Ketika Anda Ingin Dapur “Master Chef”

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 23 November 2016 | 09:35 WIB

Dibaca: 2 kali

Meinginkan dapur seperti yang dimiliki para “master chef?”

Jawabannya, seperti ditulis laman situs “hoazz,” nggak sulit-sulit amat asal Anda tahu caranya.

Menurut “hoazz,”  salah satunya adalah menghadirkan  baja anti-karat untuk mengesankan “kemewahan” yang “wuah.”

Ingat,   di dapur-dapur para profesional atau master chef  peralatan dapur hitam dan putih yang mengilap mulai menarik perhatian.

Dan apakah Anda salah satu yang memilih menggunakan baja anti-karat sebagai tema di dapur rumah?

Nah begini cara mengaksentuasikan dapur “mewah” iniagar terus  terlihat

Selain tampak halus, permukaan yang tidak keropos dari baja anti-karat menghalangi pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lain.

Hal tersebut adalah alasan mengapa baja anti-karat begitu banyak digunakan di dapur profesional.

Sayangnya, tidak berarti karat dan noda dapat dicegah.

Para ahli di North American Association of Food Equipment Manufacturers mengatakan, jika pelindung pada permukaan baja anti-karat tergores dengan sikat kawat, kemudian terjadi kontak dengan air atau terkena klorida dari pembersih rumah tangga, maka baja anti-karat menjadi rentan terhadap kerusakan.

Untuk perawatan yang aman dan pembersihan, mulailah dengan alat yang tepat. The European Stainless Steel Development Association, atau ESDA, menyarankan menggunakan spons lembut dan kain microfiber.

Jangan membersihkan dengan sikat baja yang bisa membuat goresan. Sebaliknya, pilih bantalan dari plastik untuk pekerjaan yang sulit.

Saat membersihkan peralatan atau permukaan furnitur baja anti-karat, ikuti arah garis-garis tipis yang ada pada permukaan tersebut. Dengan demikian, potensi goresan bisa diperkecil.

Pendekatan lainnya untuk membersihkan baja anti-karat, rendam kain dengan cuka putih murni atau minyak zaitun. Kemudian, seka permukaan baja anti-karat dengan satu arah mengikuti garis-garis tipis.

Untuk membersihkan wastafel baja anti-karat, tuangkan soda pada kain penyerap, kemudian seka hingga kering.

Ingat pula dapur yang didominasi warna  putih atau sedikit aksen kayu bisa tampak membosankan.

Hindari terjebak dalam pandangan bahwa tampilan dapur hanya bisa diubah dengan mengganti warna dinding.

Untuk membuatnya lebih “segar” dan terkesan “baru”, ada cara lain yang lebih mudah dan ringkas ketimbang harus mengecat dinding.

Anda harus tahu tentang pencahayaan. Misalnya, warna lampu bisa mengubah banyak hal, termasuk suasana di dapur.

Selain warna lampu dan jumlah lampu, “rumah lampu” juga memberikan kesan berbeda.

Pasang “rumah lampu” yang memiliki corak atau warna kesukaan Anda. Kemudian, buka lemari dapur, buat jadi open cabinet, dan berikan pencahayaan di atasnya.

Mick De Giulio, seorang desainer, mengingatkan  setiap dapur  hendaknya memiliki satu elemen unik yang mampu menarik penghuni ke dalamnya.

Kemudian Anda juga bisa memasukkan warna dengan menggunakan perlengkapan memasak atau elektronik berwarna menarik. Cara ini selain praktis juga unik dan menarik.

Anda  enggan mengganti warna dinding?

Kalau enggan mengubah warna dinding berikan perubahan besar pada  lantainya.

Desainer William Diamond dan Anthony Baratta mengubah lantai sebuah dapur di apartemen Manhattan, New York dengan warna biru terang.

“Pelanggan kami, pasangan 40 tahunan dengan dua anak perempuan yang masih kecil, ingin sesuatu yang meriah dan kekinian, namun mereka tetap ingin mengingat masa lalu,” ujar Diamond.

Alhasil, Diamond mempertahankan dinding berwarna putih dan hanya mengubah lantainya.

Warna mencolok juga bisa Anda sapukan pada bagian dalam lemari dapur. Baik itu lemari dapur biasa, seperti open cabinet, atau lemari dapur dengan daun pintu yang terbuat dari kaca.

Bagian dalam beberapa alat di dapur yang memiliki warna mencolok bisa memberikan kejutan tersendiri.

Cara lain yang tidak kalah mudah adalah menggunakan tempat duduk berwarna mencolok.

Anda hanya perlu membeli beberapa tempat duduk berwarna terang, kemudian menaruhnya di sekeliling meja makan atau pojok-pojok dapur.

Desainer Philip Gorrivan menggunakan cat berwarna hijau toska mengilap untuk menghias plafon dapur.

“Saya tidak pernah mengabaikan plafon. Terlalu banyak ruang untuk disia-siakan,” ujar Gorrivan.

Anda pun bisa meniru Gorrivan dan desainer-desainer lain. Bagaimana, tertarik melakukannya?

Untuk Anda tahu segala yang berada di atas bagian dapur akan menjadi representasi hal-hal yang terang, ringan, dan cerah.

Selain merupakan dikotomi visual, proyek perubahan konsep dapur ini juga mengungkapkan kesederhanaan.

“Hal terkeren mengenai dapur ini adalah menjadi benar-benar cerdas dengan material dasar,” ujar Quattrone.

Ungkapan ‘ukuran adalah segalanya’ tidak bisa diterapkan di dalam dapur. Anda tidak membutuhkan ruang besar untuk membuat ruang tersebut berfungsi dengan baik dan nyaman.

Jika masih ragu, ada cara mudah membuat dapur mungil jauh lebih nyaman dan fungsional.

Seorang chef terkenal Mario Batali pernah mengatakan, “Hanya yang tidak bisa memasak akan menyalahkan peralatan masak. Saya bisa membuat semua masakan di restoran saya dengan pemanggang listrik tidak bagus dan oven biasa.”

Komentar