PSG Berduka Menghadapi Cedera Neymar

Penulis: Darmansyah

Senin, 26 Februari 2018 | 09:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Paris Saint Germain mengalami duka bersamaan dengan cederanya Neymar  kala timnya bermain di lanjutan Ligue 1 melawan Merseille, Senin dini hari WIB, 26 Fabreuari

Duka Paris Saint Germain ini bisa berlanjut bila neymar dinyatakan cedera parah dan bakal absen ketika timnya menjamui Real Madrid di leg kedua Liga Champions awal Maret mendatang

“Bintang Paris Saint-Germain, Neymar terancam absen dalam duel lawan Real Madrid pada leg kedua babak Enam Belas Besar Liga Champions, “ tulis “marca,” hari ini, Senin.

Neymar turun bermain dalam duel big match Ligue 1 lawan Marseille. Pada laga tersebut, Neymar terkapar di lapangan dan harus ditarik keluar di menit ke-tujuh puluh tujuh

Pemain asal Brasil itu mengalami masalah pada pergelangan kaki kanannya.

Insiden itu terjadi lantaran Neymar salah mendaratkan kaki dalam duel perebutan bola melawan pemain Marseille, Bouna Sarr.

Setelah momen itu, Neymar langsung terjatuh dan berteriak kesakitan. Neymar pun harus ditandu keluar lapangan.

Duel itu sendiri dimenangkan oleh PSG dengan skor telak tiga gol tanpa balas

Gol-gol kemenangan PSG dicetak oleh Kylian Mbappe, gol bunuh diri Rolando, dan Edinson Cavani.

Meski terus perkasa di puncak klasemen dengan nilai tujuh puluh satu poin, unggul empat belas4 angka atas AS Monaco, PSG patut was-was terhadap kondisi Neymar.

Pasalnya, jarak menuju duel leg kedua lawan Real Madrid tinggal sembilan hari lagi.

PSG mampu mengimbangi Real Madrid di Santiago Bernabeu namun harus menerima kekalahan pahit  lewat dua gol di sepuluh menit terakhir.

PSG harus bisa menang dua gol di Parc des Princes bila ingin lolos ke babak perempat final Liga Champions.

Bersamaan dengan kabar cedera ini, media masih saja menspekulasikan kepindahan Neymar ke Real Madrid.

Seperti ditulis lamanmedia “dol balon, bintang Paris Saint-Germain itu telah mengindikasikan kesediaannya untuk bergabung dengan Real Madrid.

“Neymar ingin kembali ke La Liga jika Madrid menaikkan gajinya,” tulis “dol balon”.

Tidak tanggung-tanggung, Neymar meminta gajinya lebih besar dibandingkan dengan milik Cristiano Ronaldo, megabintang El Real saat ini.

Media asal Spanyol itu menyebut, pemain asal Brasil tersebut telah mengatakan kepada petinggi Madrid, bahwa ia menginginkan gaji sebesar empat puluh empat juta euro atau delapan ratus empat puluh miliar rupiah  setahun.

Angka yang dinginkan neymar itu lebih dari dua kali lipat dari yang diterima Cristiano Ronaldo di Madrid.

Permintaan gaji Neymar kepada Madrid ini bisa makin memunculkan keretakan hubungan antara Ronaldo dan petinggi klub. Ketika Madrid tidak bisa memenuhi keinginan Ronaldo, juara bertahan Liga Champions itu justru akan menyetujui permintaan Neymar.

Neymar merupakan target utama Madrid untuk musim panas nanti. Pasalnya, pada saat yang bersamaan, Madrid akan melepas Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale yang performanya sudah menurun.

Mendatangkan Neymar akan membuat Madrid mengeluarkan banyak biaya. Hal itu juga yang membuat tim ibu kota Spanyol ini rela membiarkan tiga bintangnya pergi.

Sementara itu, pemain legendaris Brasil, Pele, mengomentari persaingan pemain terbaik di dunia saat ini.

Ia menilai saat ini ada tiga pemain top dunia yakni Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan terbaru adalah Neymar.

Di antara tiga nama itu, Pele yakin Neymar lebih hebat dibandingkan Ronaldo dan Messi. Penyerag Paris Saint Germain itu dinilai Pele sebagai pemain terbaik di dunia mengalahkan dua nama bintang lainnya.

Pele pun menaruh keyakinan besar bahwa Neymar akan menjadi salah satu penentu nasib Timnas Brasil di Piala Dunia

“Neymar sudah siap. Mungkin perubahan taktik dari klubnya ke timnas [Brasil] tidak secara langsung berpengaruh, tapi Neymar adalah pemain kunci Brasil.”

“Ia harus mempersiapkan untuk hal itu. Lebih jauh lagi bagi saya, secara teknik individu Neymar adalah pemain terbaik di dunia. Saya sangat yakin,” terang Pele saat wawancara dengan situs resmi FIFA.

Neymar memang harus menjalani peran yang berbeda di klub dan di skuat Selecao. Bersama PSG, ia dimainkan sebagai penyerang sayap, terutama di sisi kiri.

Beda halnya dengan di Timnas Brasil, Neymar lebih sering dimainkan sebagai playmaker. Meski demikian, perbedaan peran itu tak membuat Neymar kesulitan membela Selecao.

“Neymar harus mengubah gaya bermainnya yang biasa ia mainkan di timnas [Brasil]. Ia harus melakukannya.”

“Di klub, ia bermain sebagai penyerang sayap di kiri, sedangkan di Brasil ia dimainkan lebih sentral, lebih seperti playmaker. Itu memang sulit, tapi ia sudah bisa beradaptasi dengan permainan tersebut,” kata Pele.

Komentar