Gaal Bikin Tradisi Baru di Premier League

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 26 Juli 2014 | 19:30 WIB

Dibaca: 0 kali

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, memulai tradisi baru kepelatihan di Premier League lewat kengganannya berkomentar banyak perihal pernyataan manajer Chelsea, Jose Mourinho, terkait banderol transfer Luke Shaw.

Dengan sangat kalem van Gaal menegaskan hanya ingin membicarakan hal tersebut secara pribadi dengan Mourinho.

MU merekrut Shaw dari Southampton dengan biaya transfer sebesar dua puluh juta juta pounds atau setara dengan Rp 530 miliar. Bek berusia 19 tahun itu dikabarkan bakal menerima gaji sebesar 130.000 pounds atau setarar Rp 2,5 miliar per pekan di Old Trafford.

Mourinho menilai harga tersebut kemahalan untuk seorang pesepak bola berusia 19 tahun. Bahkan, Mourinho mengatakan Chelsea bisa “mati” jika membeli Shaw dengan nominal transfer seperti itu karena dapat merusak stabilitas dan keseimbangan tim.

Menanggapi pernyataan Mourinho itu, Van Gaal pun mengatakan, “Saya tidak ingin menjawab pernyataan Jose Menurut saya hal-hal seperti ini tidak perlu didiskusikan dengan media. Lebih baik mendiskusikan hal itu dengan Jose.”

Sebelumnya, manajer Chelsea, Jose Mourinho, menilai banderol bek Southampton, Luke Shaw, ketika direkrut oleh Manchester United terlalu mahal. Chelsea sebenarnya tertarik untuk memboyong Shaw. Namun, Shaw akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Old Trafford.

Chelsea pun akhirnya menjatuhkan pilihan kepada bek Atletico Madrid, Filipe Luis. Bek asal Brasil itu dikabarkan diikat The Blues dengan banderol sebesar dua puluh juta pounds.

“Jika kami membayar pemain berusia sembilan belas tahun tahun seperti yang dituntut Southampton untuk merekrut Luke Shaw, kami bisa mati. Kami bisa membunuh stabilitas kami dengan financial fair play dan membunuh stabilitas di ruang ganti kami,” ujar Mourinho.

“Karena jika Anda membayar sebanyak itu untuk pemain usia muda, meski dia adalah pemain bagus dan pemain fantastis, bisa jadi pemain-pemain lainnya bakal mendatangi Anda. Mereka akan berkata ‘Bagaimana bisa saya yang sudah bermain sebanyak 200 laga untuk klub ini dan memenangi banyak gelar, kemudian datang pemain berusiamuda dia mendapatkan bayaran lebih besar dari saya’.”

“Itu mungkin bisa membunuh keseimbangan tim dan kami tidak bisa membiarkannya. Saya tidak mengkritik klub lain untuk membayar itu. Mereka dapat membayar jika mereka mau. Saya tidak ingin berkomentar mengenai hal tersebut.”

“Tetapi, bagi klub saya, itu transfer besar untuk pemain muda bakal menjadi sangat negatif, khususnya ketika kami berkata bahwa Felipe jauh lebih murah ketimbang Shaw. Terkadang Anda harus membuat keputusan,” tambahnya.

Selain kontroversi pembelian Luke Shaw, para pemain MU kini sedang berebut pengaruh untuk mendekatkan ke van Gaal. Wayne Rooney, striker MU, dalam rilis terbarunya menilai kedatangan Louis van Gaal akan berpengaruh positif terhadap klub.

Bagi Rooney, para pemain The Red Devils kini berusaha menunjukkan kemampuan terbaik kepada Van Gaal.

Van Gaal sudah mulai melatih Manchester United pada pekan ini. Mantan pelatih tim nasional Belanda itu tengah mempersiapkan tim untuk pemusatan latihan pramusim di Amerika Serikat.

“Kami mengerahkan semua kemampuan dan memperlihatkan apa yang bisa kami lakukan. Saat latihan, kami menunjukkan kepada manajer mengenai perbedaan kualitas yang kami miliki sebagai pemain dan tim,” kata Rooney, dilansir The Sun.

“Setiap pemain ingin membuat manajer terkesan. Jadi, itulah yang kami lakukan sekarang. Kami akan mencoba bermain seperti apa yang kami dapatkan saat latihan. Kami mempunyai manajer dengan ide-ide baru. Kami berlatih dengan baik dan mendengarkan apa yang dia inginkan. Kami menunjukkan apa yang bisa kami lakukan.”

“Aku baru berlatih sekali. Namun, persiapan ini sungguh bagus. Aku tak sabar untuk berlatih kembali, sebelum kami memulai pertandingan pertama pada pramusim ini,” lanjut Rooney.

Tentang siapa yang akan diplih Gaal sebagai kapten MU musim ini, Bryan Robson, legenda MU, mengatakan pelatih asal Belanda itu bakal memberikan ban kapten kepada Robin van Persie.

MU bakal mencari kapten baru selepas kepergian Nemanja Vidic, dan Rio Ferdinand. Selain Van Persie, kandidat kuat lainnya sebagai pemegang ban kapten baru MU pada musim depan adalah Wayne Rooney.

“Robin adalah kapten tim Belanda, jadi hal itu (pemegang ban kapten) sudah jelas. Saya bakal sangat terkejut jika dia Van Gaal tidak memberikannya kepada Robin,” ujar Robson.

Lebih lanjut, Robson juga berkomentar perihal peluang MU pada musim depan. Ia menilai kedatangan Van Gaal bakal memotivasi Van Persie dan kawan-kawan untuk tampil lebih baik lagi.

“Fans dan klub kecewa pada tahun lalu, tetapi tidak ada yang lebih kecewa ketimbang para pemain,” kata Robson.

“Saya tahu pemain-pemain ini. Mereka telah memenangi titel, Liga Champions, dan banyak dari mereka sangat kecewa mengenai apa yang terjadi musim lalu. Jadi, parapemain yang masih berada di klub ingin membuktikan kepada orang bahwa mereka adalah pemain top dan bisa memenangi banyak hal,” tambahnya.

Komentar