Ketika Gaya Bohemian Jadi Pilihan Anda

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 16 November 2016 | 15:01 WIB

Dibaca: 2 kali

Anda tentu mengenal atau pernah gaya desain  urban, minimalis, dan skandinavian

Ya desain itu merupakan pilihan untuk pentaan ruang di rumah-rumah modern masa kini.

Tapi apakah Anda juga pernah mendengat  gaya interior bohemian yang juga sedang menjadi tren.

Kalau iya apakah Anda tahu bagaimana penataan interior dengan gaya ini?

Banyak orang yang bisa menyebutnya, tapiyang tak tahu  secara detail tentang apa dan bagaimana gaya desain ini diaplikasikan sehingga membuat rumah Anda nampak terlihat menarik dan teduh.

Gaya bohemian atau yang dikenal dengan istilah ‘boho style’ ini sebenarnya merupakan gaya khas kaum Hippie yang lahir pada penghujung tahun enam puluhan di mana mereka hadir akibat perang Vietnam yang berkepanjangan.

Yang menarik, kaum ini juga memiliki penampilan yang khas dengan pakaian longgarnya yang menunjukkan kedekatan mereka dengan alam.

Selanjutnya gaya Bohemian ternyata berkembang menjadi style dekorasi rumah yang menarik.

Konsep ini pun sangat kaya akan penggunaan warna, tekstur, dan berlapis sehingga tiga aksen dasar tersebut memberikan rasa santai dan riang – sangat tepat jika dijadikan ruangan untuk meditasi atau yoga.

Karakteristik utama dari dekorasi bohemian tidak mengikuti skema warna, atau menggabungkan semua warna.

Pemilihan warna pun cenderung lembut dengan tone yang bersahaja. Sehingga, ruangan dengan konsep ini akan menenangkan.

Beberapa material yang dijadikan furnitur atau aksen ruangan biasanya berbahan alami, mengkilap, dan licin.

Furnitur pada dekorasi bohemian sendiri merupakan campuran yang bersifat eklektik antara barang antik dan bergaya vintage.

Furnitur dan aksesori tentunya harus mampu bercerita tentang orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Kotak hiasan, buku unik, pernak-pernik, dan suvenir wisata juga dapat memberikan sentuhan bergaya bohemian.

Begitu juga dengan dekoasi tanaman di rumah, baik yang digantung maupun yang disimpan dekat ruang tamu.

Bila didesain dengan paduan akses aksesoris bergaya bohemian maka tanaman tersebut juga akan menguatkan gaya Bohemian di rumah Anda..

Bagian eksterior rumah bergaya bohemian memang berbeda dengan rumah bergaya umum lainnya.

Bagian jalan setapak yang terbuat dari pavling block bisa menjadi tampak berbeda, saat dipadukan dengan keset yang warna-warni.

Bohemian memberikan kesan sederhana dan natural.

Pada tempat tidur berwarna putih yang dikenal sebagai warna netral seperti tampak pada gambar, agar aksen bohemiannya terlihat kuat, maka Anda juga bisa menambahkannya dengan kain bermotif batik.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa bohemian merupakan paduan vintage dengan pemilihan tone yang tenang dan lembut.

Contoh ruang tamu bergaya bohemian ini memilih warna-warna terang dan lembut. Mulai dari wana merah pada karpet hingga sofa beludru yang sangat lembut.

Jika selama ini teras identik menerapkan kursi lipat yang mudah digeser, untuk boho style, konsep teras dibuat tampak elegan.

Karpet yang bermotif dengan warna dasar hijau sangat sepadan dengan warna bantalan kursi dan juga warna putih pada dinding dan tirai. Kesan alaminya pun jadi sangat kuat.

Bagi Anda yang memiliki rumah dengan dua lantai yang terbuka tanpa dibatasi dinding, ternyata juga bisa terlihat menarik dan penuh warna.

Seperti pada gambar ini, kursi-kursi dengan berbagai warna berhasil membuat harmoni dari perpaduan warna yang ada pada sofa, karpet, dan aksesoris di sekitarnya.

Gaya bohemian ini memang mengesankan bertolak belakang dengan gaya minimalis yang terlihat rapi dan tertata, desain interior bohemian justru memperlihatkan kesan tak beraturan, namun di situlah ciri khas dan letak keunikan desain ini.

Desain ini memadukan dua konsep, yaitu vintage dan shabby chic yang dikombinasikan dengan unik. Tak ada aturan dalam menerapkan konsep ini, tetapi ada beberapa komponen penting yang tak boleh Anda tinggalkan.

Tambahkan tanaman hias di dalam ruangan untuk memperkuat nuansa bohemian.

Anda bisa menggunakan tanaman terarium tanaman hias dalam bejana kaca atau tanaman hijau dalam pot. Letakkan atau gantungkan tanaman di pojok-pojok ruangan.

Gunakan warna-warna cerah, karena gaya bohemian identik dengan tabrak warna-warna cerah. Warna gelap akan terlihat ‘mati’ untuk gaya interior bohemian.

Warna putih atau warna cerah akan menjadi latar yang cantik untuk berbagai pernak-pernik dengan motif ramai atau warna yang ceria.

Beberapa contoh warna seperti pink, merah, turquoise adalah warna yang playful dan cocok untuk gaya bohemian. Anda bisa gunakan warna ini untuk bagian dinding dipadukan pernak-pernik lain berwarna terang.

Konsep bohemian biasanya tidak memiliki keteraturan, Anda bisa dengan bebas mencampur beragam tekstur dalam satu ruangan.

Misalnya, meletakkan linen di sebelah besi atau kayu, atau meletakkan tembaga di atas warna terang lalu tata menjadi satu kesatuan. Semakin beragam tekstur dalam ruangan, nuansa bohemian semakin terasa.

Gaya bohemian identik dengan kesan santai, comfy, dan akrab.

Anda bisa membangun suasana tersebut dengan menambahkan banyak bantal duduk di lantai, ataupun kursi rendah dengan jok di samping sofa. Bisa juga menambahkan meja pendek untuk menaruh buku atau minuman.

Gaya bohemian identik juga dengan motif garis-garis dan geometri dengan warna-warna cerah seperti pink, merah, tosca, kuning, oranye yang playful. Tabrak warna? Tak masalah.

Pastikan Anda melengkapi interior dengan komponen ini, misalnya pada sofa, bantal, atau karpet.

Tampilan bohemian identik dengan ketidakteraturan. Namun bukan berarti Anda tidak menatanya sama sekali.

Misalnya, Anda dengan menaruh tumpukan bantal sofa sembarang namun tetap terkonsep sehingga tidak terlalu terlihat semrawut. Atau, bisa saja menaruh kain bemotif di atas sofa Anda secara diagonal.

Komentar