Asik, Ramai Tren Ngopi Pakai Gula Aren

Penulis: Darmansyah

Rabu, 17 Oktober 2018 | 09:51 WIB

Dibaca: 1 kali

Merebak tren ngopi dengan gula aren

Dan gaya ini  menjadi kesenangan bagi berbagai kalangan

Nah, penasarankah kamu, sebenarnya mana cara minum kopi yang lebih sehat: pakai gula pasir putih biasa atau pakai gula aren?

Banyak orang kini lebih memilih meracik kopi pakai gula aren ketimbang gula pasir biasa.

Alasannya, karena kata orang-orang gula aren lebih sehat. Kenapa palm sugar dianggap lebih unggul dibanding gula putih?

Gula putih terbuat dari tebu, sementara gula aren terbuat dari nira (cairan yang keluar dari batang pohon enau). Gula putih termasuk sumber makanan yang tinggi kalori tapi gizinya minim, bahkan hampir nol.

Sementara gula aren ternyata diperkaya oleh beberapa mineral yang diperlukan tubuh. Studi menemukan bahwa gula aren mengandung kalium, fosfor, zink, zat besi, mangan, tembaga, hingga dosis kecil antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan antosianidin.

Dan banyak orang kini lebih memilih meracik kopi pakai gula aren ketimbang gula pasir biasa. Alasannya, sih, karena kata orang-orang gula aren lebih sehat. Kenapa palm sugar dianggap lebih unggul dibanding gula putih?

Gula putih terbuat dari tebu, sementara gula aren terbuat dari nira

Gula putih termasuk sumber makanan yang hanya tinggi kalori saja tapi gizinya minim, bahkan hampir nol, sementara gula aren ternyata diperkaya oleh beberapa mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Studi menemukan bahwa gula aren mengandung kalium, fosfor, zink, zat besi, mangan, tembaga, hingga dosis kecil antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan antosianidin.

Gula aren juga kaya akan vitamin B8 (inositol), asam folat, vitamin delapan puluh satu, dan vitamin B2 yang berfungsi untuk membentuk sel-sel sehat.

Selain dari sisi kandungan nutrisinya, gula aren juga jauh mengungguli gula putih dalam hal nilai glikemik.

Dari rentang skor nol hingga seratus, nilai indeks glikemik gula pasir putih adalah seratus sementara gula aren memiliki nilai glikemik sekitar tiga puluh lima. Semakin tinggi nilai glikemik, semakin cepat pula makanan tersebut menaikkan gula darah.

Gula aren menjadi salah satu pemanis alternatif dengan indek glikemik rendah juga berkat kandungan serat makanan di dalamnya yang disebut inulin. Serat inulin dikenal dapat menjaga kadar gula darah tetap normal.

Dari berbagai aspek, gula aren memang jauh lebih unggul daripada gula pasir putih biasa. Namun bagaimana pun juga, gula aren tetaplah gula.

Gula aren tetaplah gula yang dapat meningkatkan jumlah asupan kalori. Asupan kalori berlebihan terkait dengan risiko kenaikan berat badan, hingga penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

Itu kenapa kita harus tetap membatasi jumlah asupan gula dalam makanan dan minuman sehari-hari guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Apa pun jenis gulanya, batas rekomendasi porsi gula untuk orang Indonesia dalam sehari adalah lima puluh gram gula atau setara dengan lima hingga sembilan ndok teh.

Terlepas dari minum kopi pakai gula aren atau gula putih,  seberapa banyak Anda minum kopi juga sebenarnya perlu Anda perhatikan.

Walau Anda memakai sedikit gula, jika Anda terlalu sering minum kopi, asupan gula tentu akan tetap meningkat, bukan?

Bukan cuma kandungan gulanya yang jadi masalah. Kopi mengandung banyak kafein yang juga perlu dibatasi. Per hari Anda dibolehkan minum hingga dua hingga tiga  cangkir kopi saja, atau sekitar emapt ratus  sampai enam ratus miligram kafein.

Untuk mengurangi asupan kafein, sebaiknya pilih kopi decaf, yaitu kopi dengan bebas atau dengan sejumlah kecil kafein.

Komentar