Real “Menangis” Dikalahkan Tim Promosi

Penulis: Darmansyah

Senin, 30 Oktober 2017 | 08:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Real Madrid menangis, Senin dinihari WIB, 30 Oktober,  di Stadion de Montilivo,  usai dikalahkan dua gol berbanding satu oleh  tim “ayam bawang” yang baru saja promosi di musim ini,i Girona

Kekalahan raksasa La Liga  sekaligus jawara itu mengejutkan dan menempati hampir semua “headline” media Spanyol dan Europa.

Kemenangan ini bagi Pablo Machin, pelatih Girona, akan menghasilkan efek positif yang luar  kepada para pemainnya.

“Saya amat percaya diri kami bisa menang, bahkan di babak pertama. Saya kira kami tidak beruntung saat tertinggal satu gol.”

“Normal bagi kamu untuk tidak menyerah dalam pertandingan ini karena permainan kami membuat dua gol tersebut memungkinkan,” kata Machina dikutip dari Sky Sports.

Los Blancos sempat unggul satu gol di babak pertama melalui Isco di menit kedua belas.

Gelandang timnas Spanyol tersebut sukses menyambar bola rebound hasil tembakan Cristiano Ronal

Keunggulan Madrid ini  bertahan hingga turun minum. Namun, itu karena gawang Kiko Casilla selamat dari kebobolan berkat dua dua peluang Girona yang hanya membentur tiang.

Girona meledak di babak kedua. Tim berjulukan Blanquivermell itu sukses menyamakan kedudukan di menit ke-lima puluh empat lewat gol Cristhian Stuani memanfaatkan kesalahan lini belakang Madrid.

Empat menit berselang, Girona justru berbalik memimpin. Kali ini giliran Portu yang mencatatkan namanya di papan skor. Portu dengan mudah menyontek bola umpan dari Pablo Maffeo.

“Saya baru saja diberi tahu bahwa hampir tiga puluh tahun tim promosi bisa mengalahkan Real Madrid lagi. Kami melakukannya dengan elegan,” ujar Machina.

Kekalahan tersebut mambuat El Real semakin sulit mengejar rivalnya, Barcelona. Los Blancos kini berada di posisi ketiga dengan jarak delapan poin dari Barca di puncak klasemen.

Zidane menanggapi kekalahan timnya dari tim promosi La Liga tersebut. Meski gagal meraih satu angka pun, pelatih asal Perancis itu mengaku optimistis dengan skuatnya.

“Kami kehilangan tiga poin dan kini ketingggalan delapan poin (dari Barcelona), tapi tak akan ada yang berubah,” ujar Zidane.

“Real  masih bisa bangkit, kami akan melalui masa yang lebih baik dan rival-rival kami akan kehilangan poin.”

Zidane juga menampik timnya bermain buruk meski meraih hasil buruk pada laga tersebut. Tim tuan rumah sebenarnya bisa saja menambah dua gol lagi, namun tembakan mereka membentur tiang gawang.

Kami tidak kekurangan intensitas permainan, kami sudah berjuang keras, namun kekalahan itu yang mengganggu saya,” terang Zidane.

Sementara itu, gelandang Real Madrid, Isco, menilai aneh kekalahan timnya atas Girona.

Ia menyebut kekalahan itu petaka yang  baru terjadi bagi tim besutan Zinedine Zidane

“Ini pertandingan yang aneh. Saat  kami merasa senang, kemudian ada momen salah komunikasi pada awal-awal babak kedua dan mengubah keadaan,” ucap Isco dikutip dari Marca.

“Kami berusa untuk bermain sebaik-baiknya hingga laga berakhir, tapi hasilnya tidak baik bagi kami.”

Madrid kini berada di posisi ketiga dengan jarak delapan poin dari seterunya itu. Meski demikian, Isco tak ingin patah arang.

“Tak ada yang bisa mengatakan bahwa Madrid sudah tamat karena kami selalu membuktikan, kami bisa bangkit.”

“Jika segala sesuatunya berjalan mulus, memang mudah mengatakan bahwa kami adalah tim hebat, kini kami harus membuktikannya. Jelas sekali, kami tak boleh seperti ini terus,” kata Isco.

Komentar