Tampar Barragan Neymar Menunggu Sanksi

Penulis: Darmansyah

Senin, 18 April 2016 | 14:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Neymar da Silva sedang menghadapi sanksi berat dari badan disiplin La Liga,  usai tertangkap basah menampar, Antionio Barragan, di Nou Camp, Senin dinihari WIB, 18 April, ketika Barcelona kalah dua gol berbanding satu dari Valencia.

Barragan terlihat menutup muka dengan kedua telapak tangannya sembari menahan rasa sakit usai ditampat Neymar.

Barragan, yang tengah berselebrasi dengan dua rekan setimnya, langsung bereaksi marah terhadap Neymar.

Beruntung, keributan dapat dicegah setelah rekan setim Barragan berhasil menahannya untuk tidak membalas aksi main tampar Neymar.

Insiden tersebut tidak terlihat oleh wasit David Fernandez Borbalan, namun tayangan ulang di televisi menunjukkan bahwa Neymar memang tampak menampar Barragan dari belakang.

Neymar sendiri kini sedang dilanda kerisauan bersamaan dengan memburuknya hubungannya dengan mantan klubnya, Santos, dan terkuaknya detil kontraknya bersama Barca yang menyebut gajinya diterimanya sangat kecil.

Neymar, sebelumnya, adalah pendukung sejati dan sangat mencintai klub profesional pertamanya, Santos.

Karenanya ia pernah berjanji untuk kembali suatu saat nanti.

Namun diungkapkannya baru-baru ini, pemain asal Brasil tersebut mengaku enggan memenuhi janjinya jika manajemen Santos tak kunjung berubah.

Ia masih sakit hati dengan kebijakan politik mantan klubnya itu, di mana dirinya jadi dirumitkan soal polemik mega transfernya ke Blaugrana.

“Saya meninggalkan pesan pada Santos ketika saya pergi. Saya mengatakan ‘Saya pergi, namun saya akan kembali’. Sayangnya hari ini, dengan politik yang mereka terapkan di sana, saya tidak punya niat untuk kembali.” ungkap Neymar, seperti dilansir PlayBoy.

“Terkait masalah hukum, semua akan ditangani oleh ayah saya. Saya harap semuanya segera berakhir dengan cepat dan keadilan bakal terungkap,” harapnya.

Selain masalahnya dengan Santos, Football Leaks kembali merilis dokumen yang cukup mencengangkan, yaitu kontrak Neymar bersama Barcelona setelah pindah dari Santos

Dengan kontroversi yang mengiringi perjalanan karir dan transfer pemain asal Brasil tersebut ke Barcelona, munculnya dokumen tersebut membuat ada sedikit pencerahan mengenai transfer keseluruhan.

Kontrak tersebut ditandatangani pada Juni tiga tahun lalu, dan baru berjalan efektif sebulan setelahnya.

Yang meneken kontrak di kontrak tersebut antara lain Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell di kubu Barcelona dan Neymar juga agennya, yang merupakan ayahnya sendiri, Neymar Sr.

Dalam kesepakatan tersebut, jelas terlihat tidak ada kesepakatan prakontrak di antara kedua pihak, juga klausul yang menegaskan pemain harus membatalkan semua kesepakatan yang sudah dicapai sebelumnya dalam waktu sepuluh hari.

Neymar meneken kontrak yang membuatnya bertahan selama lima musim di Barcelona, hingga Juni 2018

Nilai klausul pelepasan dari kontrak bernilai seratus sembilan puluh juta euro.

Neymar sendiri mengantungi €8,5 juta untuk kesepakatan penandatanganan kontrak tersebut.

Di setiap musimnya, Neymar akan mendapatkan pendapatan kotor sebesar lima juta euro.

Akan tetapi, dalam kontrak tersebut memiliki klausul yang bisa meningkatkan jumlah pendapatan tersebut, seperti fee signing-on dan bonus, yang membuat Neymar bisa mendapatkan empat puluh enam juta euro juta selama lima musim di Barcelona.

Ada juga klausul tambahan agar Neymar bisa mendapatkan pendapatan dalam jumlah besar itu, mulai dari tampil setidaknya di enam puluh persen persen laga Barcelona, dengan dirinya harus bermain setidaknya selama empat puluh lima menit.

Bila bisa mencetak gol, Neymar akan mendapatkan tambahan €1,062,000. Tambahan €100,000 juga akan diberikan setiap musimnya apabila Neymar bisa memenuhi syarat prosentase pertandingan yang harus diikuti bersama Barcelona.

Dan Neymar juga mendapatkan tambahan motivasi jika ingin bisa mendapatkan Ballon d’Or. Barcelona sepakat untuk memberikan Neymar bonus sebesar empat ratus dua puluh lima juta euro  jika bisa memenangi penghargaan pemain terbaik dunia.

Komentar