Thohir Pastikan Inter Datangkan Benzema

Penulis: Darmansyah

Selasa, 29 Oktober 2013 | 11:37 WIB

Dibaca: 13 kali

Pemilik Inter Milan, Erick Thohir, tidak membantah pemberitaan tabloid “MARCA,” bahwa ia sudah memberitahu Real Madrid untuk membawa Karim Benzema di jendela transfer Januari mendatang ke ke Giuseppe Meazza.

“MARCA” dalam edisi “online”nya, Selasa, 29 Oktober 2013, menulis tentang keinginan Erick untuk mendapatkan Karim Benzema untuk meningkat performa Inter Milan di laga-laga Lega Calcio putaran kedua.

Menurut tabloid terbitan Madrid itu, “El Real” memang akan merencanakan penjualan pemain di bursa transfer Januari mendatang untuk menutup arus kas dan utang-utang yang belum terbayarkan setelah mendatang Gareth Bale.

“Football-Italia,” akhir pekan lalu, telah memberitakan bocoran dari Thohir yang menginginkan Benzema bermain di Inter Milan. “Tohir memang tengah mencari celah untuk memuluskan langkah Benzema ke Inter Milan. Benzema memang sedang dalam masa-masa sulit di Real Madrid. Hal itu akan coba dimanfaatkan oleh La Beneamata,” tulis Football-Italia.”

Usai mengakuisisi saham mayoritas Inter, Thohir diyakini bisa membawa pemain-pemain potensial untuk mengisi skuad Nerazzurri. Hadirnya Thohir memang membuat harapan para pendukung Inter semakin tinggi untuk membentuk tim semakin kuat.

Situasi Benzema di Madrid juga dikabarkan tengah terdapat masalah, striker asal Prancis itu memang sempat mendapatkan cemoohan dari fans saat Madrid bertanding dengan Juventus di laga “matchday” ketiga Champion League.

Spekulasi yang sangat santer beredar, Los Blancos akan menjual Benzema di bursa transfer Januari mendatang. Namun, Inter tidak sendirian yang menjadi tim yang menginginkan jasa Benzema, Arsenal juga dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Benzema.

Karim Benzema pemain asal Aljazair yang berkewarganegaraan Perancis, menurut “MARCA” sudah menyatakan kepada agennya untuk bisa keluar dari Bernabeu. Sejak Ozil menyeberang ke Arsenal dan datangnya gareth Bale, striker “El Real” memang sangat tidak nyaman untuk bertahan di klub “ibukota” itu.

Thohir memang belum merinci pemain-oemain yang diincarnya untuk bergabung ke Inter. Tapi menurut “Football-Italia” pengusaha asal Indonesia yang memiliki tujuh puluh persen saham Inter diyakini sudah memiliki daftar pemain untuk bergabung ke “interisti.”

Fans fanatik Inter Milan, memang sedang menantikan langkah Erick akan dibawa kemana ia membaawa La Beneamata. Erick bersama dua rekannya yang lain, Handy dan Rosan, sudah menyiapkan kerangka masa depan Inter.

Mereka menamakan cetak biru untuk meningkat prestasi Inter dinamakannya dengan “peta” jalan menuju “scudeto.” Sebagai kerangka jangka pendek, tentu jeda transfer musim dingin akan jadi titik perhatian. Thohir menyatakan, akan segera menentukan kebijakan transfer dengan Supremo Massimo Moratti dan Walter Mazzarri terlebih dulu.

“Saya akan bertemu dengan Moratti dan pelatih Walter Mazzarri di pertengahan November, untuk mendiskusikan rencana transfer kami,” ungkap Thohir, sebagaimana disadur Football-Italia, Selasa.

Peningkatan pembinaan pemain muda, jelas juga akan jadi bagian rencana Thohir untuk masa depan Inter sebagai kerangka jangka panjang. Kendati begitu, kesabaran dan kehati-hatian akan diperlukan untuk menentukan pencanangannya dalam pembicaraan bulan depan.

“Selama pertemuan itu, kami juga akan membicarakan rencana yang terkait dengan para pemain muda. Tapi ketika sudah menyangkut pemain muda, segalanya harus berjenjang,” lanjutnya.

“Meski begitu, tim masih membutuhkan pemain yang sudah matang di skuad utama. Bukan berarti saya tak melirik pemain U-19 (Inter Primavera). Segalanya harus dijalankan dengan kesabaran dan hati-hati,” imbuh Thohir.

Bicara pemain muda Inter, Thohir mengaku teringat dengan Nicola Ventola yang dianggapnya punya potensi dan kualitas besar, namun acap diusik cedera hingga akhirnya gagal mencapai performa emasnya. Begitupun Obafemi Martins yang juga punya problem serupa.

“Ventola pernah jadi pemain muda berkualitas, tapi dia sering menderita cedera. Tapi bukan berarti dia pemain yang jelek. Contoh lainnya Obafemi Martins, pemain lain yang tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti pemain muda lainnya – tak hanya di Inter,” tuntasnya.

Komentar