Rihanna Punya Album Bernuansa Reggae

Penulis: Darmansyah

Jumat, 4 Mei 2018 | 15:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Lama tak terdengar menggarap album baru, Rihanna kini disebut tengah mengerjakan proyek musik terbarunya.

Tak tanggung, ia disebut sedang mengerjakan dua album sekaligus.

Sebuah sumber mengatakan kepada Metro bahwa keputusan Rihanna mengerjakan dua album sekaligus ini dipicu dari kondisi yang diraih album sebelumnya, Anti .

“Rihanna tidak senang dengan performa albumnya kemarin, bahkan walau dia mencintainya dari segi hasil [karya], dia tahu dia perlu sebuah proyek baru yang penuh dengan lagu hit untuk menghindari kegagalan beruntun,” kata sumber tersebut.

Rihanna memang  tengah sibuk menggarap album baru, yang kali ini akan benar-benar berbeda.

Dalam wawancara dengan Vogue, pelantun Umbrella itu mengatakan albumnya akan bernuansa reggae.

Meski masih dalam tahap awal penggarapan, Rihanna memungkinkan akan berkerja sama dengan Supa Dups.

Dups merupakan produser rekaman yang lahir di Jamaika dan pernah bekerja sama dengan musisi kenamaan seperti Beenie Man, Sean Paul dan Elephant Man.

Rihanna mengatakan ia memang diam-diam menyukai musik reggae, meski selama ini musik yang ia rilis kebanyakan bergenre campuran pop dan RnB.

Kata musisi itu, Bob Marley yang bagaikan ‘dewa’ adalah musisi reggae favoritnya.

“Saya akan terdengar seperti turis saat memberi tahu lagu favorit dari Bob Marley,” kata Rihanna mengakui.

Namun lagu-lagu dari Bob Marley memang mengisi ponselny.

Di sela wawancara Rihanna mengambil ponsel itu dan membuktikan bahwa ia mendengarkan lagu-lagu seperti Three Little Birds, No Woman No Cry dan Redemption Song.

Selain itu, Buffalo Soldier milik Marley juga merupakan lagu yang disukai Rihanna.

Menurutnya, tema dan lirik lagu itu serupa dengan kehidupannya.

Buffalo Soldier bercerita tentang seorang yang berpindah dari Afrika ke Amerika.

Sosok itu lantas berjuang di Amerika demi bertahan hidup.

Sementara Rihanna, lahir di Barbados dan kemudian pindah ke New York. Pemilik nama asli Robyn Rihanna Fenty itu sempat luntang-lantung sebelum ditemukan produser rekaman Evan Rogers di usia enam belas tahun.

Genre reggae sebenarnya bukan barang baru bagi Rihanna.

Pada album pertama bertajuk Music of the Sun  dan dan album kedua bertajuk A Girl like Me  terasa nada reggae yang dikolaborasikan dengan RnB.

Rihanna belum menjelaskan kapan album barunya akan keluar dan sudah sejauh apa prosesnya

Rihanna terakhir kali merilis album padadua tahun lalu melalui Anti.

Album itu merupakan album studio kedelapan musisi asal Barbados tersebut.

Anti secara musikalitas memiliki beberapa perbedaan dari album Riri sebelumnya, seperti lebih kental akan hip hop soul dan eksperimental.

Pun album itu dinilai secara kualitas lebih baik oleh para kritikus.

Namun secara performa penjualan, Anti gagal melampaui penjualan album pendahulunya, Unapologetic  yang sukses terjual lebih dari empat juta kopi di seluruh dunia berkat meledaknya lagu Diamonds.

“Dia saat ini merekam dua album, satu penuh dengan lagu populis, lagu hit, dan yang lainnya dibuat lebih moody dan lagu eksperimental,” kata sumber tersebut.

“Dan berencana bakal merilis dua album sekaligus bila ia merasa lagu-lagu tersebut tak bisa disatukan dalam satu album,” lanjutnya.

Diberitakan NME, sebelumnya dilaporkan Rihanna tahun lalu telah mendaftarkan dua lagu baru dengan ASCAP atau American Society of Composers, Authors, and Publisher terkait perlindungan hak cipta karya.

Dua lagu tersebut berjudul Phatty dan Only One Who Knows. Kabar tersebut diyakini menjadi tanda karya terbaru Rihanna akan segera tiba.

Akhir-akhir ini, Rihanna terlihat lebih eksis dengan label mode dan parfum miliknya, Fenty.

Ia baru saja merilis label pakaian baru bernama Savage x Fenty yang berfokus pada lingerie atau pakaian dalam.

Label pakaian dalam ini juga dikabarkan akan memiliki konsep inklusivitas yang sama dengan label kosmetik Fenty Beauty.

Perempuan dengan berbagai bentuk dan ukuran tubuh akan dapat menemukan produk yang sesuai dengannya.

Komentar