Apakah Anda Tahu Kenapa Seks Itu Enak

Penulis:: Darmansyah

Senin, 6 November 2017 | 09:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Tak banyak orang yang bisa menjawab kenapa seks itu “eunak.”

Mungkin, juga, termasuk Anda.

Yang banyak diketahui dan mendapat jawaban pasti, seks itu enak.

Kenikamatan seks itu menyebabkan orang berinovasi secara terus menerus untuk meraih kelebihan enaknya.

Inovasi itu dilakukan lewat  beragam posisi seks baru, mainan seks penunjang keintiman, hingga pelumas vagina.

Kenikmatan yang dirasakan ketika melakukan intim sungguh berbeda dari hal-hal lain dalam hidup.

Misalnya makan makanan enak atau bermalas-malasan di tempat tidur. Lalu, apa sih yang membedakan kenikmatan seksual dari kenikmatan lainnya? Ini dia jawabannya.

Seks terasa enak karena tubuh Anda bereaksi secara biologis terhadap rangsangan seksual. Perasaan tersebut juga dikenal sebagai kenikmatan seksual.

Kenikmatan seksual bisa dicapai dengan berbagai hal, misalnya dengan sentuhan, ciuman, penglihatan, pendengaran, kata-kata, atau bahkan lewat imajinasi.

Seluruh bagian tubuh Anda akan bekerja secara sinergis, mulai dari otak, jantung, darah, hingga organ intim. Reaksi tubuh inilah yang akan menciptakan kenikmatan.

Pada laki-laki, kenikmatan seksual biasanya ditandai dengan ereksi penis. Ini karena aliran darah dipompa menuju penis.

Sementara itu, wanita biasanya akan mengalami vagina basah.

Ketika merasa bergairah, vagina akan memproduksi cairan pelumas alami yang membuat daerah organ intim wanita jadi basah.

Ketika berhubungan seks, ada tahapan-tahapan yang bisa membawa pasangan menuju puncak kenikmatan.

Fase atau tahapan tersebut ditandai dengan berbagai perubahan pada tubuh pria dan wanita. Dalam setiap tahapan, rasa enak yang muncul pun intensitasnya berbeda-beda.

Pelajari berbagai tahap kenikmatan seksual berikut ini untuk mencari tahu mengapa seks terasa enak, bahkan dari mulai pemanasan atau foreplay.

Pada tahapan awal, kedua pasangan akan memproduksi feromon, yaitu zat kimia alami dari tubuh.

Feromon akan meningkatkan gairah seksual dan bertanggung jawab untuk memberikan sensasi nikmat ketika Anda menerima atau memberikan rangsangan seksual.

Biasanya pada saat ini detak jantung jadi lebih cepat dan muncullah keinginan yang sangat besar untuk berhubungan seks.

Gairah yang Anda rasakan semakin memuncak dan intens. Tahapan plateau atau kurva yang naik ini berlangsung lebih lama dari tahap lainnya.

Biasanya pada fase ini Anda melakukan penetrasi, seks oral, atau tindakan seksual lainnya yang cukup intens.

Penis akan mengalami ereksi dan membesar, sementara vagina menjadi basah. Puting susu pria dan wanita juga akan mengeras dalam tahap ini.

Menurut penelitian, bagian otak yang mengenali rasa nikmat, yaitu amigdala, hipotalamus, dan korteks sensorik menjadi sangat aktif.

Otak membaca aktivitas seksual sebagai suatu hadiah atau reward bagi tubuh Anda. Akibatnya, otak pun mengirimkan sinyal bagi tubuh untuk meningkatkan sensasi nikmat tersebut.

Jika pada tahap ini Anda merasa seks tidak enak atau bahkan menyakitkan, sebaiknya ambil jeda dulu dan bicarakan pada pasangan. Ingat, seharusnya seks terasa enak. Kalau Anda tidak merasakannya, mungkin Anda berdua belum siap secara psikologis atau ada kondisi kesehatan tertentu yang memengaruhi performa seks.

Setelah melalui tahap bergairah dan tahap naiknya kurva kenikmatan seksual, Anda mencapai klimaks atau puncak tertinggi kenikmatan seksual.

Tahap ini adalah yang paling terasa enak. Namun, tak semua orang bisa selalu mencapai klimaks. Pasalnya, reaksi tubuh yang terjadi begitu rumit. Reaksi ini disebut sebagai orgasme.

Ketika mencapai klimaks dengan orgasme, aktivitas otak justru menurun. Tubuh Anda akan fokus pada area intim, yaitu penis dan vagina.

Hormon yang diproduksi saat orgasme adalah endorfin, prolaktin, dan oksitosin.

Hormon-hormon tersebut berfungsi untuk mengusir rasa sakit serta memberikan sensasi kenikmatan dan kepuasan seksual.

Inilah yang membuat seks terasa enak dan berbeda dari kenikmatan lainnya.

Pada pria, orgasme ditandai dengan ejakulasi.

Sementara itu pada wanita orgasme biasanya ditandai dengan kontraksi pada otot-otot di sekitar vagina dan keluarnya cairan ejakulasi wanita.

Tahap klimaks ini biasanya berlangsung sebentar, tidak lebih dari satu menit. Namun, sensasi kenikmatannya bisa bertahan selama beberapa menit sesudah mencapai klimaks.

Untuk Anda juga tahu, puncak kenikmatan seks itu adalah kala terjadi orgasme.

Mencapai orgasme merupakan pengalaman menyenangkan yang sangat intens.

Lantas apa  itu orgasme?

Jika ragu, bukalah kamus. The Oxford English Dictionary mendefinisikan orgasme sebagai “sebuah pergerakan tiba-tiba, kejang, kontraksi, atau getaran sebuah lonjakan gairah seksual.”

Merriam-Webster menggambarkan pengalaman seksual ini lebih terinci, menyatakan bahwa orgasme adalah, “ledakan pelepasan neuromuskular pada puncak gairah seksual yang biasanya disertai dengan ejakulasi air mani pada pria dan kontraksi vagina pada wanita.”

Peneliti seks terkemuka, Dr. Alfred Kinsley pernah mengatakan bahwa orgasme, “dapat disamakan dengan klimaks crescendo  dan keheningan tiba-tiba dicapai oleh orkestra emosi.

Pada pria, perubahan fisiologis saat mencapai orgasme termasuk cairan air mani yang terkumpul di dalam bola uretra.

Kondisi ini terjadi ketika seorang pria merasa yakin akan mengalami orgasme, atau yang disebut dengan “keniscayaan ejakulasi”. Selanjutnya, penis melepaskan ejakulasi. Kontraksi juga terjadi pada penis selama fase orgasmik.

Komentar