Kamar Mandi Apik dan Trik Perawatannya

Penulis: Darmansyah

Selasa, 6 Februari 2018 | 10:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Kamar mandi?

Ya, masalah perawatan kamar mandi seperti tak habis untuk dibicarakan

Bagian-bagian apa yang terlintas dalam pikiran Anda ketika akan membersihkan atau menguras kamar mandi selain lantai, dinding, bak mandi, toilet, dan wastafel?

Aksesori kamar mandi seperti tempat sabun, tempat sikat gigi, dan sikat toilet sering terlewatkan dari rutinitas membersihkan kamar mandi, padahal objek-objek tersebut juga tidak kalah penting dibersihkan.

Tips dalam artikel ini menunjukkan cara membersihkan masing-masing perlengkapan kamar mandi tersebut.

Kenakan sarung tangan sebelum menggunakan produk pembersih berbahan kimia dan lakukan tugas ini dengan pintu dan jendela kamar mandi terbuka untuk melancarkan sirkulasi udara.

Di antara semua aksesori kamar mandi, tempat sikat gigi merupakan salah satu yang paling penting dibersihkan.

Kuman di tempat sikat gigi, baik berupa gantungan maupun wadah, bisa berpindah ke bulu-bulu sikat gigi yang kemudian berpindah ke dalam mulut Anda.

Jika tempat sikat gigi Anda berupa wadah yang berdiri sendiri, cucilah secara rutin sebagaimana Anda mencuci piring.

Sedangkan untuk membersihkan gantungan sikat gigi yang menempel di dinding, Anda perlu menggosoknya memakai sikat gigi bekas yang dibasahi air sabun air untuk menjangkau lekukan dan celah-celahnya.

Lakukan pemeliharaan kamar mandi secara rutin.

Paling tidak ada dua aktivitas perawatan rutin kamar mandi yang harus dilakukan, yakni perawatan sehari-hari dan pemebersihan besar seminggu sekali.

Menggosok dinding maupun lantai kamar mandi dengan karbol ataupun cairan pembersih lain.

Setelah itu, bilas  dengan air bersih agar  tidak ada kotoran atau lumut yang telanjur terakumulasi dan sulit dibersihkan.

Gunakan cairan pembersih secukupnya. Bila berlebihan, kuman pembusuk pada saluran air dan septic tank akan mati sehingga proses pembusukan kotoran tak berjalan sebagaimana mestinya.

Akibatnya, saluran air Anda akan terhambat, cepat penuh, dan sebagainya. Bila mungkin, pilih cairan pembersih yang ramah lingkungan, tidak berbau, dan tidak mematikan bakteri pembusuk di saluran air.

Pembersihan besar seminggu sekali meliputi membersihkan kloset dan menguras bak air.

Kloset, tuang sedikit pemutih ke dalam kloset, atau perciki dengan bubuk pembersih yang cocok, sikat dengan sikat kloset.

Setelah itu, bilas sikat kloset dengan air sabun panas. Bersihkan dudukan kloset dengan cairan desinfektan, siram dengan air.

Bak air, bila ada bagian yang kotor, siram dengan  air sepanas mungkin selama beberapa saat agar mudah dibersihkan, lalu sikat, bilas sampai bersih dan keringkan. Bisa juga Anda gunakan cairan permbersih, tergantung bahan bak tersebut.

Selain itu, penampilan keramik kamar mandi biasanya lebih cepat kusam dibandingkan dengan keramik di area lain dalam rumah.

Mengapa begitu?

Karena keramik di kamar mandi lebih sering terkena air dan zat kimia. Zat-zat kimia itu berasal dari sabun, shampo, dan bahan-bahan pembersih lainnya.

Air yang Anda pakai untuk mandi juga mengandung zat kimia karena hasil olahan dari perusahaan penyedia air bersih.

Frekuensi pemakaian kamar mandi juga berpengaruh, semakin sering dipakai maka keramik akan semakin banyak terkena zat-zat tersebut.

Sebenarnya hal ini tidak berbahaya, hanya saja bisa mengurangi keindahan kamar mandi.

Biasakanlah menyiram dinding dan lantai kamar mandi setiap habis mandi jadi sisa busa sabun tidak menempel di dinding ataupun lantai.

Bersihkanlah kamar mandi minimal 1 minggu sekali agar kotoran tidak melekat terlalu lama pada keramik.

Cukup menggunakan sabut cuci piring dan sabun colek. Pastikan sesudah menyikat dinding dan lantai, jangan sampai ada sisa sabun tertinggal.

Jika ada kotoran yang sulit dibersihkan, bisa diatasi dengan pembersih yang lebih kuat tetapi tidak mengandung asam.

Jangan memakai pembersih yang sifatnya keras karena akan merusak lapisan keramik.

Sikatlah nat keramik sampai bersih karena nat keramik bersifat menyerap kotoran, jadi bila tidak dibersihkan akan menjadi tempat untuk bakteri berkembangbiak.

Jika lantai kamar mandi berlumut dan licin, buatlah larutan air kapur lalu siram ke lantai yang berlumut.

Komentar