Real Madrid Hapus Salib di Logo Barunya

Penulis: Darmansyah

Jumat, 28 November 2014 | 09:51 WIB

Dibaca: 4 kali

Real Madrid tidak lagi tampil dengan logo bertanda “salib.” Ya. E Real menghilangkan tanda salib yang terdapat di logo mereka.

Kenapa harus dihapus?

Jawabannya, kepentingan bisnis. Dan itu dilakukan setelah El Real menjalin kerjasama dengan National Bank of Abu Dhabi.

Logo Real Madrid, yang didesain pada tahun 1920, memiliki salib kecil yang terletak di bagian atas mahkota. Mulai kini salib tersebut tidak akan terlihat lagi karena secara resmi sudah dihilangkan menyusul kerjasama yang dilakukan dengan National Bank of Abu Dhabi.

Diyakini, seperti ditulis surat kabar Inggris, “The Telegraph,” keputusan Madrid menghapus salib tersebut sebagai upaya agar tidak menyinggung warga muslim yang jumlahnya mayoritas di Uni Emirat Arab, negara asal National Bank of Abu Dhabi.

Presiden Florentino Perez menyebut kerjasama yang dijalin dengan National Bank of Abu Dhabi merupakan ‘kerjasama strategis dengan institusi prestisius di dunia’.

Sebagaimana rencana perubahan nama Santiago Bernabeu, penghilangan tanda salib di logo klub juga dapat kritik. Harian Marca menyebut Madrid telah mengorbankan indentitas mereka yang sudah sangat terkenal demi mendaparkan uang pemasukan.

Menurut Marca, perubahan ini dilakukan untuk “menghindari segala bentuk kebingungan atau salah tafsir di daerah yang mayoritas penduduknya adalah Muslim.

Madrid sendiri mengatakan bahwa keputusannya untuk menghilangkan tanda salib dari logonya itu hanyalah murni sebagai upaya untuk memperluas bisnis sepakbola mereka di dunia global. Namun kritikus lain lagi.
Mereka berpendapat bahwa langkah itu merupakan satu erosi budaya dan tradisi Eropa dalam menghadapi Islam

Kita tentu tahu, bulan lalu Madrid baru saja membangun resor wisata di Uni Emirat Arab. Kompleks tersebut dijadwalkan dibuka pada Januari 2015.

Menurut Madrid, “Ini adalah langkah yang menentukan dan strategis yang akan meningkatkan kekuatan lembaga sepakbola ini di Timur Tengah dan Asia, wilayah kunci yang penuh semangat untuk klub ini.”

Salib dalam logo Real Madrid pertama kalinya dipakai pada tahun 1920, ketika Raja Alfonso XIII menjadikan klub sepakbola itu sebagai patron kerajaan. Salib merupakan bagian integral dari lambang Raja Spanyol.

Yang pasti, Real Madrid bukan klub sepak bola pertama Spanyol yang menghapus tanda salib dari logonya dalam upaya untuk menenangkan perasaan Muslim.

Beberapa pengamat, pada kenyataannya, mengatakan langkah Real Madrid merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencegah sebuah tim sepak bola saingan Barcelona itu menang atas Timur Tengah. Kita tahu bahwa di kaus sepakbola Barcelona tertera Qatar Foundation.

Selain mendapatkan tiga puluh juta euro per musim karena sponsorship iklan itu, Barcelona adalah klub sepakbola paling berpengaruh di seluruh Timur Tengah, dimana Islam pertama kali bermula.

Lambang klub pertama Real Madrid adalah desain sederhana dengan sebuah jalinan dekoratif dan tiga huruf kapital yang dituliskan sebagai “MCF” yang merupakan singkatan dari Madrid Club de Futbol yang dibalut warna biru gelap dalam kostum warna putih.

Perubahan pertama lambang klub terjadi pada tahun 1908, ketika mereka mengadopsi bentuk yang lebih ramping dan penempatan huruf inisial klub di dalam lingkaran.

Perubahan berikutnya dari logo kemudian tidak terjadi sampai Pedro Parages menjadi presiden klub pada tahun 1920. Pada saat itu, Raja Alfonso XIII memberikan nama tambahan bagi Madrid, yaitu “Real” yang diterjemahkan secara bebas sebagai “Kerajaan” yang kemudian membuat klub dikenal dengan nama “Real Madrid”.

Sebagai perubahannya, mahkota simbol kerajaan dari Alfonso ditambahkan ke bagian atas logo dan kemudian menjadi gaya tersendiri dari klub Real Madrid Club de Futbol. Seiring pembubaran monarki pada tahun 1931, semua simbol-simbol kerajaan, mahkota di bagian atas logo dan kata-kata Real, dihilangkan.

Mahkota kemudian digantikan oleh strip murbei gelap yang mencirikan Region Castile. Pada tahun 1941—dua tahun setelah berakhirnya Perang Saudara Spanyol—simbol dan tulisan “Corona Real” atau “Royal Crown” yang sempat dihilangkan, dipulihkan dan dipadukan dengan garis murbei Castile.

Selain itu di bagian atas logo juga dibuat penuh warna, dengan warna emas yang paling signifikan, dan klub ini kembali disebut Real Madrid Club de Futbol. Modifikasi terbaru di bagian atas logo terjadi pada tahun 2001 ketika klub ingin lebih menonjolan citra untuk abad ke-21 dengan menstandarkan bagian atas logonya. Salah satu modifikasi yang dilakukan adalah mengubah garis murbei biru tua dengan warna biru yang agak cerah

Komentar