Wouw, Busana Fatin Macam Buntalan

Penulis: Darmansyah

Rabu, 25 Desember 2013 | 10:31 WIB

Dibaca: 0 kali

Fatin Shidqia Lubis yang kini menjadi “tren mode” busana untuk kaum “hijaber,” wanita berjilbab, mendapat sorotan para pengamat mode karena sering kedodoran dalam menata penampilan.

Belum lama ini Fatin, ketika tampil dalam sebuah acara di sebuah hotel terkenal Jakarta, berpenampilan sangat buruk dengan asesori jilbab yang ribet dan busana yang berlapis-lapis sehingga mengesankannya sebagai “buntelan” berjalan.

Selain Syahrini, yang pernah di anggap sebagai perusak mode bisana, penampilan Fatin juga mendapat sorotan dari pengamat mode. Gaya busana penyanyi pendatang baru itu dinilai terlalu berlebihan.

“Dia didandani muslim bisa saja, tapi hari sesuai dengan umurnya. Jangan macam mama-mama norak. Ini yang harus diperhatikan oleh perancang busana Fatin,” ujar pengamat mode Sonny Muchlison.

Tak hanya itu, di mata pengamat mode dan gaya hidup tersebut, buruknya gaya penampilan Fatin lebih disebabkan karena penataan dan kombinasi warna yang tidak sesuai.

“Dia lebih gemuk dan bengkak dari aslinya. Seharusnya, kalau orangnya pendek, pakai baju yang bisa membuat dia tinggi. Kalau berisi, yah supaya ramping,” terangnya.

Karena itu, Sonny pun menyarankan gaya apa yang cocok dikenakan oleh seorang gadis “sweet seventeen” tersebut. “Styling-nya tidak terlalu busana panggung, harus lebih ceria dan bisa kelihatan ramping. Karena kalau tetap gemuk, artinya dia gagal,” tutup Sonny

Kritik pengamat mode juga pernah dilontarkan terhadap Fatin ketika tampil di Grand Final X Factor Indonesia. Secara penampilan boleh saja luar biasa dan mendapat sambutan positif dari semua orang. Namun di luar itu, busana yang dikenakannya justru jelek.

Dalam acara yang dihelat di JIExpo Kemayoran, Jakarta bebarap bulan lalu Fatin memang sempat berganti beberapa busana ketika membawakan lagu. Namun yang paling mencolok ialah ketika ia mengenakan busana berwarna pink saat menyanyikan Well Well Well.

Warna pink tersebut menjadi pudar saat terkena sinar cahaya yang melebihi 3.000 watt. Untuk itu, harus dipikirkan warna apa yang tahan di atas panggung. Di luar itu, busana bagian bawah pun turut terkena catatan merah dari Sonny.

Selain busana, kerudung Fatin pun tak luput dari kritikan pengamat mode Ibukota tersebut. Dalam penilaian Sonny, gaya kerudung Fatin tidak tepat. “Kerudungnya kayak nenek-nenek yang ada di Sumatra Barat mau pergi ke surau,”tutupnya.

Beberapa waktu lalu Fatin pernah mendapat peringkat teratas sebagai tren busana oleh sebuah majalah mode. Fatin dianggap sebagai selebriti yang sukses menciptakan tren dalam berbusana. Hijab ala Fatin yang terkesan lebih trendi, muda dan mampu menarik perhatian pembaca hingga 47.63%.

Sementara di tempat kedua, ditempati oleh penyanyi Syahrini. Gaya busana pelantun Sesuatu tersebut, mampu menarik perhatian 25,39% pembaca. Seperti diketahui, Syahrini memang dikenal rajin menciptakan tren busana setiap tahunnya. Bahkan kali ini, Syahrini kembali memperkenalkan busana muslim dengan dipenuhi mutiara.

Sementara sebesar 14,28 % pembaca memilih Marshanda sebagai artis yang mampu memengaruhi tren hijab di masyarakat.

Dan di posisi terakhir, gaya busana April Jasmine dan Ashanty juga dinilai pembaca sebagai selebriti yang selalu menciptakan tren saat Ramadan. Masing-masing menarik perhatian pembaca sebesar 6,35%.

Komentar