Gaal dan Rooney Beri Jawaban untuk MU

Penulis: Darmansyah

Senin, 4 Januari 2016 | 09:53 WIB

Dibaca: 0 kali

Louis van Gaal dan Wayne Rooney, Sabtu malam WIB, akhir pekan lalu, 02 Januari 2016, selamat dari hujatan ketika “ hadiah” kemenangan, ketika Manchester United mencabik Swansea City dua gol berbanding satu.

Kemenangan ini, seperti ditulis secara emosional oleh “daily mail,” Senin, 04 Januari 2016, merupakan jawaban paling riil dalam menyelamatkan eksistensi kedua punggawa Old Trafford itu ketika hujatan yang meminta pengusiran mereka makin kencang di “bakar” media.

Van Gaal, kini, sedang menjauh darin usikan untuk pergi setelah masa krusial pembicaraan pemutusan kontraknya disepakati oleh petinggi Manchester United.

Sedangkan Rooney, pada laga melawan Swansea, memutus mata rantai keapesan tanpa golnya dengan membuat “atraksi” menjebol gawang “Si Angsa” dengan tumit sepatunya dan mendapat aplaus dari hampir semua media Inggris sebagai gol terindah di musim ini.

Dalam enam pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris, United memang gagal meraih kemenangan.
Posisi Louis van Gaal kian sulit setelah menderita tiga kekalahan beruntun.

Penampilan tim berjuluk Setan Merah itu menunjukkan peningkatan ketika bermain tanpa gol melawan Chelsea pada Boxing Day.

Dan jawaban van Gaal justru terjadi di laga pembuka tahun 2016, United sukses menggondol poin penuh.

Tidak hanya peran Rooney, kemenangan United juga berasal dari penampilan meriah Anthony Martial
Satu gol dan satu assist disumbangkan oleh penyerang muda Prancis itu.

Fans United kian gembira berkat gol cantik kapten Wayne Rooney sekaligus mengakhiri paceklik golnya sejak Oktober.

Rooney dicatat dalam laga melawan Swansea sebagai penentu kemenangan

Striker berusia setengah “gaek” itu mencetak gol kedua ‘Setan Merah’ dengan cerdik setelah membelokkan umpan silang Anthony Martial untuk menjebol gawang Swansea.

Bagi Rooney, itu adalah gol pertamanya untuk MU sejak dua bulan November lalu.

“Saya sangat senang dengan Wayne. Saya sudah mengatakannya sepanjang musim,” ujar Van Gaal kepada Sky Sports.

“Tentu saja dia harus mencetak gol karena dia adalah striker saya. Namun, saya sangat senang karena dia melakukan itu hari ini dan mungkin baginya itu adalah sebuah titik awal dan dia bisa terus mencetak gol,” katanya.

Banyak pengamat mengatakan, Wayne Rooney kesulitan mendapat peluang dalam strategi yang diterapkan Louis van Gaal dan hal inilah yang membuatnya jarang mencetak gol.

Mantan bomber Manchester United, Andrew ‘Andy’ Cole mengatakan, “Dalam sistem yang diterapkan van Gaal seorang ujung tombak tak mendapatkan banyak peluang.”

Kepada “sky sports, Cole juga menyatakan, “Jika Anda menyaksikan Manchester United musim ini, Anda akan jarang sekali melihat kesempatan mencetak gol.”

Cole juga menyiratkan bahwa Rooney sebenarnya tidak nyaman bermain sebagai ujung tombak dan ia harus mempertimbangkan peran itu lagi.

Musim lalu, Rooney memang lebih sering dimainkan sebagai gelandang serang (nomor 10) ketimbang penyerang murni.

Kepada media, Rooney secara terbuka mengungkapkan ia ingin dikembalikan sebagai ujung tombak dan Van Gaal kemudian memenuhi permintaan itu.

“Apakah Wayne ingin bermain sebagai nomor sembilan? Saya kira ia sudah lama tidak memainkannya. Saya tidak yakin ia bisa bermain dengan nyaman di posisi itu,” kata Cole.

“Bukan berarti ia tidak bekerja keras. Ia tentu bekerja sangat keras dan hal ini membuatnya frustrasi. Kadang Anda tidak yakin kapan peluang akan datang lagi dan ketika kesemaptan itu datang, Anda hanya memiliki peluang kecil. Sangat sukar untuk seorang ujung tombak.”

Sementara itu Pardew meyakini MU dan Chelsea sedang dalam fase adaptasi. Ia menganggap MU dan Chelsea punya pengalaman untuk bangkit di paruh kedua musim.

“Klub-klub top akan bereaksi. Jangan berpikir MU dan Chelsea hanya tinggal diam. Mereka akan menuju ke performa lebih baik. Saat ini, kecuali Arsenal, klub-klub besar sedang beradaptasi dengan pemain-pemain bintang baru,” ucap Pardew.

Pardew sendiri berharap kebangkitan MU dan Chelsea tidak akan datang dalam waktu dekat. Pasalnya, Palace sedang berusaha meraih satu tempat di turnamen Eropa, terutama Liga Champions. Palace saat ini hanya berjarak lima poin dari Tottenham Hotspur yang berada di posisi keempat.

“Tiba-tiba peluang untuk melewati klub-klub besar datang, karena kami mampu membeli pemain yang lebih baik, kami mampu bersaing. Kami punya peluang ke Eropa, dan pastinya kami akan berusaha memanfaatkannya,” ucap Pardew.

Komentar