Mengatur Cahaya Ruangan Lebih Nyaman

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 10 Agustus 2017 | 15:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Siapa yang bisa membantah intensitas cahaya matahari di dalam ruangan tidak  menyehatkan

Namun begitu, sinar matahari juga dapat mengganggu jika intensitasnya terlalu besar menyergap ruangan.

Tak hanya menyilaukan, kondisi di dalam rumah pun menjadi terkesan menggerahkan.

Makana, jika kamar seperti itu, Anda bisa melakukan beberapa  trik .

Saat sinar matahari sangat terik, Anda bisa menutup kerai tersebut, namun sinar matahari tetap dapat masuk melalui celah pada kerai.

Selain itu perlu juga diperhatikan warna dinding.

Upayakan untuk menggunakan warna selain putih.

Jangan mewarnai semua dinding dengan warna putih karena sifatnya merefleksikan cahaya. Ataupun warna yang dapat menyerap panas.

Tanaman rambat di dinding luar cukup tepat mengatasi intensitas cahaya. Tanaman ini mencegah sinar matahari menerpa kamar secara langsung.

Buka jendela sedikit saja lalu nyalakan kipas angin untuk mengeluarkan hawa panas dari dalam kamar.

Penempatan lampu atau pencahayaan bisa memberi pengaruh yang cukup besar dalam tampilan interior rumah.

Baik itu lampu standar, lampu taman, lampu lantai, lampu meja atau chandelier, dapat mengubah suasana ruangan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, teknik pencahayaan juga menjadi elemen penting saat menata ruangan, di samping penempatan furnitur, perabot rumah dan hiasan.

Beda ruangan, berbeda pula lampu atau pencahayaan yang digunakan.

Lampu sentral, atau lampu yang dipasang pada langit-langit di tengah ruangan dan dikombinasikan dengan lampu pada sudut ruangan sesuai untuk ruang tamu atau ruang keluarga.

Lampu meja juga bisa jadi alternatif yang tepat.

Sebaiknya jangan terlalu banyak menempatkan lampu, jika ingin cahaya tambahan, buatlah yang natural.

Misalnya dengan menempatkan cermin besar, yang akan membantu menggandakan cahaya dari lampu yang direfleksikannya.

Jika Anda memiliki patung pajangan atau lukisan, tonjolkan dengan memasang lampu fokus umumnya dipasang di sudut bingkai atau tepat di atas lukisan.

Ingin ruangan tampak lebih mewah, gunakan lampu chandelier dengan cahaya kejinggaan. Tak perlu lampu dengan model antik atau vintage.

Sesuaikan dengan desain interior keseluruhan rumah.

Kamar tidur adalah area paling pribadi di rumah Anda. Di sinilah Anda dan keluarga istirahat dan bersantai setelah seharian kerja.

Pastikan lampu yang digunakan tidak terlalu terang dan menyilaukan. Mood-lighting yang cahayanya bisa diatur (redup, terang, sangat terang) sangat cocok untuk area ini.

Pasang juga lampu tambahan, seperti lampu meja berbentuk lilin atau yang memiliki tudung yang bisa dinyalakan saat Anda menginginkan mood yang hangat atau romantis di kamar tidur.

Cahaya yang terang sesuai untuk dapur, karena inilah area di mana Anda harus mengerjakan tugas rumah tangga paling penting; memasak.

Anda tentunya tidak mau jari teriris pisau, masakan terlalu matang atau ayam gosong saat dipanggang karena penglihatan yang kurang jelas akibat minimnya pencahayaan. Pilihlah lampu neon bercahaya putih terang.

Tempatkan juga lampu di bawah kabinet agar memudahkan Anda mencari peralatan masak.

Seperti halnya dapur, ruang belajar atau ruang kerja juga harus mempunyai cahaya yang terang.

Bahkan Anda disarankan menempatkan lampu meja untuk membantu

Selama ini kita memang selalu dianjurkan untuk memaksimalkan masuknya pencahayaan alami ke dalam rumah.

Namun ternyata, selain menjadi panas, sinar matahari yang berlebih akan membuat bagian dalam rumah terlalu terang.

Nah, agar terhindar dari silaunya cahaya yang tidak menyehatkan mata, ada baiknya Anda melakukan hal ini.
Menggunakan cat warna putih pada dinding sangatlah dianjurkan untuk rumah-rumah di negara tropis.

Untuk meminimalisir pantulan sinar matahari, sebaiknya jangan pulaskan warna tersebut ke seluruh dinding rumah Anda, terutama pada kamar tidur yang membutuhkan kesejukan.

Lebih baik, padukan warna putih dengan beberapa warna lain di dinding rumah yang banyak mendapatkan intensitas matahari.

Misalnya putih dengan lavender atau turquoise yang spektrumnya lebih gelap dan menyerap cahaya. Dengan begitu, ruangan pun akan terhindar dari panas dan juga sinar yang terlalu terang.

Nah, untuk ruangan tertentu yang membutuhkan banyak intensitas cahaya seperti dapur dan kamar mandi, Anda diperkenankan menggunakan putih yang berpadu dengan warna terang lainnya.

Misalnya, kuning serta warna turunannya, oranye, atau pun hijau

Komentar