lemari dibangun di bawah tangga sebagai tambahan sarana penyimpanan.

Kerangka rumah dan pembungkus yang berbahan kayu mengimbangi jendela-jendela besar di dalam rumah.

“Saya ingin rumah ini memiliki keterbukaan dan pencahayaan yang baik. Jendela serta kerangka kayu dapat merealisasikan itu semua,” kata McLaughlin.

Awalnya, McLaughlin sama sekali tidak mengerti tentang kayu karena ia belum pernah membangun rumah dengan nuansa kayu yang begitu erat. Struktur utama rumahnya itu ia serahkan kepada kontraktor spesialis.

Kerangka jendela dan pembungkus bagian luar dibuat dari kayu iroko. Sementara lantai di seluruh rumah dipoles batu gamping hitam dengan jejak fosil terlihat di permukaannya.

Ada empat kamar tidur yang ditempatkan di sudut-sudut lantai atas dengan dua kamar mandi berada di puncak tangga.

Sementara bagian luar rumah dibuat dinding pembatas dengan pasir putih untuk tetap menjaga konsistensi ruang eksternal.

 

Komentar