Olga Ditangkap Jika Mangkir Lagi

Penulis: Darmansyah

Jumat, 27 September 2013 | 08:00 WIB

Dibaca: 7 kali

Olga Syahputra akan ditangkap, lewat pemanggilan paksa, jika mangkir lagi dalam pemeriksaan kepolisian, atas kasus pelecahan, fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Feby Karina, seorang dokter, dalam sebuah tayangan “live,” Pesbuker, di stasion “anteve” bulan Mei lalu.

Olga, presenter tayangan musik “dahsyat” di RCTI, sudah dua kali mangkir untuk diperiksa, baik sebagai saksi maupun tersangka. Sejak Kamis, 26 September 2013, Olga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dokter Feby dan tidak datang di kepolisian tanpa alasan jelas.

Olga, juga, sejak kemarin menghilang dari pemandu acara di tayangan musik “dahsyat” sejak ia kembali menjadi presenter usai sembuh dari sakitnya. Tidak ada yang tahu dimana Olga berada. Namun seorang sahabatnya mengatakan, Olga tidak sehat.

Tapi seorang rekan kerjanya yang lain mengungkapkan, sang presenter yang dikenal dengan mulut “ember”nya itu sengaja “bersembunyi karena takut diperiksa dan dijebloskan kedalam tahanan. Olga sejak pengaduan dokter Feby di kepolisian masih saja mengelak dari kesalahan dan enggan minta maaf atas kesalahannya.

Beberapa pihak memang kesal dengan ulah Olga di tayangan televisi karena tingkahnya yang kasar dan mulutnya yang “cabul.” Mereka menghendaki presenter itu mendapat hukuman setimpal. Sebab selama ini peringatan yang diberikan komisi penyiaran tidak mempan mengubah perilaku sembrononya.

Menurut kepolisian setelah mangkir terhadap panggilan pertamanya oleh polisi sebagai tersangka, Olga Syahputra akan dipanggil lagi berkait dengan rencana pemeriksaan atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh dr Febby Karina, Juni 2013.

Polisi akan memanggilnya lagi pada Kamis, 3 Oktober 2013. “Karena tidak datang, rencananya penyidik akan melayangkan pemanggilan kedua terhadap Olga dan rencananya akan memeriksa pada Kamis depan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto.

Namun, apabila pemandu acara sejumlah program TV itu mangkir dua kali, tegas Rikwanto, polisi bisa menjemput paksa ia. “Kalau enggak datang lagi, mungkin ketentuan ada di kami, akan kami jemput,” ujar Rikwanto.

Olga sudah ditetapkan menjadi tersangka. “Setelah semua saksi diperiksa dan ada keterangan dari para ahli, penyidik menyimpulkan status terlapor dinaikkan jadi tersangka dengan kasus pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. Ancamannya sampai lima tahun penjara,” jelas Rikwanto.

Mengenai ancaman hukuman tersebut, Olga belum memberi tanggapan. Ia belum bisa dihubungi oleh para peliput.

Saat mangkir memenuhi panggilan, menurut kepolisian, presenter 30 tahun itu tidak memberikan alasan apapun. Karena itu, tim penyidik akan menanyakan alasannya tidak hadir dalam panggilan pertama.

Selain memanggil Olga, kepolisian juga akan memeriksa Raffi Ahmad dan Jesica Iskandar sebagai saksi dalam kasus presenter dan komedian itu. Keduanya dimintai keterangan karena terlibat dalam acara tersebut..

“Ada lima saksi, ditambah saksi ahli jadi delapan, termasuk Jessica Iskandar dan Raffi Ahmad, Kartika Putri karena mereka terlibat di acara Pesbukers,” kata seorang penyidik.

Kemarin juga, dalam program musik “dahsyat” di RCTI, Olga Syahputra tidak terlihat meramaikan acara. Tersiar kabar, Olga sedang diperiksa di kepolisian. Namun, seorang karibnya mengatakan , Olga sedang sakit.

“Dia lagi sakit, aku enggak tahu kalau ada pemanggilan,” kata sang sohib.Lebih lanjut diungkapkan oleh sang karib, presenter itu sangat terpukul setelah ditetapkan sebagai tersangka. Dia sangat menyayangkan jika Olga benar-benar ditetapkan sebagai tersangka.

“Kak Olga orangnya baik. Kalau bercanda, gimana orang nerimanya saja. Ada yang biasa saja, ada yang sensitif,” tandasnya.Menurutnya, Olga merupakan sosok yang santai dan selalu ceria. Sehingga, sangat disayangkan bila harus menjadi tersangka.

“Jangan dong ya, jadi tersangka. Kan kak Olga orangnya happy,”ujarnya memelas. Sampai saat ini, Olga belum bisa dikonfirmasi terkait status tersangka karena kasus perbuatan tidak menyenangkan dan fitnah

Komentar