Saipul Jamil Mulai Ingkar Cabuli Remaja DS

Penulis: Darmansyah

Selasa, 23 Februari 2016 | 10:38 WIB

Dibaca: 0 kali

Saipul Jamil mulai melawan terhadap tuduhan kasus pencabulan terhadap seorang remaja di bawah umur, DS, walau pun di awal mencuatnya peristiwa itu sang pedangdut pasrah dan mengaku khilaf.

Sejumlah bantahan dilontarkan pria itu melalui tim pengacaranya.

Saipul menyiratkan dirinya tidak bersalah di kasus ini.

Hingga hari ini sudah lima hari Saipul Jamil menjalani pemeriksaan dan penahanan di Polsek Metro Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pihak kepolisian sempat mengatakan Saipul Jamil mengakui dan khilaf atas perbuatannya.
Namun belakangan pernyataan lain muncul dari polisi.

Yang terbaru, Kombes Pol Daniel Tifaona mengatakan kalau Saipul Jamil mengelak mengakui
“Keterangan tersangka itu selalu mengelak,” kata Daniel

Memang, sejak didampingi pengacara bernama Kasman Sangaji, Saipul Jamil seolah ingin melawan tuduhan ia mencabuli DS.

Kasman, misalnya, menyatakan kalau kliennya tak mencabuli DS dan tak pernah mengakui perbuatannya.

Saipul Jamil juga kabarnya akan melaporkan balik DS ke polisi dengan tuduhan fitnah. Ia juga mencabut berkas pemeriksaan awal.

Meski begitu, menurut Daniel Tifaona, polisi tidak membutuhkan pengakuan dari mulut Saipul Jamil.

Sebab, polisi sudah mengantongi bukti-bukti yang mengarah kepada aksi tak senonoh itu. “Sehingga kita kunci dengan alat bukti,” ia menegaskan.

Karena itu, alat bukti yang digunakan oleh kepolisian dianggap cukup untuk menggelandang Saipul Jamil ke sel tahanan.

“Kami masih menahan karena penyidik yakin dengan alat bukti yang ada. Karena pelaku diduga melakukan pencabulan itu,” kata Daniel Tifaona.

Hingga kini polisi menganggap wajar perlawanan yang diberikan oleh Saipul Jamil karena tak kunjung mengakui perbuatannya.

“Yang jelas, enggak ada yang mau ngaku kalau terlibat kasus cabul. Biasanya juga bakal ditahan pelaku kejahatan seperti itu,” kata Daniel.

Saipul bukanlah pelaku pencabulan, melainkan korban.

Tidak ada bukti yang mengarahkan kliennya sebagai pelaku.

“Saya tegaskan, Ipul bukan pelaku tapi korban. Tidak ada bukti-bukti terkait dengan itu,” ujar Kasman

Terkait hasil pemeriksaan kesehatan, Kasman Sengaji selaku pengacara Saipul mengatakan, kliennya dalam kondisi sehat saat ini. Pemeriksaan hanya sebatas kondisi fisik.

”Ya, universal demi kepentingan penyidikan. Kesehatannya normal. Jantung, gula, pokoknya teknis kesehatan,” jelas dia.

Terkait orientasi seksual Saipul, Kasman menegaskan, sama sekali tidak ada dalam pemeriksaan.

”Di sini tidak menjelaskan itu. Terkait dengan orientasi seksual, masih jauh,” tegas dia.

Tim pengacara Saipul Jamil menawarkan jalur damai penyelesaian kasus dugaan pencabulan terhadap pria di bawah umur berinisial DS.

“Kami berniat musyawarah membuka pintu maaf ke pelapor karena dia tidak ada kerugian apa pun,” kata pengacara Saipul Jamil

Kasman mengatakan, Saipul mengalami banyak kerugian baik materil maupun imateril atas kasus ini.

Sehingga tidak pantas bila duda Dewi Perssik itu justru yang ditahan.

Menurut Kasman, pihaknya dengan senang hati membuka pintu silaturrahmi dengan pihak DSl.

“Sebagai orang yang sangat baik agamanya, kami sangat membuka pintu silaturrahmi dengan pihak DS. Dan membuka pintu maaf,” ucap Kasman.

Pengacara Saipul Jamil lainnya, Roland menambahkan, tidak ada yang tidak bisa diselesaikan dengan cara damai.

