Kehilangan Pasangan Percepat Kematian?

Penulis: Darmansyah

Jumat, 11 Mei 2018 | 08:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Para duda dan janda harus berhati-hati.

Meninggalnya suami atau istri tidak cuma bikin jiwa terguncang, tetapi juga meningkatkan risiko kematian.

Kematian menjadi peristiwa memilukan yang begitu membekas bagi jiwa kita. Apalagi bila yang pergi meninggalkan kita adalah pasangan hidup.

Bahkan, studi terbaru mengungkap bahwa meninggalnya suami atau istri tidak cuma bikin jiwa terguncang. Namun, juga meningkatkan risiko kematian bagi pasangan yang masih hidup.

Menurut penelitian yang terbit di Psychoneuroendocrinology, hal itu berkaitan dengan munculnya potensi penyakit kardiovaskuler saat masa berkabung.

Hasil itu didapat setelah para peneliti menganalisis kondisi responden yang pasangannya baru meninggal.

Kematian menjadi peristiwa memilukan yang begitu membekas bagi jiwa kita. Apalagi bila yang pergi meninggalkan kita adalah pasangan hidup.

Bahkan, studi terbaru mengungkap bahwa meninggalnya suami atau istri tidak cuma bikin jiwa terguncang. Namun, juga meningkatkan risiko kematian bagi pasangan yang masih hidup.

Menurut penelitian yang terbit di Psychoneuroendocrinology, hal itu berkaitan dengan munculnya potensi penyakit kardiovaskuler saat masa berkabung.

Apa yang tersisa setelah kematian pasangan Anda adalah kenangan.

Alih-alih menyimpannya sendiri, Anda dapat berbagi kenangan dengan orang-orang di sekitar Anda.

Kenangan adalah bagian abadi dari apa yang Anda dan pasangan Anda miliki dalam hidup Anda, sehingga hargailah memori ini.

Fokus pada kenangan yang indah akan membantu Anda mengatasi rasa kehilangan Anda. Ini adalah cara yang baik untuk memulai proses penyembuhan Anda.

Anda mungkin menemukan kenyamanan dengan melakukan penghormatan terhadap hidup pasangan Anda.

Anda dapat menanam pohon jika pasangan Anda mencintai alam, memainkan karya musik atau mendengarkan musik yang pasangan Anda sukai, atau membuat buku kenangan atau buku berisi gambar yang menggambarkan hidup Anda bersama-sama.

Kelilingi diri Anda dengan kenangan positif dengan menaruh gambar di sekitar rumah.

Perasaan kehilangan dan kesedihan dapat menyebabkan kelelahan.

Hal ini bisa mempengaruhi kemampuan Anda dalam berpikir jernih dan membuat keputusan penting.

Selain itu, Anda mungkin merasa lesu sebagai akibat dari terlalu banyak rasa sakit, menangis dan jarang makan.

Agar Anda bisa sembuh dengan benar, Anda perlu mengurus diri Anda sendiri. Ini berarti Anda harus banyak beristirahat, makan makanan yang seimbang dan kurangi aktivitas Anda sebanyak mungkin.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang bisa tersenyum ketika mereka menjelaskan tentang hubungan dengan pasangan mereka pada enam bulan setelah kematian akan lebih bahagia dan lebih sehat daripada mereka yang hanya mengekspresikan kesedihan, ketakutan dan kemarahan.

Bahkan, memikirkan kenangan bahagia dapat membantu Anda sembuh dari rasa duka.

Meskipun sulit untuk melakukannya, cobalah untuk fokus pada kenangan baik dan bersama dengan emosi positif tentang hubungan Anda sehingga Anda dapat melindungi jiwa Anda dan membantu Anda menemukan ketenangan pikiran.

Ini tidak berarti bahwa Anda tidak merasa sedih atau tidak mencintai pasangan Anda, justru ini menandakan bahwa Anda dapat menerima kenyataan dan mengatasi rasa duka Anda lebih baik.

Jika Anda membutuhkan simpati, jangan ragu untuk meminta dukungan dari teman-teman dan kerabat yang akan memberikan pengertian seperti yang Anda butuhkan.

Jika ada komunitas pendukung di daerah Anda, Anda dapat bergabung.

Anda juga perlu menghindar dari orang-orang yang kritis atau mereka yang mencoba untuk menghalangi Anda dari merasa berduka seperti mengatakan kepada Anda bahwa “waktu menyembuhkan semua luka” atau “Anda akan mendapatkan lebih baik dari dia” atau “Anda hanya perlu sering tersenyum.”

Orang-orang yang mendorong Anda untuk menjadi diri sendiri dan mengakui perasaan Anda, baik bahagia atau sedih, adalah orang-orang yang Anda butuhkan saat ini.

Anda memiliki hak untuk mengekspresikan kesedihan Anda dan Anda harus mengekspresikan kesedihan Anda.

Perasaan berduka bukanlah suatu peristiwa tetapi proses.

Pada awalnya, sulit bagi Anda untuk menyembuhkan rasa duka sehingga Anda harus bersabar.

Anda dapat menghargai kenangan Anda bersama dengan pasangan Anda tetapi selalu ingatkan diri Anda sendiri bahwa Anda harus terus menjalani hidup walau orang yang Anda cintai telah meninggalkan kehidupan ini.

Komentar