Untung Saja Messi Tidak Fit di “Clasico”

Penulis: Darmansyah

Selasa, 28 Oktober 2014 | 08:35 WIB

Dibaca: 0 kali

Untung saja Lionel Messi tidak fit dan tampil buruk di laga clasico. Untung juga Iniesta cedera dan Suarez belum lagi padu dengan Neymar. “Kalau tidak, Madrid bisa tercabik oleh tiga penyerang itu,” ujar Luka Modric secara terus terang kepada “Mmarca” tentang kemenangan tim Bernabeu itu di laga sekelas “clasico”

Lionel Messi memang tampil buruk saat laga lanjutan La Liga melawan Real Madrid yang dinamai dengan “el clasico” Sabtu malam pekan lalu.

Messi tak mampu menolong Barcelona dari kekalahan. Wajar adanya karena Messi ternyata dalam kondisi tak fit di laga itu.

Digadang-gadang bakal menjalani hari besarnya di Santiago Bernabeu akhir pekan lalu terkait pemecahan rekor gol La Liga atas nama Telmo Zarra, Messi malah tampil di bawah performa terbaiknya.

Cuma empat tembakan yang dilepaskan sepanjang pertandingan, dengan dua on target yang mana salah satunya lewat tembakan jarak dekat namun bisa dihadang oleh Iker Casillas.

Selebihnya Messi bak menghilang ditelan bumi dan tak mampu berbuat apapun untuk menghindari Barca dari kekalahan pertama mereka musim ini.

Lalu mengapa Messi yang sejak awal musim tampil oke tiba-tiba meredup? Padahal Bernabeu adalah “rumah kedua” Messi di mana ia total bikin delapan gol di kandang rival abadinya itu.

“Marca” mengusutnya dan ternyata Messi turun bermain di laga itu dengan kondisi tidak seratus persen fit. Disebutkan pemain Argentina itu mengalami masalah pada tumitnya, sampai-sampai muncul rumor bahwa ia mendapat suntikan penghilang nyeri sebelum laga itu.

Kemudian lewat keterangan di situs resminya, Barca membantah kabar tersebut. Meski diumumkan juga bahwa Messi tak berlatih bersama skuat utama hari Senin kemarin.

Messi disebut menjalani latihan khusus bersama Neymar, Douglas, dan Thomas Vermaelen – ketiga pemain ini memang dalam kondisi tidak fit -. Sementara itu Andres Iniesta mulai menjalani terapi pemulihan cedera betis.

Menurut pengakuan gelandang Luka Modric, Real Madrid, sebenarnya, cemas kala menyongsong laga klasik melawan Barcelona pada akhir pekan lalu. Apalagi jika menelan kekalahan, tentu akan membuat El Real menjauh dari puncak klasemen.

Bertindak sebagai tuan rumah, Madrid justru tertinggal oleh gol cepat Barca yang dicetak Neymar. Butuh setengah jam menit bagi Los Blancos menyamakan skor berkat gol penalti Cristiano Ronaldo.

Usai turun minum, permainan tim Bernabeu itui “menggila”, dua gol susulan pun terjadi lewat aksi Pepe dan Karim Benzema sekaligus menutup skor tiga gol banding satu gol.

Modric menegaskan tekanan dalam laga El Clasico ada di pundak Madrid, mengingat Blaugrana adalah sang pemimpin klasemen yang sebelumnya unggul empat poin dari timnya.

“Kami merasakan tekanan sejak awal pertandingan karena pentingnya El Clasico. Kami takut kalah, dan itu akan membiarkan Barcelona unggul tujuh poin dalam perburuan gelar juara,” imbuh Modric kepada Sportske Novosti, Selasa, 28 Oktober 2014.

“Barcelona menunjukkan itu di lima belas menit awal, mereka akan menghukum Anda walaupun kami sudah memberinya ruang sang sangat sempit. Barcelona sangat kuat, tapi mereka terlihat lemah karena kami luar biasa,” jelasnya.

Ia pun menggarisbawahi penampilan gemilang kapten Iker Casillas. “Kuncinya adalah penyelamatan Casillas yang menggagalkan aksi Lionel Messi. Akan sangat sulit mengembalikan permainan jika Barcelona unggul dua gol. Tapi, kami menunjukkan kekuatan mental dan stabilitas untuk melakukan perlawanan,” tandas eks bintang Tottenham Hotspur ini.

Luka Modric juga yakin Real Madrid bakal tampil lebih oke pada pekan-pekan berikutnya di La Liga Primera. Momentum kebangkitan didapatkan ketika El Real sukses menumbangkan Barcelona akhir pekan lalu.

Madrid masih berada di urutan ketiga papan klasemen La Liga usai memetik kemenangan atas Barca di Santiago Bernabeu. Namun, tim besutan Carlo Ancelotti itu sukses memotong gap dengan tim Catalan yang jadi pemuncak klasemen itu. Dua tim itu tinggal berjarak satu poin.

Tak cuma memperpendek jarak, kemenangan tersebut diyakini mendongkrak mental para pemain Madrid. Sebab, kemenangan itu dituai bukan karena Barca tak tampil maksimal. Tapi El Real yang tampil gemilang.

“Sejak aku di Madrid, penampilan di sana adalah sebuah demonstrasi yang paling meyakinkan. Kami bisa menunjukkan kualitas yang oke saat menghadapi lawan yang tangguh. Kalau kami bisa terus menjaganya maka hanya sedikit yang bisa mengimbangi kami,” kata Modric seperti dikutip Football Espana.

“Barca tampil maksimal. Aku bukan salah satu yang akan bilang kalau mereka lebih lemah dibandingkan laga-laga sebelumnya. Mereka mempunyai pemain-pemain yang fenomenal dan anda melihat bagaimana kami menunjukkan. Barca terlihat tak bertenaga karena Madrid sangat impresif,” beber gelandang internasional Kroasia itu.

‘Si Putih’ memang mengawali La Liga dengan penampilan naik turun. Hingga pekan kesembilan di La Liga, Madrid sudah tersentuh dua kekalahan.

Komentar