Upaya Damai Olga-dr Febby Kandas

Penulis: Darmansyah

Selasa, 8 Oktober 2013 | 12:10 WIB

Dibaca: 1 kali

Jalan Olga Syahputra mendapat respon damai dari dokter Febby Karina atau akrab disapa dengan dokter Karin, tertutup sudah. Olga hanya punya satu cara untuk menghindari penjara. Mementahkan semua tuduhan penghinaan, fitnah dan pencemaran nama baik, seperri yang diadukan Karin, ke kepolisian di pengadilan.

Tertutup pintu damai bagi Olga ini ditegaskan oleh kuasa hukum Karin, Malik Bawazier. “ “Kami tetap melanjutkan kasus pencemaran nama baik dan fitnah yang dilakukan Olga Syahputra sampai ke pengadilan,” ujar pengacara yang sering mendapat order dari artis yang berperkara.

Malik Bawazier, yang juga suami dari Cut Keke , artis film dan sinetron asal Aceh itu, mengungkapkan alasan kliennya tidak mau berdamai adalah, sikap Olga sendiri seusai acara di “Pesbuker” yang mentang-mentang. Olga, menurut Malik, sangat percaya diri. Enggan minta maaf, dan meneror Karin secara psikis lewat ucapan dan candanya du banyak tayangan televisi.

Bahkan menurut sang kuasa hukum, setelah melaporkan Olga ke polisi, presenter itu justru menunjukkan sikap arogan terhadap Febby. Bukannya langsung meminta maaf, malah Olga meluapkannya dengan melakukan ‘teror’ secara psikis terhadap kliennya dengan tujuan agar tidak melanjutkan laporan ke polisi.

“Setelah kejadian tersebut justru dirasakan oleh dokter Febby Karina adalah adanya sikap arogansi dan bentuk teror-teror secara psikis yang antara lain bertujuan untuk membuatnya takut agar kemudian tidak melaporkan permasalahan ini,” kata Malik saat dihubungi wartawan.

Menurutnya, yang dilakukan Olga dengan menuduh Febby perusak rumah tangga orang lain di acara Pesbukers sebagai pelecehan.

“Karina selaku masyarakat biasa yang menjadi korban di mana harkat, nama baik serta martabatnya sebagai wanita telah dilecehkan di ruang publik dalam acara live patut untuk mendapatkan hak keadilan dan hak atas perlindungan hukumnya,” ujarnya.

Malik mengatakan, setelah Olga dinyatakan tersangka baru mengajukan upaya damai dengan kliennya menarik tuntutan di polisi.

Olga Syahputra yang statusnya kini sudah tersangka, lewat kuasa hukumnya sedang mengupayakan jalan damai dengan Karin. Niat damai Olga ini baru tercetus, padahal dia telah dilaporkan ke polisi oleh Febby sejak 19 Juni. .

“Kami nilai hanya sekedar upaya normatif semata untuk membela status saudara OS yang sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Malik. Pelaporan Febby bermula di salah satu episode acara Pesbukers, di mana Olga menyebut Febby sebagai perusak rumah tangga orang lain.

“Faktanya tidak pernah ada satupun bentuk konkret dan nyata suatu permintaan maaf yang tulus yang dapat dirasakan langsung serta disepakati oleh pihak dokter Karin selaku korban dan keluarganya,” tukasnya.

Endah Murnalita selaku kuasa hukum dari Olga Syahputra mengatakan pihaknya akan terus berjuang mengupayakan perdamaian atas permasalahannya dengan dr Febby.

“Tidak tertutup kemungkinan ada pertemuan nanti, entah bagaimana bentuknya, saling mengunjungi, musyawarah, mediasi atau apa, bisa kita lakukan,” kata kuasa hukum Olga, Endah Murnalita.

Oleh sebab itu, jika sudah terjadi perdamaian, pihaknya kan melanjutkan untuk upaya cabut laporan. “Enggak menutup kemungkinan ini berjalan ada perdamaian. Ini kan delik aduan, enggak ada tutup kemungkinan dicabut,” katanya.

Olga sendiri, beberapa waktu lalu, memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Dia datang mengenakan sweater biru ditemani beberapa sahabat, dan asistennya untuk menjalani pemeriksaan, setelah ditetapkan sebagai tersangka..

Komentar