“Super Sunday” Chelsea v MU di “SCTV”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 17 Januari 2014 | 16:19 WIB

Dibaca: 4 kali

Inilah analisa Ray Wilkins di “The Daily Mail,” edisi 17 Januari 2014, tentang posisi laga lanjutan Premier League tim Old Trafford, Manchester United, di Stamford Bridge, yang disiarkan langsung SCTV Minggu malam, 19 Januari 2014.

Laga Stamford Bridge antara “Si Biru” Chelsea melawan “Iblis Merah” MU, di “Super Sunday,” 19 Januari 2014, malam WIB, yang akan disiarkan langsung Stasion SCTV, merupakan petaruhan paling “ganas” di lanjutan Premier League. Petaruhan yang menentukan bagi Chelsea, apakah mampu bertahan di posisi tiga klasemen, atau apakah United bisa marangsek dari urutan ketujuh.

Bagi Mourinho, pelatih eksentrik Chelsea, laga Stamford Bridge diyakini sebagai sebuah sinyal kompetitif dari reli awalnya di putaran kedua Premier League sekaligus untuk mendekatkan diri ke puncak klasemen.

Mourinho memang telah mengakui reli dari laga Premier League musim ini menjadi sengat berat bagi tim-tim unggulan. Selisih gol yang sangat rapat, bagaikan deret hitung, menjadi pertanda bagaimana sulitnya calon juara ditentukan sebelum laga-laga usai.

“Saya meyakini penentuan juara Premier League akan didapatkan di ujung musim. Saya sendiri tidak tahu siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Setiap tim adalah gladiator untuk tim lain,” ujarnya.

Ia mengakui secara konsistensi Manchester City amat impresif. Tapi Arsenal dan Chelsea juga tak kalah impresifnya. Bahkan Liverpool telah mengirim pesan sangat jelas untuk menghadap[i persaingan, bagaimana pun ketatnya perolehan angka.

“Untuk Anda tahu, Manchester United juga belum tamat. Mereka pasti akan mencari celah di putaran kedua ini. Mereka memang terbentur dengan cederanya Persie dan Rooney, tapi belum habis,” ujar Mou.

Sementara itu, gelandang bertahan Manchester United, Darren Fletcher, mengatakan, timnya akan “mencuri angka” di Stamford Bridge di laga “super Sunday.” Ia mengatakan, tidak akan gentar berhadapan dengan Chelsea.

Penampilan MU dan Chelsea musim ini memang sangat kontras. Chelsea kokoh di posisi atas klasemen Premier League, sementara skuad asuhan David Moyes masih terlempar dari empat besar.

Chelsea menempati posisi ketiga, kalah dua angka dari Arsenal di puncak klasemen. Sedangkan, MU masih berada di posisi ketujuh.

Fletcher mengatakan, modal bagus melawan Chelsea adalah kemenangan timnya atas Swansea City di Old Trafford, Sabtu pekan lalu.. Fletcher pun berharap Setan Merah bisa melanjutkan hasil positif itu saat bertemu The Blues.

“Tidak. Sama sekali tidak gentar menghadapi Chelsea. Kami bisa memenangkan setiap pertandingan dan tidak peduli apakah itu Swansea di kandang atau Chelsea di laga tandang,” ujar Fletcher seperti dilansir situs resmi MU.

“Kami sudah berada dalam situasi-situasi seperti ini sebelumnya dan terkadang dalam sebuah pertandingan besar kebersamaan Anda semakin besar sehingga membawa Anda ke penampilan terbaik karena Anda sangat fokus dan benar-benar berniat membuktikan orang yang salah.”

“Kami akan memperlakukan sama seperti laga lainnya. Kami akan pergi untuk menang. Kami tahu ini adalah tantangan besar pergi ke Chelsea. Tetapi, kami mendapat kepercayaan dari laga melawan Swansea dan sangat optimitis pergi ke sana. Aku pikir kami akan baik-baik saja,” tutup Fletcher.

Tentang absennya “duet” Persie dan Ronney, Fletcher mengatakan, keduanya sedang sama-sama menepi lantaran cedera. Tanpa keduanya bermain, Manchester United memang terbilang seret gol dan baru menorehkan satu kemenangan sejak awal 2014.

Robin van Persie, kepada “Sky Sports,” tentang laga Stamford Bridge di “super Sunday,” mengatakan ia sangat kehilangan Rooney ketika tampil nanti. Rooney sedang masa penyembuhan cederanya.

Rooney, kata Persie, adalah penyerang dengan kemampuan komplet. Terkadang keduanya bisa berperan sebagai “nomor 9” untuk mencetak gol, namun di lain kesempatan keduanya juga bisa berperan sebagai “nomor 10” yang bermain lebih ke dalam dan bertugas mengalirkan bola.

“Dengan pemain seperti Wayne, kami akan bertambah kuat dan menjadi lebih baik dari sekarang ini.”

“Pada satu laga dia akan mencetak sepasang gol, sementara pada laga lainnya saya yang mencetak sepasang gol. Kerjasama kami harus jadi lebih kuat setiap harinya.”

“Mungkin bisa dikatakan bahwa kami ini “nomor 9-setengah”, karena kami bisa bermain di depan atau bermain sedikit lebih dalam. Ini adalah kualitas ekstra yang kami miliki, dan ini sangat langka.”

“Sementara kami tidak bisa dikategorikan, karena kami bisa melakukan beberapa peran. Wayne bekerja lebih banyak, karena dia bermain di belakang saya, tapi kami sama-sama bisa melakukan tugas itu,” kata van Persie.

Kondisi Wayne Rooney mulai pulih setelah bomber Manchester United tersebut “diasingkan” ke Mesir untuk memulihkan cedera pangkal paha yang dialaminya.

Rooney mulai mengalami cedera seusai tampil melawan Hull City dalam lanjutan Premier League, 26 Desember 2013. Setan Merah kemudian mengirimkan Rooney ke Sharm El-Sheikh, Mesir, untuk berlatih. Cuaca panas diyakini bisa mempercepat pemulihan bomber asal Inggris itu.

Dilansir dari Goal.com, Manajer David Moyes dan tim medis MU di Carrington telah menerima laporan baik mengenai proses pemulihan Rooney. Moyes pun memiliki pertimbangan untuk menurunkan Rooney dalam lanjutan Premier League melawan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu, jika kondisinya memungkinkan.

“Wayne berlatih baik di Sharm El-Sheikh dan menunjukkan tanda-tanda awal yang baik. Dia akan kembali ke Carrington, dan kondisinya akan dipantau jelang bertandang ke Chelsea,” beber Moyes.

Komentar