Dia mencontohkan kasus kecelakaan yang melibatkan istri Saipul Jamil, Virginia di Tol Cipularang.
Saat itu bisa juga diselesaikan dengan cara damai.

“Kecelakaan saja yang menimbulkan kematian, kerugian, bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Ini kan pelapor tidak ada kerugian, masak tidak bisa diselesaikan secara damai,” kata Roland.

Saipul Jamil telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap pria di bawah umur berinisial DS.

Namun, tim kuasa hukum Saipul Jamil menyatakan kliennya tidak melakukan pencabulan seperti yang dilaporkan DS ke polisi.

Kuasa hukum Saipul Jamil, Kasman Sangaji mengatakan, saat malam kejadian, kliennya bersama beberapa anak buahnya pulang ke rumah pada dini hari.

Sudah menjadi kebiasaan Saipul, jam berapa pun pulang harus salat subuh berjamaah di masjid.

“Kebiasaan Saipul Jamil memang seperti itu. Jam berapa pun salat Subuh harus di masjid,” kata Kasman di kediaman Saipul Jamil

Saat itu, pedangdut kondang itu juga melakukan hal yang sama. Dia membangunkan semua asistennya untuk salat subuh, termasuk DS.

“Dia bangunkan, digoyang-goyang kakinya, tidak bangun, lalu dipukul-pukul kecil. Setelah DS agak melek, Saipul bilang ‘Wa!’. Bercanda saja,” ungkap Kasman.

Bagi asisten lainnya, perlakuan duda Dewi Perssik itu sudah biasa. Tapi bagi DS yang baru pertama kali menginap, diduga perlakukan Saipul Jamil itu menjadi hal asing.

“Mungkin dia kaget atau bagaimana. Yang lain juga tidak masalah begitu. Mereka lalu pergi ke masjid tapi DS tidak mau,” lanjut Kasman.

Sepulang dari masjid, Saipul sudah disambut polisi. Saat itu juga, suami almarhumah Virginia itu digelandang ke Mapolsek Kelapa Gading.

Tim kuasa hukum Saipul Jamil memastikan telah mencabut Berita Acara Pemeriksaan yang telah ditandatangani saat pemeriksaan awal hingga menjadi tersangka. Bagi kuasa hukum, proses pemeriksaan cacat hukum.

“Kami sudah mencabut BAP awal kami sejak diberikan kuasa oleh klien kami, Jumat lalu,” kata kuasa hukum Saipul Jamil

Kasman menilai, pemeriksaan awal yang dijalani Saipul Jamil cacat hukum. Mengingat, pada awal pemeriksaan Saipul tidak didampingi kuasa hukum.

“Pada awal klien kami tidak didampingi kuasa hukum sehingga kami ragukan kebenaran keterangan klien kami. Kami tidak kau berprasangka kalau ada tekanan,” lanjut Kasman.

Saat ini, tim kuasa hukum tidak mau meminta secara langsung kepada pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan ulang. Biar pemanggilan dilakukan oleh polisi.

“Kami tidak mau intervensi. Kalau bisa mari pertemukan dengan pihak pelapor. Itu langkah yang kita ajukan pertama,” tutup Kasman.

Kasus dugaan dugaan pencabulan yang menjerat Saipul Jamil terus bergulir.

Kasman Sengaji, pengacara Saipul mengatakan, kasus yang menjerat kliennya sangat merugikan.

Kliennya tidak pernah mengakui telah melakukan tindakan asusila seperti yang diberitakan baru-baru ini.

”Saya tegaskan tidak ada Bang Ipul mengakui. Kalau penyesalan ada, tapi bukan dalam perbuatan. Menyesal mengenal anak itu,” tegas Kasman usai mendampingi Saipul

Kasman menegaskan tidak ada bukti-bukti dugaan perbuatan asusila tersebut.

”Ia menyesal karena mengenal anak itu. Sekarang Ipul menjadi korban pemberitaan,” ucap dia.

Kasman kini sedang menyiapkan langkah hukum, untuk melaporkan balik pihak pelapor.

”Kata siapa berdamai?”

“Kalau analisa damai, kita dengan siapa saja kita bisa damai. Mudah-mudahan pelapor tidak sedang mencari tenar, sadar, dan mencabut laporan,” Kasman memungkas.

Komentar