Dapur Kecil dengan Fungsi “Full”

Penulis:: Darmansyah

Sabtu, 26 Juli 2014 | 13:56 WIB

Dibaca: 5 kali

Ukuran dapur ternyata bukan satu-satunya tolok ukur kenyamanan dan efektivitas masak-memasak. Dapur berukuran besar dan berkonsep terbuka malah bisa menyulitkan pemiliknya yang hanya sesekali berkegiatan di dapur.

Lagipula, ada berbagai keuntungan memiliki dapur berukuran kecil. Pertama, dapur ini lebih cepat dibersihkan. Kedua, dapur berukuran kecil juga memungkinkan Anda melakukan berbagai hal sekaligus. Ketiga, Anda pun mudah meraih barang-barang yang diperlukan dengan cepat.

Ungkapan ‘ukuran adalah segalanya’ tidak bisa diterapkan di dalam dapur. Anda tidak membutuhkan ruang besar di dalam dapur untuk membuat ruang tersebut berfungsi dengan baik dan nyaman. Jika masih ragu, ada cara mudah membuat dapur mungil jauh lebih nyaman dan fungsional. Berikut ini contohnya.

Sebelum mulai membuat dapur mungil Anda lebih efektif, yakinlah dahulu bahwa bagaimana pun bentuk, ukuran dapur, dan peralatan dapur, semua itu baik adanya.

Seorang chef terkenal Mario Batali pernah mengatakan, “Hanya yang tidak bisa memasak akan menyalahkan peralatan masak. Saya bisa membuat semua masakan di restoran saya dengan pemanggang listrik tidak bagus dan oven biasa.”

Dikutip dari Huffington Post, Anda bisa berkreasi dengan tujuh cara ini untuk membuat dapur mungil lebih efektif. Berikut ini caranya.

Pertama, hindari penggunaan lemari. Brie Dyas mengungkapkan bahwa penggunaan lemari menimbulkan rasa “klaustrofia”. Alih-alih, gunakan saja rak terbuka untuk mengisi ruang-ruang dengan bentuk yang jangal, misalnya area di bawah tangga.

Kedua, jika tidak mungkin menyingkirkan lemari dapur, pastikan Anda menggunakan lemari dengan pintu kaca tembus pandang. Lemari semacam ini memberikan ilusi ruang berukuran lebih besar. Selain itu, lemari semacam ini juga mencegah adanya debu menumpuk di peralatan makan Anda.

Ketiga, gunakan backsplash atau penutup dinding dapur dengan keramik berwarna putih. Keramik mudah dibersihkan jika terkena noda dan minyak. Sementara, warna putih membuat ruang tidak terasa sempit.

Keempat, hindari menumpuk banyak barang. Pilih barang yang benar-benar Anda butuhkan dan singkirkan barang lainnya. Pilih juga jenis yang tepat.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki dapur sederhana dengan rak, serta dinding putih menyelimuti dapur, Anda bisa membeli piring berwarna putih dan gelas bening. Dengan cara ini, rak di dapur tidak tampak penuh.

Kelima, manfaatkan konsep multifungsi. Sebagai contoh, di dalam dapur berkonsep terbuka, meja atau konter yang ada tengah-tengah dapur bisa digunakan sebagai bar untuk menyantap sarapan.

Keenam, cobalah memberikan tempat khusus untuk peralatan memasak. Anda bisa memberikan tempat khusus untuk microwave, mixer, juicer, dan berbagai peralatan lainnya.

Ketujuh, pastikan penataan ruang di dalam dapur Anda membuat proses memasak lebih sederhana, nyaman, dan mudah. Sebagai contoh, memasak jadi lebih mudah jika permukaan untuk memasak dekat dengan wastafel. Hal ini pun membat proses bersih-bersih lebih mudah.

Pertama-tama, cobalah menemukan tempat untuk semua barang Anda di dapur. Hal pertama dan terpenting dalam membuat ruang berukuran terbatas menjadi efisien adalah menjaga kerapihan.

Kedua, bukalah pikiran dan beri kesempatan agar “pakem” yang selama ini Anda gunakan untuk menata dapur bisa diubah. Misalnya, lepaskan pintu lemari dapur dan biarkan isi lemari dapat terlihat dengan mudah. Jika enggan membiarkan lemari dapur terbuka, gunakan pintu kaca.

Ketiga, ciptakan kohesi untuk memberikan ilusi ruang yang lebih luas. Tumpukan barang, termasuk piring, membuat dapur Anda tampak penuh. Solusinya, cat dinding dengan warna putih, dan gunakan piring berwarna putih pula. Piring yang menumpuk akan tampak “menghilang” dan membuat dapur terasa lebih rapih, lebih luas.

Keempat, sesuaikan ukuran serta jumlah peralatan memasak dan peralatan makan-minum dengan luas dapur. Jika hidup sendiri, Anda tidak perlu menggunakan penanak nasi berukuran besar. Anda pun belum tentu membutuhkan dua lusin piring, dan gelas berukuran besar.

Kelima, buatlah dapur terang. Pastikan dapur memiliki akses ke sinar matahari, serta tunjang juga dengan pencahayaan artifisial. Dapur yang gelap akan lebih lembab. Terlebih, jika dapur sama sekali tidak memiliki akses ke sinar matahari alami.

Pastikan permukaan meja dapur juga tidak gelap. Berikan lampu pada bagian bawah lemari dapur. Cara ini membuat kegiatan masak-memasak pun lebih mudah.

Keenam, gunakan furnitur multi guna. Menempatkan meja kecil di dapur berukuran mungil adalah ide yang baik. Gunakan meja sebagai “island” atau permukaan tambahan untuk memasak, juga gunakan untuk menyantap makanan. Fungsional, dan hemat tempat.

sumber : The huffingtonpost.com dan domaine

Komentar