Bikin Rumah dengan Aksesori yang Ramai

Penulis:: Darmansyah

Senin, 2 Juni 2014 | 16:40 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda ingin tampilan rumah bercorak ramai? Berani” Kalau berani tiru saja sebuah rumah milik sebuah keluarga di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.

Pemilik rumah tanpa rasa sungkan berani menggunakan corak yang ramai di dalam rumahnya. Rumah tersebut milik Cassandra Warner dan Jeremy Floto tampil dalam edisi Musim Panas 2014 New York Magazine rubrik New York Design Hunting.

Jika Anda enggan menggunakan corak ramai dan ingin mencoba menggunakan corak semacam ini, Warner dan Floto menyarankan untuk just do it. Lakukan saja, dan jangan ragu-ragu!

“Satu hal yang bisa kami lakukan dengan baik adalah melihat potensi dalam banyak hal,” ujar Floto mengenai pekerjaannya sebagai fotografer dan desainer dalam WRK.

Tidak jauh berbeda dari pekerjaannya, Floto pun melakukan pendekatan yang hampir serupa untuk rumahnya. Dia membeli rumah dua lantai, yang dihuni oleh beberapa keluarga pada Juli 2013.

Kemudian, Floto berusaha mengembalikan keindahan rumah yang sempat terbengkalai dengan lapisan-lapisan kertas dinding (wallpaper) beraneka corak yang karismatik.

Menurut Wendy Goodman, jurnalis yang meliput rumah milik Cassandra Warner dan Jeremy Floto, pasangan tersebut sudah membuat orang takjub lewat karyanya.

Sembari mengelilingi dunia, Cassandra Warner dan Jeremy Floto membuat karya yang luar biasa. Kini, keduanya membuat dunia takjub lewat karya mereka di rumah sendiri.

Warner dan Floto tidak hanya menggunakan corak-corak hasil cetak yang menarik. Mereka juga memanfaatkan warna-warni serta corak alami. Mereka memadukan warna yang senada, antara kertas dinding bergambar corak imajinatif dan aksen kayu.

Mereka juga tidak takut memberikan perbedaan mencolok antara satu bagian dengan bagian lain. Misalnya, perbedaan di lantai bawah dan di lantai atas rumah.

“Kami menangani lantai atas seperti mendandani anak-anak kami, menggunakan banyak pola, dan banyak warna,” ujar Warner. Berbeda dari lantai atas, lantai bawah sengaja dibuat lebih klasik, lebih tenang, dan cocok digunakan untuk meditasi.

sumber : www.huffingtonpost.com

Komentar