Hai Wanita dan Pria, Pernah “Orgasme?”

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 21 November 2014 | 15:38 WIB

Dibaca: 1 kali

Orgasme? Ya!!

Anda tahu itu!

Memang banyak wanita dan lelaki tak mengenal sebutan ini.

Tentang ini, banyak penelitian dan studi yang menyimpulkan sebagian besar pasangan tidak mengenal apa itu orgasme.

Dan hanya sedikit wanita yang tahu persis bagaimana sebuah orgasme terjadi pada dirinya. Nah, untuk mengetahuinya sehingga Anda dapat memiliki kehidupan seks yang lebih baik, tidak ada salahnya, entah itu wanita atau pasangannya, mengenal tentang orgasme.

Anda mungkin mengira bahwa penetrasi penis yang terus-meneruslah yang akan membuat si Dia orgasme. Mungkin Anda benar, tapi mari kita lihat realitasnya.

Dalam buku Pria Multiorgsme, karya Mantak Chia dan Douglas Abrams Arava, terbukti bahwa wanita memiliki dua kemungkinan sumber orgasme: Pada klitoris dan pada vagina. Mana yang lebih nikmat menurut wanita? Benar-benar tergantung si Dia.

Ternyata, ada dua saraf berbeda yang menyebabkan terjadinya dua macam orgasme ini Pertama saraf pudendal atau kita kenal dengan kelamin luar yang mengarah ke klitoris, dan kedua saraf panggul yang mengarah ke rahim dan vagina.

Faktanya, saraf pudendal memiliki lebih banyak ujung saraf, yang membuat si Dia lebih sering merasakan orgasme klitoris ketimbang vagina.

Nah, masalahnya, wanita sendiri kurang mengetahui jenis orgasme apa yang mereka rasakan karena kedua saraf ini saling menumpuk di belakang tulang punggung. Hanya wanita yang sering merasakan orgasme yang barangkali bisa membedakan keduanya.

Peneliti seks menekankan kedua tipe orgasme wanita –bukan hanya satu, seperti yang selama ini Anda bayangkan, meliputi area yang berbeda di mana Anda bisa mengeksplorasinya secara bersamaan, atau dengan fokus yang kuat pada salah satunya.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Stuart Brody, psikolog Unversity of the West of Scotland pada tahun 2012, ditemukan bahwa ukuran penis mempengaruhi orgasme pada wanita.

Sering kali, ukuran penis diasosiasikan dengan mitos dan budaya. Namun, fakta yang ditemukan adalah wanita akan mudah mencapai klimaks dengan pria yang memiliki penis berukuran cukup besar, setidaknya memiliki ukuran kisaran lebih dari 5,8 inci.

Ingat, bukan hanya pria yang bisa dengan cepat mencapai orgasme, wanita pun dapat mencapai orgasme lebih cepat. Pada tahun 2011 lalu, sebuah studi di Portugal menemukan bahwa wanita bisa orgasme lebih cepat dibandingkan yang diperkirakan.

Sutdi lainnya dari Bloomberg School of Public Health di Johns Hopkins University, Amerika Serikat menemukan bahwa hubungan seks akan lebih menyenangkan bagi mereka yang mendengarkan dan memahami emosi serta berempati pada pasangannya.

Peneliti Kim Wallen dan Elisabeth Lloyd menemukan banyak wanita yang tidak bisa mengalami orgasme setiap kali bercinta. Dan hanya sedikit dari mereka yang mencapai klimak

Bahkan, menurut Erin Coooper dari Temple University, Amerika Serikat, ia menemukan sekitar enam puluh persen wanita pura-pura mencapai orgasme saat bercinta.

Memang, isu pura-pura mencapai orgasme ini tidak hanya terjadi pada wanita. Sebab, sekitar dua puluh lima persen pria mengaku pura-pura pula mencapai orgasme saat bercinta.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa pasangan suami istri yang telah berumah tangga bertahun-tahun memiliki kehidupan seks yang cenderung hambar dan kurang sensasi. Ternyata, hal ini bukan sekadar mitos, sebuah penelitian membuktikannya.

Menurut survei online terbaru oleh Family Circle, terbukti tiga puluh dua persen ibu rumah tangga mengaku sudah tidak bercinta bertahun-tahun.

Namun, sayangnya penelitian ini tidak menyebutkan tentang status ibu rumah tangga, apakah mereka orangtua tunggal atau memiliki suami. Jika dari mereka masih memiliki pasangan, tentunya hal ini bukan sesuatu yang baik.

Hasil studi menyimpulkan bahwa pasangan suami istri yang telah menikah selama lebih dari tujuh tahun, memang cenderung mengenyampingkan aktivitas seksual. Tentunya, ini sinyal bahaya.

Sebab, menurut sebuah studi yang dimuat dalam “The Journal of Gerontology: Series B,” kunci pernikahan yang awet dan bahagia adalah sensasi bercinta yang sarat senasi dan eksplorasi dengan gejolak hasrat antar masing-masing pasangan.

sumber : women’s health dan pop sugar

Komentar