Eksisnya Tim Papan Atas Premier League

Penulis: Darmansyah

Senin, 18 Agustus 2014 | 08:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Eksistensi klub papan atas Premier League, Manchester City, Arsenal dan Liverpool sudah berada di trek sempurna di laga pekan pertama liga, sampai dengan Senin dinihari WIB, 18 Agustus 2014, lewat kemenangan masing-masing tim, sementara skuad elit lainnya, Chelsea, masih harus memainkan laga pertamanya melawan Burnley malam ini, Senin WIB.

Kemenangan City, Arsenal dan Liverpool merupakan klimak dari kekalahan Manchester United di Old Trafford, sehari sebelumnya, Sabtu malam, 16 Agustus 2014, yang ditekuk Swansea City dengan dua gol berbanding satu.

Kekalahan Manchester United ini menenggelamkan seluruh berita laga Premier League lainnya dengan berlomba-lombanya media Inggris menempatkan berita duka dari Old Trafford itu di “head line”nya hingga dua hari terakhir.

Arsenal yang bertandang ke Crystal Palace meraih kemenangan dua gol banding satu lewat masa injury time. Kemenangan ini akan menjadi modal bagi sang pelatih, Arsene Wenger dalam menghadapi Besiktas, klub kota Istanbul, dalam leg pertama penyisihan grup Champions League.

Laga melawan Besiktas disebut Wenger tak akan mudah untuk timnya. Kemenangan atas Palace pun disebut Wenger akan mendongkrak kepercayaan diri anak-anak didiknya jelang melawat ke Istanbul.

“Kami sangat ingin melakukannya karena kami ingin bermain di Liga Champions dan kami tahu seberapa besar arti pertandingan-pertandingan ini,” ucap Wenger seperti dikutip Sky Sports.

“Kami sangat ingin lolos. Tak peduli pengorbanan yang harus dilakukan, kami ingin lolos,” lugas Wenger.

“Kami selalu mendapat undian yang sulit. Tahun lalu kami bertemu Fenerbahce, kali ini kami berhadapan dengan Besiktas, jadi ini sulit.”

“Persiapan kami adalah pertandingan di Premier League yang kami menangi. Itu adalah persiapan terbaik untuk kepercayaan diri. Sekarang persiapannya akan fokus ke pemulihan dan mempelajari Besiktas,” katanya.

Sementara itu di laga Premier League lainnya, Manchester City yang bertandang ke St. James Park Stadium, Minggu malam WIB, berhasil menyempurnakan penampilan leat dua gol daril David Silva dan Sergio Aguero.

“Sangat penting bagi kami untuk memulai musim dengan kemenangan. Kami berbicara kepada skuad tentang ‘2 H’, yaitu kami lapar akan gelar dan rendah hati,” ungkap Pellegrini seusai laga seperti dilansir BBC.

“Kami membutuhkan keduanya jika ingin kembali memenangi titel dan meningkatkan dari apa yang sudah kami lakukan musim lalu. Kami tidak pernah mendapatkan clean sheet pada pramusim, tetapi kami sangat solid di pertandaingan ini,” tambahnya.

Dengan kemenangan atas Newcastle, City menguasai klasemen Premier League dengan poin tiga atau unggul selisih gol dari Arsenal, Liverpool dan Swansea City di peringkat kedua hingga keempat. Laga terdekat City adalah melawan Liverpool, di Etihad Stadium, 25 Agustus 2014.

Pertandingan tim papan atas lainnya, antara Liverpool melawan Southampton di menangkan oleh “The Reds” dengan dua gol banding satu. Kemenangan ini dikatakan oleh striker Liverpool, Daniel Sturridge, sebagai “move on” dari hengkangnya Luis Suarez. Kemenangan atas Southampton disebutnya sebagai pembuktian bahwa Liverpool masih bisa menang tanpa Suarez.

Suarez hengkang di musim panas ini setelah memperkuat Liverpool selama tiga tahun. Striker asal Uruguay itu memutuskan untuk menerima pinangan Barcelona.

Laga melawan Southampton di pekan perdana Premier League, menjadi laga kompetitif pertama Liverpool tanpa Suarez di musim ini. Tim arahan Brendan Rodgers itu menang lewat gol-gol yang dilesakkan Raheem Sterling dan Sturridge.

Kemenangan atas Southampton disebut Sturridge menjadi bukti bahwa Liverpool tetap bisa menang dan mencetak gol meski tanpa Suarez. Dia juga menilai Liverpool lebih kuat di musim ini.

“Apakah kami lebih kuat musim ini? Saya pikir begitu. Tanpa mengurangi rasa hormat pada Luis,” sahut Sturridge seperti dikutip BBC.

“Dia adalah pemain hebat dan akan dirindukan. Tapi kami move on. Kami sudah buktikan kami bisa memenangi pertandingan dan mencetak gol,” imbuhnya.

Kepergian Suarez diakui Sturridge menghadirkan tekanan lebih besar kepadanya dalam urusan mencetak gol. Namun striker internasional Inggris itu optimistis bisa menggantikan Suarez.

“Tentu sekarang ada tekanan pada diri saya untuk mencetak gol dengan perginya Luis Suarez. Penting bagi saya dan tim untuk meningkat dan sebagai sebuah unit, penting bagi kami untuk mencetak gol,” katanya.

Komentar